Close Menu
Sawit Kita

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Aspekpir Gelar Praktik Pembuatan Laporan Keuangan dan Perpajakan bagi UMKM

    29 Agustus 2025

    Bisnis Forum Kemitraan Sawit di Riau Hasilkan 3 MoU Strategis 

    29 Agustus 2025

    Hasil Riset Sawit yang Didanai BPDP Diharapkan Dapat Diaplikasikan Petani

    29 Agustus 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    Sawit KitaSawit Kita
    • Home
    • Sawit

      Aspekpir Gelar Praktik Pembuatan Laporan Keuangan dan Perpajakan bagi UMKM

      29 Agustus 2025

      Hasil Riset Sawit yang Didanai BPDP Diharapkan Dapat Diaplikasikan Petani

      29 Agustus 2025

      AS Sepakat Sawit RI Dibebaskan dari Tarif 19%

      28 Agustus 2025

      Ekspor Produk Minyak Sawit ke Eropa Bisa Terkatrol. Ini Penyebabnya

      26 Agustus 2025

      Kaltim Tingkatkan Produksi Sawit melalui Intensifikasi dan PSR

      26 Agustus 2025
    • Klinik

      Mengenal Tandan Partenokarpi dan Cara Pengendaliannya

      27 Februari 2025

      Apakah Pupuk Hayati Cocok untuk Sawit?

      30 November 2024

      Ini Manfaat Asam Humat untuk Tingkatkan Produksi Sawit

      25 November 2024

      Sekat Kanal di Lahan Gambut Tekan Emisi Gas Karbondioksida

      13 September 2024

      Ini Loh Fungsi Burung Hantu di Kebun Sawit

      11 September 2024
    • Pertanian

      Catatan Atas Rencana Penghapusan Beras Premium & Medium

      31 Juli 2025

      Penyaluran Beras Bulog: Kalau Bisa Dipersulit, Mengapa Dipermudah

      31 Juli 2025

      Produktivitas Kakao Satgnan, BRIN Tekankan Riset Varietas Unggul

      15 Juli 2025

      BPDP Belum Kelola Dana Perkebunan Kakao

      7 Juli 2025

      Pesantren Ini Sukses Kembangkan Pertanian Padi Organik

      12 Juni 2025
    • Indepth

      Catatan Atas Rencana Penghapusan Beras Premium & Medium

      31 Juli 2025

      Gawat, Tingkat Infeksi Ganoderma di Sumatera Capai 52%

      30 Juli 2025

      Biochar dari Tankos Sawit Bisa Dijadikan Peluang Usaha dan Alternatif Pupuk Organik  

      19 Juni 2025

      Pemerintah Minta GAPKI Tiru PTPN IV PalmCo Perkuat Dekarbonisasi

      13 Mei 2025

      Ramah Lingkungan dan Berkelanjutan, Kelapa Sawit Nihil Limbah

      4 Mei 2025
    • Inovasi

      Hasil Riset Sawit yang Didanai BPDP Diharapkan Dapat Diaplikasikan Petani

      29 Agustus 2025

      PLN Ubah Limbah Sawit Jadi Listrik

      19 Agustus 2025

      Industri Harus Terlibat dalam Inovasi Benih Sawit Berbasis Genomik

      12 Agustus 2025

      Batik Sawit Meriahkan GBN 2025

      4 Agustus 2025

      Pemanfaatan Biochar dari Tankos Sawit Tekan Penggunaan Pupuk Kimia

      25 Juli 2025
    • Nasional

      Satgas PKH Kuasai Lahan Sawit 3,2 Juta Hektare

      19 Agustus 2025

      Buron, Cheryl Darmadi Ngumpet di Singapura?

      15 Agustus 2025

      Penampakan Uang Sitaan Kasus Korupsi PSR di Aceh Jaya

      14 Agustus 2025

      Kejati Tahan Sekda Aceh Jaya Terkait Kasus Korupsi Dana PSR

      14 Agustus 2025

      Aceh Undang Investor Bangun Refinery Sawit

      14 Agustus 2025
    • Kisah
    • Korporasi

      PTPN IV PalmCo Meriahkan Pacu Jalur Aura Farming Kuansing

      20 Agustus 2025

      PLN Ubah Limbah Sawit Jadi Listrik

      19 Agustus 2025

      Buron, Cheryl Darmadi Ngumpet di Singapura?

      15 Agustus 2025

      Pekerja Pabrik Minyak Sawit Tewas Usai Terjebak di Tangki Metanol

      12 Agustus 2025

      Pulau Subur Bagikan Dividen Interim, Cek Besarannya!

