Close Menu
Sawit Kita

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Tantangan Industri Sawit Nasional Kian Berat

    13 Maret 2026

    Pajak Air Permukaan Tambah Beban Industri Sawit

    13 Maret 2026

    Forwatan dan Industri Sawit Hadirkan Kebahagiaan Ramadan untuk Anak Yatim

    8 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    Sawit KitaSawit Kita
    • Home
    • Sawit

      Tantangan Industri Sawit Nasional Kian Berat

      13 Maret 2026

      Pajak Air Permukaan Tambah Beban Industri Sawit

      13 Maret 2026

      Forwatan dan Industri Sawit Hadirkan Kebahagiaan Ramadan untuk Anak Yatim

      8 Maret 2026

      Tiga Anak Usaha Astra Agro di Aceh Sesuaikan Program CSR dengan Potensi Desa 

      6 Maret 2026

      Asian Agri Kelola Kebun Secara Tepat, Apical Olah Minyak Sawit Bernilai Tambah Tinggi

      6 Maret 2026
    • Klinik

      Grant Riset Sawit 2025: 55 Proposal Lolos Seleksi Presentasi

      11 November 2025

      Mengenal Tandan Partenokarpi dan Cara Pengendaliannya

      27 Februari 2025

      Apakah Pupuk Hayati Cocok untuk Sawit?

      30 November 2024

      Ini Manfaat Asam Humat untuk Tingkatkan Produksi Sawit

      25 November 2024

      Sekat Kanal di Lahan Gambut Tekan Emisi Gas Karbondioksida

      13 September 2024
    • Pertanian

      Prabowo Bakal Sita 4-5 Juta Ha Kebun Sawit Ilegal di 2026

      8 Januari 2026

      Ikuti Perintah KDM, Kebun Sawit di Cirebon Diganti Mangga Gincu

      8 Januari 2026

      Produsen Pupuk Bisa Ekspor Pupuk Nonsubsidi Lagi

      21 Desember 2025

      Pejabat Eselon 1 Kementan Dirombak, Suwandi Jadi Sekjen

      28 November 2025

      Catatan Produksi Beras 2025

      24 November 2025
    • Indepth

      ‘Bom Waktu’ Stok Jumbo Beras Bulog

      11 November 2025

      Melihat Bekantan dan Tanaman Endemik di Hutan Konservasi Astra Agro

      3 November 2025

      Digitalisasi Astra Agro Jadi Kunci Ketelusuran Sawit

      2 November 2025

      39% Lahan Sitaan Satgas PKH Tak Ada Tanaman Sawit

      27 Oktober 2025

      B50 Gerus Neraca Perdagangan Rp18,15 Triliun

      21 Oktober 2025
    • Inovasi

      China Tertarik Beli Kredit Karbon Sawit

      27 Februari 2026

      Tim BiFlow ITS Surabaya Juara Kompetisi Inovasi Digital Sawit

      13 November 2025

      Grant Riset Sawit 2025: 55 Proposal Lolos Seleksi Presentasi

      11 November 2025

      Astra Agro Kenalkan Digitalisasi Perkebunan Sawit ke Mahasiswa Agribisnis IPB

      6 November 2025

      Astra Agro Bangun 10 Methan Capture hingga 2030

      3 November 2025
    • Nasional

      Bantuan Beras-Minyak Goreng Disalurkan Minggu Depan

      22 Februari 2026

      Sawit Kunci Pemulihan Ekonomi Pasca Bencana

      11 Februari 2026

      Ekofisiologis Tak Sesuai Picu Banjir dan Tanah Longsor

      11 Februari 2026

      BMKG: Perubahan Iklim Picu Meningkatnya Bencana

      11 Februari 2026

      Warek USU: Perlu Pendekatan Kolaboratif Antisipasi Bencana

      11 Februari 2026
    • Kisah
    • Korporasi

      Pendapatan Naik 31,35%, Astra Agro Raup Laba Bersih Rp1,47 Triliun

      23 Februari 2026

      CSR Lestari Tani Teladan Fokus di Pendidikan, Kesehatan dan Pemberdayaan Ekonomi

      8 Februari 2026

      PTPN, Aspek-PIR dan KUD Binaan Salurkan Bantuan Korban Banjir di Aceh

      20 Desember 2025

      Aturan Kemitraan Kebun Sawit Bakal Diubah: Plasma 80%, Inti 20%

      12 Desember 2025

      Astra Agro Bukukan Capaian Pengurangan Emisi GRK

      28 November 2025
    • Hilir

      Alokasi B40 Naik Jadi 15,646 Juta Kiloliter

      27 Februari 2026

      MinyaKita Dijual di Atas HET, Mentan: Produsen-Distributor Harus Diproses Hukum

      22 Februari 2026

      Bantuan Beras-Minyak Goreng Disalurkan Minggu Depan

      22 Februari 2026

      Realisasi B40 Sepanjang 2025 Capai 14,2 Juta KL

      13 Januari 2026

      Program Biodiesel Ciptakan 2 Juta Lapangan Kerja

      14 November 2025
    Button
    Sawit Kita
    Home » Tantangan Industri Sawit Nasional Kian Berat
    Berita Terbaru

    Tantangan Industri Sawit Nasional Kian Berat

    By Redaksi SawitKita13 Maret 20260 Views
    Facebook Twitter LinkedIn Telegram Email WhatsApp
    Ketua Umum GAPKI Eddy Martono pada acara “Konferensi Pers dan Buka Puasa Bersama” di Hotel Shangri-La Jakarta, Kamis (12/3/2026).
    Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp Copy Link

