Close Menu
Sawit Kita

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Sawit Aset Mahal, Pengusaha Tak Punya Alasan Membakar Lahan

    30 Oktober 2026

    Percuma Tanam Sawit di Lahan Bekas Kebakaran, Begini Penjelasannya

    27 Oktober 2026

    Perang Dagang hingga Standar Keberlanjutan Jadi Bahasan di IPOC 2026 

    14 Oktober 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    Sawit KitaSawit Kita
    • Home
    • Sawit

      Sawit Aset Mahal, Pengusaha Tak Punya Alasan Membakar Lahan

      30 Oktober 2026

      Percuma Tanam Sawit di Lahan Bekas Kebakaran, Begini Penjelasannya

      27 Oktober 2026

      Perang Dagang hingga Standar Keberlanjutan Jadi Bahasan di IPOC 2026 

      14 Oktober 2026

      Gawat, Stok Minyak Sawit Menipis

      14 Oktober 2026

      Agrinas Putus Semua KSO Pengelolaan Perkebunan

      8 Oktober 2026
    • Klinik

      PTPN IV PalmCo Jadi Lokasi Implementasi Inovasi Serangga Penyerbuk Asal Tanzania

      15 April 2026

      Grant Riset Sawit 2025: 55 Proposal Lolos Seleksi Presentasi

      11 November 2025

      Mengenal Tandan Partenokarpi dan Cara Pengendaliannya

      27 Februari 2025

      Apakah Pupuk Hayati Cocok untuk Sawit?

      30 November 2024

      Ini Manfaat Asam Humat untuk Tingkatkan Produksi Sawit

      25 November 2024
    • Pertanian

      Urgensi Cadangan Beras Pemerintah Multikualitas

      9 Juli 2026

      Pertaruhan Tugas BULOG Saat Stok Beras Jumbo

      7 Juli 2026

      Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?

      24 Juni 2026

      Tata Kelola Impor Bahan Baku Pakan Picu Jatuhnya Harga Ayam

      24 Juni 2026

      Potensi Gula Merah Sawit yang Dianak-tirikan

      23 Juni 2026
    • Indepth

      Penanganan Karhutla Jangan Gunakan Pendekatan Strict Liability

      3 Oktober 2026

      GAPKI: PKS Tanpa Kebun Ancam Ekosistem Rantai Pasok Sawit

      14 September 2026

      Sejarah Biodiesel di Indonesia:  Dimulai B5, Kini Telah B50

      9 Juli 2026

      Urgensi Cadangan Beras Pemerintah Multikualitas

      9 Juli 2026

      Pertaruhan Tugas BULOG Saat Stok Beras Jumbo

      7 Juli 2026
    • Inovasi

      BPDP Dorong Riset Sawit Tembus Pasar

      21 Juli 2026

      Potensi Gula Merah Sawit yang Dianak-tirikan

      23 Juni 2026

      Dukung B50, Kementan Ciptakan Bioreaktor Biodiesel

      24 April 2026

      PTPN IV PalmCo Jadi Lokasi Implementasi Inovasi Serangga Penyerbuk Asal Tanzania

      15 April 2026

      China Tertarik Beli Kredit Karbon Sawit

      27 Februari 2026
    • Nasional

      Sawit Aset Mahal, Pengusaha Tak Punya Alasan Membakar Lahan

      30 Oktober 2026

      Percuma Tanam Sawit di Lahan Bekas Kebakaran, Begini Penjelasannya

      27 Oktober 2026

      Penanganan Karhutla Jangan Gunakan Pendekatan Strict Liability

      3 Oktober 2026

      Prabowo Minta Daftar 8 Korporasi Penyebab Karhutla

      8 September 2026

      GAPKI Dorong Gotong Royong dan Kesiapsiagaan Cegah Karhutla

      8 September 2026
    • Korporasi

      Sawit Aset Mahal, Pengusaha Tak Punya Alasan Membakar Lahan

      30 Oktober 2026

      Agrinas Putus Semua KSO Pengelolaan Perkebunan

      8 Oktober 2026

      Astra Agro Raih Disway Awards 2026

      1 Oktober 2026

      Prabowo Minta Daftar 8 Korporasi Penyebab Karhutla

      8 September 2026

      Astra Agro Raih Dua Penghargaan pada Investor Gathering Kabupaten Lamandau 2026

      28 Juli 2026
    Button
    Sawit Kita
    Home » Apakah Pupuk Hayati Cocok untuk Sawit?
    Berita Terbaru

    Apakah Pupuk Hayati Cocok untuk Sawit?

    Pupuk hayati memperbaiki sifat kimia, fisika, dan biologi tanah agar serasi sehingga tanaman tumbuh lebih baik.
    By Redaksi30 November 202449 Views
    Facebook Twitter LinkedIn Telegram Email WhatsApp
    Pupuk hayati BIOTOP cocok untuk kelapa sawit.
    Pupuk Hayati BIOTOP bermanfaat untuk tanaman kelapa sawit.
    Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp Copy Link

    JAKARTA – Penggunaan pupuk hayati (biofertilizer) untuk kelapa sawit semakin meningkat seiring dengan kenaikan harga pupuk anorganik, kesadaran tentang lingkungan, hingga tuntutan pasar. Faktor lain yang mendorong penggunaan pupuk hayati adalah produktivitas tanaman yang meningkat. Beberapa biofertilizer yang sudah beredar di pasar dan digunakan di kebun kelapa sawit antara lain pupuk hayati BIOTOP.

