Close Menu
Sawit Kita

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    donbet casino security guide

    31 Juli 2026

    Ninewin Casino Review – UK Bonuses, Payment Methods, Mobile App & Security Overview

    31 Juli 2026

    Ninewin login security guide for UK players

    31 Juli 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    Sawit KitaSawit Kita
    • Home
    • Sawit

      POPSI Tagih Bukti di Balik Klaim Sukses DSI Tutup Gap Harga Ekspor Sawit

      31 Juli 2026

      Astra Agro Raih Dua Penghargaan pada Investor Gathering Kabupaten Lamandau 2026

      28 Juli 2026

      BPDP Dorong Riset Sawit Tembus Pasar

      21 Juli 2026

      Kasus Hukum Febrie Dinilai Jadi Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara

      16 Juli 2026

      Agrinas Palma Bangun Ekosistem Agribisnis Perkebunan Melalui Koperasi

      14 Juli 2026
    • Klinik

      PTPN IV PalmCo Jadi Lokasi Implementasi Inovasi Serangga Penyerbuk Asal Tanzania

      15 April 2026

      Grant Riset Sawit 2025: 55 Proposal Lolos Seleksi Presentasi

      11 November 2025

      Mengenal Tandan Partenokarpi dan Cara Pengendaliannya

      27 Februari 2025

      Apakah Pupuk Hayati Cocok untuk Sawit?

      30 November 2024

      Ini Manfaat Asam Humat untuk Tingkatkan Produksi Sawit

      25 November 2024
    • Pertanian

      Urgensi Cadangan Beras Pemerintah Multikualitas

      9 Juli 2026

      Pertaruhan Tugas BULOG Saat Stok Beras Jumbo

      7 Juli 2026

      Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?

      24 Juni 2026

      Tata Kelola Impor Bahan Baku Pakan Picu Jatuhnya Harga Ayam

      24 Juni 2026

      Potensi Gula Merah Sawit yang Dianak-tirikan

      23 Juni 2026
    • Indepth

      Sejarah Biodiesel di Indonesia:  Dimulai B5, Kini Telah B50

      9 Juli 2026

      Urgensi Cadangan Beras Pemerintah Multikualitas

      9 Juli 2026

      Pertaruhan Tugas BULOG Saat Stok Beras Jumbo

      7 Juli 2026

      RI Terancam Tekor Rp70,3 Triliun dari Sawit Rakyat

      2 Juli 2026

      Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?

      24 Juni 2026
    • Inovasi

      BPDP Dorong Riset Sawit Tembus Pasar

      21 Juli 2026

      Potensi Gula Merah Sawit yang Dianak-tirikan

      23 Juni 2026

      Dukung B50, Kementan Ciptakan Bioreaktor Biodiesel

      24 April 2026

      PTPN IV PalmCo Jadi Lokasi Implementasi Inovasi Serangga Penyerbuk Asal Tanzania

      15 April 2026

      China Tertarik Beli Kredit Karbon Sawit

      27 Februari 2026
    • Nasional

      Economic Frontline 2026 Bahas Arah Baru Ekonomi Indonesia di Tengah Menguatnya Peran Negara

      31 Juli 2026

      Kasus Hukum Febrie Dinilai Jadi Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara

      16 Juli 2026

      Dominasi Batu Bara Belum Berbuah Harga Optimal, Ada Indikasi Underpricing

      16 Juli 2026

      Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?

      24 Juni 2026

      Indonesia Tak Perlu Tambah Kuota Produksi Nikel

      24 Juni 2026
    • Kisah

      PTPN IV PalmCo Jadi Lokasi Implementasi Inovasi Serangga Penyerbuk Asal Tanzania

      15 April 2026
    • Korporasi

      Astra Agro Raih Dua Penghargaan pada Investor Gathering Kabupaten Lamandau 2026

      28 Juli 2026

      Agrinas Palma Bangun Ekosistem Agribisnis Perkebunan Melalui Koperasi

      14 Juli 2026

      Pertaruhan Tugas BULOG Saat Stok Beras Jumbo

      7 Juli 2026

      Astra Agro Dorong Inovasi Benih Unggul

      12 Juni 2026

      Penolakan Puluhan Desa Atas Beras Bantuan Bulog: “Bom Waktu” Mulai Menyala?

      11 Juni 2026
    • Hilir

      Indonesia Negara Pertama di Dunia yang Terapkan Biodiesel B50

      9 Juli 2026

      Rest Area KM 57 Cikampek Jadi Saksi Peluncuran B50

      9 Juli 2026

      Sejarah Biodiesel di Indonesia:  Dimulai B5, Kini Telah B50

      9 Juli 2026

      B50 Diterapkan, Filter Bahan Bakar Fuso Jadi Perhatian

      7 Juli 2026

      Mandatori B50 Berpotensi Kerek Biaya Penambangan Sekitar 5%

      7 Juli 2026
    Button
    Sawit Kita
    Home » UEA Tertarik Gunakan Bioavtur dari Minyak Sawit Asal Indonesia
    Berita Terbaru

    UEA Tertarik Gunakan Bioavtur dari Minyak Sawit Asal Indonesia

    Selain Uni Emirat Arab masih banyak negara lainnya yang berminat untuk beralih ke bahan bakar yang lebih bersih dan ramah lingkungan.
    By Redaksi SawitKita3 Januari 202472 Views
    Facebook Twitter LinkedIn Telegram Email WhatsApp
    Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp Copy Link

    JAKARTA – Uni Emirat Arab (UEA) tertarik menggunakan bioavtur campuran minyak sawit asal Indonesia. PT Pertamina (Persero) melalui PT Pertamina Patra Niaga, Subholding Commercial & Trading, sudah menjajaki kerja sama dengan UEA untuk membuka kesempatan ekspor bioavtur dari Indonesia.