    JAKARTA – Tantangan industri kelapa sawit nasional ke depan kian berat. Tantangan tersebut datang dari luar negeri maupun dalam negeri. Jika tidak segera diantisipasi, berpotensi mengancam keberlanjutan industri andalan Indonesia ini.

    Hal itu diungkapkan Ketua Umum Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) Eddy Martono pada acara “Konferensi Pers dan Buka Puasa Bersama” di Hotel Shangri-La Jakarta, Kamis (12/3/2026).

    Eddy Martono menyampaikan bahwa industri sawit Indonesia sebenarnya masih menunjukkan kinerja yang solid, tetapi berada dalam tekanan yang semakin kompleks—baik dari dalam negeri maupun dari pasar global.

    “Terus terang kita sedang menghadapi krisis yang luar biasa. Semoga kita semua bisa menghadapi krisis ini dengan baik. Artinya ‘kapal’ kita tidak sampai tenggelam,” ujar Eddy, dengan suara pelan bernada serius.

    Tantangan Global
    Salah satu tekanan terbesar datang dari kondisi geopolitik global. Konflik di kawasan Timur Tengah, misalnya, berdampak langsung terhadap jalur perdagangan dan biaya logistik ekspor. Eddy menjelaskan bahwa pengiriman minyak sawit melalui jalur perdagangan utama kini menghadapi risiko tinggi, terutama yang melewati kawasan Selat Hormuz dan Terusan Suez.

    Akibatnya, sejumlah perusahaan terpaksa mengalihkan jalur pengiriman dengan memutar melalui Tanjung Harapan (Cape Town) di Afrika Selatan. “Biaya logistik naik sangat tinggi. Freight dan insurance bisa naik sampai sekitar 50%. Ini tentu menjadi tekanan besar bagi ekspor kita,” kata Eddy. Meski demikian, ekspor sawit Indonesia masih tetap berjalan, meskipun dengan biaya yang jauh lebih mahal.

    Baca Juga:
    Pajak Air Permukaan Tambah Beban Industri Sawit

    Di sisi lain, industri sawit juga menghadapi tantangan dari kebijakan perdagangan global, termasuk rencana implementasi European Union Deforestation Regulation (EUDR). Regulasi tersebut menuntut komoditas yang masuk ke pasar Uni Eropa bebas dari deforestasi, yang berpotensi menjadi hambatan bagi ekspor sawit jika tidak diantisipasi secara serius.

    Namun menurut Eddy, persoalan utama justru terletak pada kesiapan sektor hulu, terutama terkait legalitas lahan perkebunan rakyat. Saat ini masih banyak masalah ilegalitas di tingkat petani yang harus diselesaikan, yang menjadi pekerjaan rumah kita bersama, terutama bagi pemerintah.

    Tantangan dari Dalam Negeri
    Tidak hanya dari luar negeri, tekanan juga datang dari kebijakan domestik. Salah satunya terkait penertiban kawasan hutan yang berdampak pada pengambilalihan sejumlah perkebunan sawit oleh negara. Menurut data yang disampaikan dalam forum tersebut, sekitar 1,2 juta hektare (ha) lahan sawit telah diambil alih oleh negara dari total sekitar 4,2 juta ha yang disebut pemerintah berada dalam kawasan hutan.

    Meski tidak seluruhnya milik anggota GAPKI, menurut Eddy, kebijakan ini tetap menimbulkan pertanyaan tentang dampaknya terhadap produksi nasional ke depan. “Apakah nanti akan berpengaruh terhadap produksi atau tidak, kita masih harus melihat bagaimana pengelolaannya setelah diambil alih oleh negara,” kata Eddy.

    Selain itu, dunia usaha juga mengeluhkan masalah ketidakpastian hukum, terutama terkait perpanjangan Hak Guna Usaha (HGU) yang hingga kini belum berjalan sebagaimana diharapkan.
    Persoalan lain yang juga menjadi perhatian adalah lambatnya pelaksanaan Peremajaan Sawit Rakyat (PSR).

    Menurut GAPKI, program ini sebenarnya sangat penting untuk meningkatkan produktivitas kebun rakyat yang saat ini masih relatif rendah. Jika program PSR berjalan optimal, produksi sawit nasional sebenarnya berpotensi jauh lebih besar dari capaian saat ini yang 56 juta ton per tahun. Namun sayangnya hingga kini realisasi program tersebut dinilai masih jauh dari target.

