Close Menu
Sawit Kita

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Penanganan Karhutla Jangan Gunakan Pendekatan Strict Liability

    3 Oktober 2026

    Catat, Hari Ini Semua SPBU Sudah Jual BBM Biodiesel B50

    1 Oktober 2026

    Astra Agro Raih Disway Awards 2026

    1 Oktober 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    Sawit KitaSawit Kita
    • Home
    • Sawit

      Penanganan Karhutla Jangan Gunakan Pendekatan Strict Liability

      3 Oktober 2026

      Catat, Hari Ini Semua SPBU Sudah Jual BBM Biodiesel B50

      1 Oktober 2026

      Astra Agro Raih Disway Awards 2026

      1 Oktober 2026

      Penguatan Kemitraan Petani Sawit Butuh Pendekatan Sosiologi Antropologi

      15 September 2026

      Lahan Makin Terfragmentasi, USU Dorong Model Korporasi Petani Sawit

      15 September 2026
    • Klinik

      PTPN IV PalmCo Jadi Lokasi Implementasi Inovasi Serangga Penyerbuk Asal Tanzania

      15 April 2026

      Grant Riset Sawit 2025: 55 Proposal Lolos Seleksi Presentasi

      11 November 2025

      Mengenal Tandan Partenokarpi dan Cara Pengendaliannya

      27 Februari 2025

      Apakah Pupuk Hayati Cocok untuk Sawit?

      30 November 2024

      Ini Manfaat Asam Humat untuk Tingkatkan Produksi Sawit

      25 November 2024
    • Pertanian

      Urgensi Cadangan Beras Pemerintah Multikualitas

      9 Juli 2026

      Pertaruhan Tugas BULOG Saat Stok Beras Jumbo

      7 Juli 2026

      Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?

      24 Juni 2026

      Tata Kelola Impor Bahan Baku Pakan Picu Jatuhnya Harga Ayam

      24 Juni 2026

      Potensi Gula Merah Sawit yang Dianak-tirikan

      23 Juni 2026
    • Indepth

      Penanganan Karhutla Jangan Gunakan Pendekatan Strict Liability

      3 Oktober 2026

      GAPKI: PKS Tanpa Kebun Ancam Ekosistem Rantai Pasok Sawit

      14 September 2026

      Sejarah Biodiesel di Indonesia:  Dimulai B5, Kini Telah B50

      9 Juli 2026

      Urgensi Cadangan Beras Pemerintah Multikualitas

      9 Juli 2026

      Pertaruhan Tugas BULOG Saat Stok Beras Jumbo

      7 Juli 2026
    • Inovasi

      BPDP Dorong Riset Sawit Tembus Pasar

      21 Juli 2026

      Potensi Gula Merah Sawit yang Dianak-tirikan

      23 Juni 2026

      Dukung B50, Kementan Ciptakan Bioreaktor Biodiesel

      24 April 2026

      PTPN IV PalmCo Jadi Lokasi Implementasi Inovasi Serangga Penyerbuk Asal Tanzania

      15 April 2026

      China Tertarik Beli Kredit Karbon Sawit

      27 Februari 2026
    • Nasional

      Penanganan Karhutla Jangan Gunakan Pendekatan Strict Liability

      3 Oktober 2026

      Prabowo Minta Daftar 8 Korporasi Penyebab Karhutla

      8 September 2026

      GAPKI Dorong Gotong Royong dan Kesiapsiagaan Cegah Karhutla

      8 September 2026

      Kasus Hukum Febrie Dinilai Jadi Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara

      16 Juli 2026

      Dominasi Batu Bara Belum Berbuah Harga Optimal, Ada Indikasi Underpricing

      16 Juli 2026
    • Korporasi

      Astra Agro Raih Disway Awards 2026

      1 Oktober 2026

      Prabowo Minta Daftar 8 Korporasi Penyebab Karhutla

      8 September 2026

      Astra Agro Raih Dua Penghargaan pada Investor Gathering Kabupaten Lamandau 2026

      28 Juli 2026

      Agrinas Palma Bangun Ekosistem Agribisnis Perkebunan Melalui Koperasi

      14 Juli 2026

      Pertaruhan Tugas BULOG Saat Stok Beras Jumbo

      7 Juli 2026
    Button
    Sawit Kita
    Home » Mengenal Tandan Partenokarpi dan Cara Pengendaliannya
    Berita Terbaru

    Mengenal Tandan Partenokarpi dan Cara Pengendaliannya

    Partenokarpi adalah salah satu fenomena tandan sawit yang terbentuk dengan komposisi buah (brondolan) yang tidak sempurna.
    By Redaksi27 Februari 2025138 Views
    Facebook Twitter LinkedIn Telegram Email WhatsApp
    Para narasumber dan mandor tanaman PTPN IV Regional 3 yang menjadi peserta pelatihan teknis pengendalian tandan partenokarpi.
    Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp Copy Link

    JAKARTA – Produktivitas tanaman dipengaruhi oleh banyak faktor, yang terbagi dalam faktor genetik, lingkungan (biotik dan abiotik) serta perlakuan budidaya/kultur teknis. Interaksi ketiga faktor tersebut akan memberikan performa tertentu pada tanaman kelapa sawit, tak terkecuali performa produksi berupa tandan.

    Partenokarpi adalah salah satu fenomena tandan sawit yang terbentuk dengan komposisi buah (brondolan) yang tidak sempurna. Brondolan tersebut berupa tangkai bunga yang membesar menyerupai buah atau brondolan yang terbentuk tetapi tidak memikili kernel/cangkang. Seringkali partenokarpi diikuti dengan fenomena buah landak dengan potensi fruitset dan oil content yang juga rendah.