    Hal itu diungkapkan Taufik Aditiyawarman, Direktur Utama PT Kilang Pertamina Internasional (KPI), Subholding Refining & Petrochemical Pertamina seperti dikutip dari CNBC Indonesia dalam program Energy Corner, Rabu (03/01/2024).

    “Jadi yang pertama mungkin sekarang kerja sama dengan Patra Niaga adalah di Uni Emirat. Berarti kan paling tidak sudah terbuka dengan Uni Emirat,” katanya.

    Selain Uni Emirat Arab, menurut Taufik, masih banyak negara lainnya yang berminat untuk beralih ke bahan bakar yang lebih bersih dan ramah lingkungan lantaran memanfaatkan tumbuhan sebagai bahan campurannya.

    “Artinya kan traders kemudian negara, traders dari berbagai negara terhadap biofuel development untuk yang Green Refinery Phase 2. Green Refinery Phase 2 artinya bioavtur yang bisa kita produksi 100% nantinya. Artinya itu pun merefleksikan bagaimana ketertarikan pasar global terhadap bioavtur yang ada di kita, di Indonesia,” tambah dia.

    Adapun, saat ini produksi bioavtur di Indonesia dilakukan di Green Refinery Kilang Cilacap dengan campuran minyak sawit sebesar 2,4% berkapasitas 9.000 barel per hari (bph). Bahan bakunya yaitu produk turunan sawit, Refined Bleach Deodorized Palm Kernel Oil (RBDPKO).

    Dengan begitu, Taufik menyebutkan bahwa kandungan bioavtur sebesar 2,4% sudah terbukti memenuhi kriteria untuk penerbangan. “Karena itu kan sudah diuji coba, artinya kan titik beku sudah memenuhi minus 47 di ketinggian 10.000 meter. Itu hal yang wajib kita dapatkan,” ujarnya.

    Selain itu, pihaknya saat ini tengah mengusahakan agar bioavtur perusahaan bisa mendapatkan sertifikasi global. “Nah sertifikasi dari international institution seperti yang kita dapatkan untuk HVO, untuk HVO 100%, sehingga itu market global bisa langsung accept,” katanya.

    Tak hanya itu, pihaknya kini juga tengah memastikan pasokan RDBPKO alias minyak inti sawit sudah dibersihkan dari bau dan warna, serta mendapatkan sertifikasi Health, Safety, Security, and Environment (HSSE).

    “HSSE itu sertifikasi untuk sustainability terhadap biofuel. Nah ini yang akan kita push terus di tahun ini, supaya nanti begitu kita produce, artinya market global sudah bisa menerima,” tandasnya.

    Seperti diketahui, produk bioavtur Pertamina ini telah dilakukan uji coba pada dua maskapai di Tanah Air. Pertama, pesawat CN235-200 milik PT Dirgantara Indonesia (PTDI). Kemudian, uji coba selanjutnya dilakukan bersama Garuda Indonesia dengan menggunakan jenis pesawat Boeing 737-800 NG. (SDR)

     

    Bioavtur Kilang Pertamina Internasional Pertamina Pertamina Patra Niaga Uni Emirat Arab
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Redaksi SawitKita
    • Facebook

    Related Posts

    Berita Terbaru

    POPSI Tagih Bukti di Balik Klaim Sukses DSI Tutup Gap Harga Ekspor Sawit

    31 Juli 2026
    Berita Terbaru

    Economic Frontline 2026 Bahas Arah Baru Ekonomi Indonesia di Tengah Menguatnya Peran Negara

    31 Juli 2026
    Berita Terbaru

    Astra Agro Raih Dua Penghargaan pada Investor Gathering Kabupaten Lamandau 2026

    28 Juli 2026
    Top Posts

    Satgas PKH Sita 47.000 Lahan Sawit DL Sitorus di Sumut

    24 April 202528,409 Views

    Ini Perbedaan Antara Pupuk Phonska dan Phonska Plus

    15 November 20239,959 Views

    Pupuk Dolomit untuk Sawit, Cocokkah?

    13 Juni 20237,637 Views

    Tekan Emisi Global, Program B40 Dipuji Malaysia

    7 Maret 20253,550 Views

    Genggam Aset Rp42,6 Triliun, Sinar Mas Jadi Perusahaan Sawit Terbesar di Indonesia

    31 Oktober 20233,202 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    • Telegram
    Facebook Instagram X (Twitter) LinkedIn Telegram WhatsApp
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    © 2026 SawitKita. Made by MR.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.