    Pupuk hayati adalah mikroba hidup yang diberikan ke dalam tanah sebagai inokulan untuk membantu tanaman menyediakan unsur hara tertentu bagi tanaman. Karena itu, pupuk hayati disebut juga sebagai pupuk mikroba. Berdasarkan pengalaman petani kelapa sawit, pupuk hayati membantu meningkatkan efisiensi serapan hara, memperbaiki pertumbuhan dan hasil, serta meningkatkan ketahanan terhadap serangan hama.

    Pupuk hayati BIOTOP adalah hasil inovasi bioteknologi yang dikembangkan menggunakan teknologi agriculture growth promoting inoculant atau inokulan pendorong pertumbuhan tanaman. Pupuk biologi ini berbasis mikroba terpilih seperti bakteri pelarut fosfat, bakteri penghasil selulase, bakteri penambat nitrogen, dan enzim. Pupuk ini memperbaiki sifat kimia, fisika, dan biologi tanah agar serasi sehingga tanaman tumbuh lebih baik.

    Baca Juga:
    Ini Manfaat Asam Humat untuk Tingkatkan Produksi Sawit

    “Pupuk hayati sangat bermanfaat untuk tanaman kelapa sawit,” kata Dr. Lukman Gunarto, ahli mikrobiologi tanah dari Balai Besar Bioteknologi, Litbang Pertanian. Penggunaan pupuk hayati yang meningkat di perkebunan kelapa sawit tentu menjadi kabar baik. Selain mudah diaplikasikan, pupuk hayati menghemat biaya pupuk dan mampu meningkatkan produksi.

    Tanaman kelapa sawit pada umumnya tumbuh pada kondisi tanah asam dan mengandung Fe2+ dan Al3+ sangat tinggi. Kondisi ini membuat pemupupukan tidak efisien karena hara fosfat dan kalium terikat oleh tanah. Untuk melepas ikatan ini, hanya mikroba pelarut fosfat yang bisa melakukan. Caranya dengan mengekskresi enzim fosfatase asam berlebih untuk melepas hara yang terikat oleh tanah. “Tanah yang asam jadi netral kembali,” katanya.

    Baca Juga:
    Ini Bedanya Pupuk Kimia, Organik, dan Hayati

    Pupuk hayati BIOTOP mengandung beberapa mikroba aktif seperti mikroba pelarut fosfat, Azospirillum sp. dan Azotobacter sp. sebagai penambat atau pengikat N2 dari udara untuk memenuhi kebutuhan tanaman pada nitrogen. Selain itu, mikroba Azospirillum sp. juga dapat menghasilkan Indole Acetic Acid (IAA) yang merupakan fitohormon auksin alami untuk mempercepat pertumbuhan tanaman.

    Pupuk hayati BIOTOP dapat digunakan untuk tanaman sawit pada usia Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) dan Tanaman Menghasilkan (TM). Selain itu, pupuk hayati juga dapat membantu meningkatkan produktivitas lahan sawit yang dilakukan tumpang sari untuk mendukung ketahanan pangan dan energi. (NYT)

     

    Bibit Sawit Kelapa Sawit Pupuk Pupuk Biologi Pupuk Hayati Pupuk non kimia
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Redaksi

      Related Posts

      Berita Terbaru

      Sawit Aset Mahal, Pengusaha Tak Punya Alasan Membakar Lahan

      30 Oktober 2026
      Berita Terbaru

      Percuma Tanam Sawit di Lahan Bekas Kebakaran, Begini Penjelasannya

      27 Oktober 2026
      Berita Terbaru

      Perang Dagang hingga Standar Keberlanjutan Jadi Bahasan di IPOC 2026 

      14 Oktober 2026
      Top Posts

      Satgas PKH Sita 47.000 Lahan Sawit DL Sitorus di Sumut

      24 April 202528,434 Views

      Ini Perbedaan Antara Pupuk Phonska dan Phonska Plus

      15 November 202310,429 Views

      Pupuk Dolomit untuk Sawit, Cocokkah?

      13 Juni 20237,670 Views

      Tekan Emisi Global, Program B40 Dipuji Malaysia

      7 Maret 20253,553 Views

      Genggam Aset Rp42,6 Triliun, Sinar Mas Jadi Perusahaan Sawit Terbesar di Indonesia

      31 Oktober 20233,248 Views
      Stay In Touch
      • Facebook
      • YouTube
      • TikTok
      • WhatsApp
      • Twitter
      • Instagram
      • Telegram
      Facebook Instagram X (Twitter) LinkedIn Telegram WhatsApp
      • Tentang Kami
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      © 2026 SawitKita. Made by MR.

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.