    Fenomena tandan partenokarpi, buah “kempet” dan buah landak sangat berkaitan dengan pengelolaan kultur teknis termasuk salah satunya adalah efektifitas penyerbukan menjadi kendala dalam pencapaian kinerja terpadu (kebun dan pabrik).

    Baca Juga:
    Menghemat Biaya Pemupukan dengan Mulsa Benjoni

    Terdapat varietas dengan karakter sex ratio yang sangat tinggi (dominan komposisi bunga betina/feminin) yang menjadi salah satu sebab munculnya tandan partenokarpi. Tanaman dengan karakter minim bunga jantan cenderung menyebabkan rendahnya populasi serangga penyerbuk. Hal tersebut secara bersama akan mempengaruhi rendahnya efektifitas penyerbukan.

    Selain varietas, umur tanaman dan perlakuan kultur teknis/riwayat tanaman sebelumnya juga mempengaruhi dinamika nilai sex ratio atau komposisi bunga, tanaman menghasilkan (TM) muda cenderung menghasilkan tandan pertenokarpi lebih banyak.

    Guna mengurangi terjadinya tandan kurang bernas, perlu perencanaan mulai dari pemilihan bahan tanam (varietas), penentuan pola tanam, pengelolaan tanaman belum menghasilkan (TBM) prima dengan orientasi pada produksi serta pengelolaan kultur teknis secara terencana dan efektif.

    Dalam keterangan tertulis yang diterima SAWITKITA, pelatihan teknis ini membahas penanganan berbagai faktor dan komponen yang berpengaruh terhadap terbentuknya tandan partenokarpi. Melalui pelatihan (di kelas dan praktek lapangan) berupa eksplorasi pemaparan, simulasi praktek dan diskusi di lapangan, diharapkan peserta program (Bagi Mandor I dan Mandor Pemeliharaan Tanaman) mendapatkan pembelajaran secara lebih komperehensif sekaligus mampu mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh dalam peningkatan kinerja kebun dan juga pabrik/pengolahan.

    Baca Juga:
    Ini Manfaat Asam Humat untuk Tingkatkan Produksi Sawit

    Dalam pelatihan teknis ini, dibahas juga tentang konsep rendemen meter dalam pengelolaan produksi, berorientasi pada faktor-faktor yang terkait dengan kualitas tandan yang dihasilkan. Tandan yang berkualitas, tidak hanya mengacu pada fraksi kematangan saja tetapi harus terbebas dari kontaminasi jenis Dura serta secara fisik tandan harus bernas/memiliki fruitset dan fruit to bunch yang tinggi.

    Bentuk pelatihan berupa in-house training dengan peserta Mandor I atau Mandor Pemeliharaan Tanaman (BOD-4, BOD-5). Untuk angkatan pertama, pelatihan dilaksanakan pada 12-13 Februari 2025, sementara angkatan kedua dilaksanakan pada 14-15 Februari 2025. Lokasi pelatihan di Kebun Tandun dan Sei Galuh.

    Adapun narasumber adalah Aries Sukariawan (SME LPP Agro), Hadly Hasyim M. Munte (Praktisi, Eks. GM PT. Herpinta), Henry Budi Hasibuan (Praktisi, Eks. Manajer PT. BGA), dan Hariady, SP., MP.

    Sasaran pelatihan memberikan pemahaman terkait dengan fenomena buah partenokarpi/abnormal khususnya pada karakter varietas dan periode tertentu yaitu pada TM Muda. Selain itu juga memberikan kesadaran pentingnya kualitas tandan (fruitset dan fruit to bunch) serta perolehan minyak dalam penyediaan bahan baku olah di PKS.

    Tujuannya lainnya agar peserta mampu mengimplementasikan pembelajaran yang diperoleh melalui optimasi penanganan kultur teknis guna identifikasi masalah, antisipasi pencegahan dan solusi penanganan tandan partenokarpi dalam bentuk kinerja di lapangan. (SDR)

    budidaya LPP Agro tanaman kelapa sawit teknis budidaya tanaman sawit
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Redaksi

      Related Posts

      Berita Terbaru

      Penanganan Karhutla Jangan Gunakan Pendekatan Strict Liability

      3 Oktober 2026
      Berita Terbaru

      Catat, Hari Ini Semua SPBU Sudah Jual BBM Biodiesel B50

      1 Oktober 2026
      Berita Terbaru

      Astra Agro Raih Disway Awards 2026

      1 Oktober 2026
      Top Posts

      Satgas PKH Sita 47.000 Lahan Sawit DL Sitorus di Sumut

      24 April 202528,421 Views

      Ini Perbedaan Antara Pupuk Phonska dan Phonska Plus

      15 November 202310,251 Views

      Pupuk Dolomit untuk Sawit, Cocokkah?

      13 Juni 20237,663 Views

      Tekan Emisi Global, Program B40 Dipuji Malaysia

      7 Maret 20253,550 Views

      Genggam Aset Rp42,6 Triliun, Sinar Mas Jadi Perusahaan Sawit Terbesar di Indonesia

      31 Oktober 20233,236 Views
      Stay In Touch
      • Facebook
      • YouTube
      • TikTok
      • WhatsApp
      • Twitter
      • Instagram
      • Telegram
      Facebook Instagram X (Twitter) LinkedIn Telegram WhatsApp
      • Tentang Kami
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      © 2026 SawitKita. Made by MR.

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.