    Baca Juga:
    GAPKI Perkuat Kemitraan Global

    Di tengah persoalan klasik tadi, ternyata masih akan ada pula persoalan baru yang tak kalah memusingkan, yakni wacana pajak air permukaan Rp1.700 per pohon. “Ini menjadi tambahan beban lagi, seharusnya yang seperti ini tidak ada. Harusnya justru kita support supaya bagaimana industri sawit ini tetap berjalan dengan baik dan dapat memberikan kontribusi yang lebih besar untuk masyarakat dan untuk negara,” ucap Eddy, masygul.

    Selain wacana pajak air permukaan yang bakal memusingkan tadi, Sekjen GAPKI Hadi Sugeng menyinggung pula soal wacana sertifikasi halal CPO. “Enggak tahulah ini, tapi intinya cukup memberatkan kita semuanya, costly, dan juga energi kita habis untuk yang begini-beginian,” kata Hadi Sugeng.

    Untuk mengatasi berbagai persoalan tata kelola tersebut, GAPKI dan Sahat Sinaga dari Dewan Minyak Sawit Indonesia (DMSI mengusulkan pembentukan badan sawit nasional yang mengintegrasikan pengelolaan industri sawit dari hulu hingga hilir.

    Model ini dinilai berhasil diterapkan di Malaysia melalui Malaysian Palm Oil Board (MPOB), yang membuat pengambilan kebijakan lebih cepat dan terkoordinasi. Selain itu, keberadaan lembaga tersebut juga penting untuk memperbaiki sistem data industri sawit nasional yang selama ini dinilai belum terintegrasi.

    Butuh dukungan kebijakan
    Di tengah berbagai tantangan tersebut, GAPKI menekankan pentingnya dukungan kebijakan yang lebih kondusif dari pemerintah. Menurut Eddy, industri sawit harus dipandang sebagai aset strategis bangsa yang membutuhkan kepastian regulasi, dukungan kebijakan, dan keberpihakan terhadap keberlanjutan industri yang selama ini menjadi tulang punggung devisa negara.

    Eddy mengingatkan pula, diplomasi perdagangan harus semakin kuat untuk menghadapi potensi hambatan tarif dan non-tarif di pasar global. Kerja sama bilateral maupun multilateral antar negara termasuk antar pelaku usaha harus terus ditingkatkan. Juga diharapkan agar beban-beban industri seperti pajak, retribusi, dan pungutan harus dapat dirapikan kembali sehingga daya saing industri sawit di pasar global semakin meningkat.

    “Industri ini harus benar-benar menjadi perhatian bersama. Jangan sampai justru karena kebijakan yang kurang kondusif, industri yang kita banggakan ini malah melemah dan akhirnya hanya menjadi cerita sejarah,” ujarnya.

    Meski dihadapkan pada berbagai tantangan berat, para pelaku industri sawit tetap menunjukkan optimisme bahwa sektor ini masih memiliki masa depan yang kuat—selama berbagai persoalan mendasar dapat segera diselesaikan.

    Bagi GAPKI, pesan utamanya jelas: kinerja sawit hari ini memang masih baik, tetapi masa depannya tidak boleh dianggap aman tanpa perbaikan serius dari sekarang. Dan Eddy Martono menyampaikan satu kalimat kunci: menjaga sawit berarti menjaga pangan dan energi, menjaga jutaan lapangan kerja, menjaga devisa negara, dan menjaga stabilitas ekonomi nasional. (SDR)

    GAPKI perang Iran vs AS-Israel tantangan dalam negeri tantangan global
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Redaksi SawitKita
    • Facebook

    Related Posts

    Berita Terbaru

    Pajak Air Permukaan Tambah Beban Industri Sawit

    13 Maret 2026
    Berita Terbaru

    Forwatan dan Industri Sawit Hadirkan Kebahagiaan Ramadan untuk Anak Yatim

    8 Maret 2026
    Berita Terbaru

    Tiga Anak Usaha Astra Agro di Aceh Sesuaikan Program CSR dengan Potensi Desa 

    6 Maret 2026
    Top Posts

    Satgas PKH Sita 47.000 Lahan Sawit DL Sitorus di Sumut

    24 April 202528,365 Views

    Ini Perbedaan Antara Pupuk Phonska dan Phonska Plus

    15 November 20239,502 Views

    Pupuk Dolomit untuk Sawit, Cocokkah?

    13 Juni 20237,583 Views

    Tekan Emisi Global, Program B40 Dipuji Malaysia

    7 Maret 20253,546 Views

    Genggam Aset Rp42,6 Triliun, Sinar Mas Jadi Perusahaan Sawit Terbesar di Indonesia

    31 Oktober 20233,152 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    • Telegram
    Facebook Instagram X (Twitter) LinkedIn Telegram WhatsApp
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    © 2026 SawitKita. Made by MR.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.