Close Menu
Sawit Kita

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    GAPKI Perkuat Penanganan Karhutla di Sejumlah Daerah

    7 November 2026

    Astra Agro Raih Indonesia Corporate Maturity Leadership Champion 2026

    7 November 2026

    Sawit Aset Mahal, Pengusaha Tak Punya Alasan Membakar Lahan

    30 Oktober 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    Sawit KitaSawit Kita
    • Home
    • Sawit

      GAPKI Perkuat Penanganan Karhutla di Sejumlah Daerah

      7 November 2026

      Astra Agro Raih Indonesia Corporate Maturity Leadership Champion 2026

      7 November 2026

      Sawit Aset Mahal, Pengusaha Tak Punya Alasan Membakar Lahan

      30 Oktober 2026

      Percuma Tanam Sawit di Lahan Bekas Kebakaran, Begini Penjelasannya

      27 Oktober 2026

      Perang Dagang hingga Standar Keberlanjutan Jadi Bahasan di IPOC 2026 

      14 Oktober 2026
    • Klinik

      PTPN IV PalmCo Jadi Lokasi Implementasi Inovasi Serangga Penyerbuk Asal Tanzania

      15 April 2026

      Grant Riset Sawit 2025: 55 Proposal Lolos Seleksi Presentasi

      11 November 2025

      Mengenal Tandan Partenokarpi dan Cara Pengendaliannya

      27 Februari 2025

      Apakah Pupuk Hayati Cocok untuk Sawit?

      30 November 2024

      Ini Manfaat Asam Humat untuk Tingkatkan Produksi Sawit

      25 November 2024
    • Pertanian

      Urgensi Cadangan Beras Pemerintah Multikualitas

      9 Juli 2026

      Pertaruhan Tugas BULOG Saat Stok Beras Jumbo

      7 Juli 2026

      Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?

      24 Juni 2026

      Tata Kelola Impor Bahan Baku Pakan Picu Jatuhnya Harga Ayam

      24 Juni 2026

      Potensi Gula Merah Sawit yang Dianak-tirikan

      23 Juni 2026
    • Indepth

      Penanganan Karhutla Jangan Gunakan Pendekatan Strict Liability

      3 Oktober 2026

      GAPKI: PKS Tanpa Kebun Ancam Ekosistem Rantai Pasok Sawit

      14 September 2026

      Sejarah Biodiesel di Indonesia:  Dimulai B5, Kini Telah B50

      9 Juli 2026

      Urgensi Cadangan Beras Pemerintah Multikualitas

      9 Juli 2026

      Pertaruhan Tugas BULOG Saat Stok Beras Jumbo

      7 Juli 2026
    • Inovasi

      BPDP Dorong Riset Sawit Tembus Pasar

      21 Juli 2026

      Potensi Gula Merah Sawit yang Dianak-tirikan

      23 Juni 2026

      Dukung B50, Kementan Ciptakan Bioreaktor Biodiesel

      24 April 2026

      PTPN IV PalmCo Jadi Lokasi Implementasi Inovasi Serangga Penyerbuk Asal Tanzania

      15 April 2026

      China Tertarik Beli Kredit Karbon Sawit

      27 Februari 2026
    • Nasional

      Sawit Aset Mahal, Pengusaha Tak Punya Alasan Membakar Lahan

      30 Oktober 2026

      Percuma Tanam Sawit di Lahan Bekas Kebakaran, Begini Penjelasannya

      27 Oktober 2026

      Penanganan Karhutla Jangan Gunakan Pendekatan Strict Liability

      3 Oktober 2026

      Prabowo Minta Daftar 8 Korporasi Penyebab Karhutla

      8 September 2026

      GAPKI Dorong Gotong Royong dan Kesiapsiagaan Cegah Karhutla

      8 September 2026
    • Korporasi

      Astra Agro Raih Indonesia Corporate Maturity Leadership Champion 2026

      7 November 2026

      Sawit Aset Mahal, Pengusaha Tak Punya Alasan Membakar Lahan

      30 Oktober 2026

      Agrinas Putus Semua KSO Pengelolaan Perkebunan

      8 Oktober 2026

      Astra Agro Raih Disway Awards 2026

      1 Oktober 2026

      Prabowo Minta Daftar 8 Korporasi Penyebab Karhutla

      8 September 2026
    Button
    Sawit Kita
    Home » Produksi Beras Tahun Ini Tak Sebaik yang Diharapkan
    Berita Terbaru