      5 Agustus 2025
    • Hilir

      PLN Ubah Limbah Sawit Jadi Listrik

      19 Agustus 2025

      Batik Sawit Meriahkan GBN 2025

      4 Agustus 2025

      India Borong Minyak Sawit, Harga Referensi CPO Terkerek Naik

      3 Juli 2025

      Potensi Pasar Gula dari Nira Sawit Tembus Rp3 Triliun

      25 Juni 2025

      Dhibi Bangun Pabrik CPO di Belitung Timur

      11 Juni 2025
    Button
    Sawit Kita
    Home » Gawat, Tingkat Infeksi Ganoderma di Sumatera Capai 52%
    Berita Terbaru

    Gawat, Tingkat Infeksi Ganoderma di Sumatera Capai 52%

    Penyakit busuk pangkal batang dapat menurunkan produksi kebun sawit hingga 80%.
    By Redaksi SawitKita30 Juli 20259 Views
    Facebook Twitter LinkedIn Telegram Email WhatsApp
    ganoderma
    Penyakit busuk pangkal batang (basal stem rot/BSR) yang disebabkan oleh infeksi jamur ganoderma boninense di perkebunan kelapa sawit.
    Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp Copy Link
    JAKARTA – Penyakit busuk pangkal batang (basal stem rot/BSR) yang disebabkan oleh infeksi jamur ganoderma boninense di perkebunan kelapa sawit Indonesia telah mencapai tingkat yang mengkhawatirkan. Penyakit ini dijuluki silent killer karena menyerang secara diam-diam, namun dampaknya menurunkan produktivitas secara drastis hingga mengancam keberlanjutan industri sawit nasional.
    Berbagai penelitian menunjukkan tingkat infeksi ganoderma di Sumatera telah mencapai 39–52%. Sementara itu, studi Petterson (2019) melaporkan bahwa tingkat infeksi ganoderma pada perkebunan sawit di Kalimantan mencapai 19%; Jawa 30%; Sulawesi 10%; dan Maluku-Papua 9%. Infeksi ini dapat menurunkan produksi kebun sawit hingga 50-80% serta mempersingkat umur ekonomis tanaman hingga 50% (economic life span).
    Sebagai contoh, kebun sawit generasi ketiga berusia 17 tahun yang terinfeksi ganoderma hanya menyisakan 70 tegakan per hektare. Kondisi ini berpotensi menimbulkan kerugian hingga Rp210 miliar per tahun untuk kebun seluas 10.000 hektare (ha). Tak hanya itu, nilai kerugian (opportunity loss) yang dialami industri sawit nasional akibat ganoderma di seluruh Indonesia pada 2022 ditaksir mencapai Rp110 triliun (Sipayung, 2024).
    Baca Juga:
    Deteksi Dini Jamur Ganoderma dengan Teknologi Radar SIL
    Patterson (2020) memproyeksikan, jika tidak ada tindakan signifikan dalam mengendalikan Ganoderma, maka dalam dua siklus replanting mendatang atau sekitar tahun 2075 maka kebun sawit yang terinfeksi akan lebih luas dibandingkan kebun sawit yang bebas ganoderma. Hal tersebut tentu dapat mengancam eksistensi industri sawit nasional yang selama ini menopang ketahanan pangan, energi, dan perekonomian Indonesia di tingkat lokal hingga global.
    PASPI (2025) dalam jurnal berjudul Inovasi Pengendalian Ganoderma pada Perkebunan Sawit menekankan, upaya pengendalian ganoderma membutuhkan sinergi inovasi kolektif antara kebijakan nasional, kelembagaan, serta riset teknologi deteksi, pencegahan, dan pengobatan. Apalagi, penyebaran ganoderma kini tidak lagi mengenal batas wilayah maupun generasi tanaman.
    Infeksi penyakit BSR ini menyerang kebun sawit di hampir seluruh daerah Indonesia, mulai dari perkebunan swasta besar, negara, hingga kebun rakyat. Bahkan, tanaman sawit di masa pembibitan (nursery) sudah terdeteksi terinfeksi.
    Baca Juga:
    Meningkatkan Efikasi Ganor untuk Mengendalikan Ganoderma
    Bagian penting untuk mengatasi serangan ganoderma adalah pada tahap deteksi dini. Tahapan ini bisa memanfaatkan inovasi teknologi yang telah ada. Selain inovasi teknologi eksisting, Grant Riset Sawit (GRS) sebagai salah satu program reinvestasi dana sawit yang dikelola oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) juga telah menghasilkan berbagai inovasi teknologi deteksi dini infeksi ganoderma.
    Salah satu hasil inovasi teknologi deteksi dini ganoderma yang dihasilkan oleh program GRS yakni eNose-G yang dihasilkan oleh Widiastuti et.al. (2020; 2022). Inovasi teknologi eNose-G khususnya generasi 3 mampu membedakan tanaman yang terinfeksi dini dari yang sehat dengan tanaman kelapa sawit yang terserang ganoderma kategori dini, sedang, dan parah.
    Penggunaan teknologi deteksi dini memiliki tingkat akurasi, spesifisitas, dan sensitivitas lebih dari 80%. Artinya, tanaman kelapa sawit yang secara kasat mata belum dapat dilihat apakah sudah terserang ganoderma atau tidak, namun teknologi eNose-G ini mampu mendeteksi hal tersebut.
    Baca Juga:
    Mendeteksi Ganoderma dengan Alat Deteksi Portable
    Kemudian Whulanza et.al. (2022; 2023) mengembangkan inovasi teknologi deteksi dini ganoderma dalam bentuk device portable. