Close Menu
Sawit Kita

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Helikopter Jatuh di Sekadau, 8 Korban Ditemukan Tewas

    17 April 2026

    Helikopter yang Ditumpangi CEO KPN Plantation Jatuh di Sekadau

    17 April 2026

    Astra Agro Siapkan Capex Rp1,4 Triliun, 63,8% untuk Replanting

    15 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    Sawit KitaSawit Kita
    • Home
    • Sawit

      Helikopter Jatuh di Sekadau, 8 Korban Ditemukan Tewas

      17 April 2026

      Helikopter yang Ditumpangi CEO KPN Plantation Jatuh di Sekadau

      17 April 2026

      Astra Agro Siapkan Capex Rp1,4 Triliun, 63,8% untuk Replanting

      15 April 2026

      Pengendalian Biaya dan Praktik Keberlanjutan Topang Performa Astra Agro

      15 April 2026

      PTPN IV PalmCo Jadi Lokasi Implementasi Inovasi Serangga Penyerbuk Asal Tanzania

      15 April 2026
    • Klinik

      PTPN IV PalmCo Jadi Lokasi Implementasi Inovasi Serangga Penyerbuk Asal Tanzania

      15 April 2026

      Grant Riset Sawit 2025: 55 Proposal Lolos Seleksi Presentasi

      11 November 2025

      Mengenal Tandan Partenokarpi dan Cara Pengendaliannya

      27 Februari 2025

      Apakah Pupuk Hayati Cocok untuk Sawit?

      30 November 2024

      Ini Manfaat Asam Humat untuk Tingkatkan Produksi Sawit

      25 November 2024
    • Pertanian

      BULOG Siap Bangun 100 Infrastruktur Pascapanen Senilai Rp5 Triliun

      1 April 2026

      Prabowo Bakal Sita 4-5 Juta Ha Kebun Sawit Ilegal di 2026

      8 Januari 2026

      Ikuti Perintah KDM, Kebun Sawit di Cirebon Diganti Mangga Gincu

      8 Januari 2026

      Produsen Pupuk Bisa Ekspor Pupuk Nonsubsidi Lagi

      21 Desember 2025

      Pejabat Eselon 1 Kementan Dirombak, Suwandi Jadi Sekjen

      28 November 2025
    • Indepth

      Perang Israel & AS vs Iran: Harga CPO Meroket!

      30 Maret 2026

      Ada Transaksi Jumbo di Saham FAPA, Dikendalikan Keluarga Fangiono?

      27 Maret 2026

      ‘Bom Waktu’ Stok Jumbo Beras Bulog

      11 November 2025

      Melihat Bekantan dan Tanaman Endemik di Hutan Konservasi Astra Agro

      3 November 2025

      Digitalisasi Astra Agro Jadi Kunci Ketelusuran Sawit

      2 November 2025
    • Inovasi

      PTPN IV PalmCo Jadi Lokasi Implementasi Inovasi Serangga Penyerbuk Asal Tanzania

      15 April 2026

      China Tertarik Beli Kredit Karbon Sawit

      27 Februari 2026

      Tim BiFlow ITS Surabaya Juara Kompetisi Inovasi Digital Sawit

      13 November 2025

      Grant Riset Sawit 2025: 55 Proposal Lolos Seleksi Presentasi

      11 November 2025

      Astra Agro Kenalkan Digitalisasi Perkebunan Sawit ke Mahasiswa Agribisnis IPB

      6 November 2025
    • Nasional

      Helikopter Jatuh di Sekadau, 8 Korban Ditemukan Tewas

      17 April 2026

      Helikopter yang Ditumpangi CEO KPN Plantation Jatuh di Sekadau

      17 April 2026

      Pemerintah Terapkan B50 pada 1 Juli 2026, Hemat Subsidi Rp48 Triliun

      31 Maret 2026

      Prabowo: B50 Diberlakukan Tahun Ini

      30 Maret 2026

      Satgas PKH Raup Rp7 Triliun Denda Sawit, Ini Daftarnya

      27 Maret 2026
    • Kisah

      PTPN IV PalmCo Jadi Lokasi Implementasi Inovasi Serangga Penyerbuk Asal Tanzania

      15 April 2026
    • Korporasi

      Helikopter Jatuh di Sekadau, 8 Korban Ditemukan Tewas

      17 April 2026

      Helikopter yang Ditumpangi CEO KPN Plantation Jatuh di Sekadau

      17 April 2026

      Astra Agro Siapkan Capex Rp1,4 Triliun, 63,8% untuk Replanting

      15 April 2026

      Pengendalian Biaya dan Praktik Keberlanjutan Topang Performa Astra Agro

      15 April 2026

      PTPN IV PalmCo Jadi Lokasi Implementasi Inovasi Serangga Penyerbuk Asal Tanzania

      15 April 2026
    • Hilir

      Pemerintah Terapkan B50 pada 1 Juli 2026, Hemat Subsidi Rp48 Triliun

      31 Maret 2026

      Alokasi B40 Naik Jadi 15,646 Juta Kiloliter

      27 Februari 2026

      MinyaKita Dijual di Atas HET, Mentan: Produsen-Distributor Harus Diproses Hukum

      22 Februari 2026

      Bantuan Beras-Minyak Goreng Disalurkan Minggu Depan

      22 Februari 2026

      Realisasi B40 Sepanjang 2025 Capai 14,2 Juta KL

      13 Januari 2026
    Button
    Sawit Kita
    Home » Apakah Pupuk Hayati Cocok untuk Sawit?
    Berita Terbaru

    Apakah Pupuk Hayati Cocok untuk Sawit?

    Pupuk hayati memperbaiki sifat kimia, fisika, dan biologi tanah agar serasi sehingga tanaman tumbuh lebih baik.
    By Redaksi SawitKita30 November 202441 Views
    Facebook Twitter LinkedIn Telegram Email WhatsApp
    Pupuk hayati BIOTOP cocok untuk kelapa sawit.
    Pupuk Hayati BIOTOP bermanfaat untuk tanaman kelapa sawit.
    Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp Copy Link

    JAKARTA – Penggunaan pupuk hayati (biofertilizer) untuk kelapa sawit semakin meningkat seiring dengan kenaikan harga pupuk anorganik, kesadaran tentang lingkungan, hingga tuntutan pasar. Faktor lain yang mendorong penggunaan pupuk hayati adalah produktivitas tanaman yang meningkat. Beberapa biofertilizer yang sudah beredar di pasar dan digunakan di kebun kelapa sawit antara lain pupuk hayati BIOTOP.

    Pupuk hayati adalah mikroba hidup yang diberikan ke dalam tanah sebagai inokulan untuk membantu tanaman menyediakan unsur hara tertentu bagi tanaman. Karena itu, pupuk hayati disebut juga sebagai pupuk mikroba. Berdasarkan pengalaman petani kelapa sawit, pupuk hayati membantu meningkatkan efisiensi serapan hara, memperbaiki pertumbuhan dan hasil, serta meningkatkan ketahanan terhadap serangan hama.

    Pupuk hayati BIOTOP adalah hasil inovasi bioteknologi yang dikembangkan menggunakan teknologi agriculture growth promoting inoculant atau inokulan pendorong pertumbuhan tanaman. Pupuk biologi ini berbasis mikroba terpilih seperti bakteri pelarut fosfat, bakteri penghasil selulase, bakteri penambat nitrogen, dan enzim. Pupuk ini memperbaiki sifat kimia, fisika, dan biologi tanah agar serasi sehingga tanaman tumbuh lebih baik.

    Baca Juga:
    Ini Manfaat Asam Humat untuk Tingkatkan Produksi Sawit

    “Pupuk hayati sangat bermanfaat untuk tanaman kelapa sawit,” kata Dr. Lukman Gunarto, ahli mikrobiologi tanah dari Balai Besar Bioteknologi, Litbang Pertanian. Penggunaan pupuk hayati yang meningkat di perkebunan kelapa sawit tentu menjadi kabar baik. Selain mudah diaplikasikan, pupuk hayati menghemat biaya pupuk dan mampu meningkatkan produksi.

    Tanaman kelapa sawit pada umumnya tumbuh pada kondisi tanah asam dan mengandung Fe2+ dan Al3+ sangat tinggi. Kondisi ini membuat pemupupukan tidak efisien karena hara fosfat dan kalium terikat oleh tanah. Untuk melepas ikatan ini, hanya mikroba pelarut fosfat yang bisa melakukan. Caranya dengan mengekskresi enzim fosfatase asam berlebih untuk melepas hara yang terikat oleh tanah. “Tanah yang asam jadi netral kembali,” katanya.

    Baca Juga:
    Ini Bedanya Pupuk Kimia, Organik, dan Hayati

    Pupuk hayati BIOTOP mengandung beberapa mikroba aktif seperti mikroba pelarut fosfat, Azospirillum sp. dan Azotobacter sp. sebagai penambat atau pengikat N2 dari udara untuk memenuhi kebutuhan tanaman pada nitrogen. Selain itu, mikroba Azospirillum sp. juga dapat menghasilkan Indole Acetic Acid (IAA) yang merupakan fitohormon auksin alami untuk mempercepat pertumbuhan tanaman.

    Pupuk hayati BIOTOP dapat digunakan untuk tanaman sawit pada usia Tanaman Belum Menghasilkan (TBM) dan Tanaman Menghasilkan (TM). Selain itu, pupuk hayati juga dapat membantu meningkatkan produktivitas lahan sawit yang dilakukan tumpang sari untuk mendukung ketahanan pangan dan energi. (NYT)

     

    Bibit Sawit Kelapa Sawit Pupuk Pupuk Biologi Pupuk Hayati Pupuk non kimia
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Redaksi SawitKita
    • Facebook

    Related Posts

    Berita Terbaru

    Helikopter Jatuh di Sekadau, 8 Korban Ditemukan Tewas

    17 April 2026
    Berita Terbaru

    Helikopter yang Ditumpangi CEO KPN Plantation Jatuh di Sekadau

    17 April 2026
    Berita Terbaru

    Astra Agro Siapkan Capex Rp1,4 Triliun, 63,8% untuk Replanting

    15 April 2026
    Top Posts

    Satgas PKH Sita 47.000 Lahan Sawit DL Sitorus di Sumut

    24 April 202528,374 Views

    Ini Perbedaan Antara Pupuk Phonska dan Phonska Plus

    15 November 20239,577 Views

    Pupuk Dolomit untuk Sawit, Cocokkah?

    13 Juni 20237,601 Views

    Tekan Emisi Global, Program B40 Dipuji Malaysia

    7 Maret 20253,547 Views

    Genggam Aset Rp42,6 Triliun, Sinar Mas Jadi Perusahaan Sawit Terbesar di Indonesia

    31 Oktober 20233,162 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    • Telegram
    Facebook Instagram X (Twitter) LinkedIn Telegram WhatsApp
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    © 2026 SawitKita. Made by MR.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.