    Produksi Beras Tahun Ini Tak Sebaik yang Diharapkan

    Bulog bersiap untuk terus mengusahakan bisa memperkuat stok terutama menghadapi musim paceklik yang akan datang.
    By Redaksi3 April 20246 Views
    Facebook Twitter LinkedIn Telegram Email WhatsApp
    Direktur Utama Perum Bulog Bayu Krisnamurthi (dua kiri) berbincang dengan Direktur Human Capital Purnomo Sinar Hadi (kiri), Direktur Bisnis Febby Novita (dua kanan), dan Direktur Transformasi & Hubungan Kelembagaan Sonya Mamoriska (kanan) pada acara Bincang Sore & Ngabuburit di Jakarta, Selasa (2/4/2024).
    Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp Copy Link

    JAKARTA – Pada 2023 bukanlah tahun yang baik dari sisi produksi beras. Produksi beras pada 2023 hanya 31,10 juta ton, angka ini lebih rendah dibandingkan pada 2022 yang mencapai 31,54 juta ton.

    “Secara kumulatif menunjukkan tahun ini situasinya tidak sebaik yang kita harapkan,” kata Direktur Utama Perum Bulog Bayu Krisnamurthi pada acara Bincang Sore & Ngabuburit di Jakarta, Selasa (2/4/2024).

    Lebih lanjut, Bayu mengatakan bahwa Menteri Pertanian (Mentan), Andi Amran Sulaiman telah menyampaikan secara terbuka bahwa luas tanam di bulan Maret 33% lebih rendah deibandingkan dengan Maret 2023.

    “Dua angka ini mengindikasikan produksi beras kita sedang tidak terlalu menggembirakan,” ujar Bayu.

    Baca Juga:

    • Asuransi Cair, Petani Lega Meski Sempat Gagal Panen
    • Panen Raya Jawa Timur Melimpah, Kebutuhan Ramadhan Dijamin Aman

    Saat ini, sambung dia, Bulog harus bersiap-siap untuk terus mengusahakan bisa memperkuat stok terutama menghadapi musim paceklik yang akan datang. “Kabar gembiranya El Nino berakhir Juni Juli dan disambut La Nina,” ungkap dia.

    Program Mitra Tani

    Dalam kesempatan tersebut, Bayu Krisnamurthi mengungkapkan, pihaknya akan meluncurkan program Mitra Tani sebagai salah satu langkah untuk meningkatkan produksi beras secara mandiri.

    Bayu menjelaskan skema yang digunakan adalah Bulog akan mendampingi kelompok petani untuk memproduksi beras dengan menjamin pembiayaan pupuk, pengendalian hama hingga pemberian kredit ke petani. Kemudian nantinya hasil produksi beras tersebut akan diserap Bulog.

    “Intinya program ini adalah Bulog mendampingi untuk bisa kita bersama-sama meningkatkan produktivitas beras dan produktivitas petani kita tingkatkan,” ujarnya.

    Lebih lanjut Bayu mengatakan, untuk tahap pertama pihaknya sudah mengolah 800 hektare (ha) lahan petani di Kediri. Dia optimistis dengan lahan garapan itu bisa meningkatkan produktivitas beras lebih besar 10% dari rata-rata produktifitas nasional.

    “Kan kalau rata-rata produktivitas gabah nasional kan 5,2-5,3 ton per ha, nah kita berharap lebih besar 10% dari situ,” kata Bayu. (SDR)

     

    Bulog Kementan Produksi beras
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Redaksi

      Related Posts

      Berita Terbaru

      GAPKI Perkuat Penanganan Karhutla di Sejumlah Daerah

      7 November 2026
      Berita Terbaru

      Astra Agro Raih Indonesia Corporate Maturity Leadership Champion 2026

      7 November 2026
      Berita Terbaru

      Sawit Aset Mahal, Pengusaha Tak Punya Alasan Membakar Lahan

      30 Oktober 2026
      Top Posts

      Satgas PKH Sita 47.000 Lahan Sawit DL Sitorus di Sumut

      24 April 202528,436 Views

      Ini Perbedaan Antara Pupuk Phonska dan Phonska Plus

      15 November 202310,481 Views

      Pupuk Dolomit untuk Sawit, Cocokkah?

      13 Juni 20237,674 Views

      Tekan Emisi Global, Program B40 Dipuji Malaysia

      7 Maret 20253,556 Views

      Genggam Aset Rp42,6 Triliun, Sinar Mas Jadi Perusahaan Sawit Terbesar di Indonesia

      31 Oktober 20233,252 Views
      Stay In Touch
      • Facebook
      • YouTube
      • TikTok
      • WhatsApp
      • Twitter
      • Instagram
      • Telegram
      Facebook Instagram X (Twitter) LinkedIn Telegram WhatsApp
      • Tentang Kami
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      © 2026 SawitKita. Made by MR.

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.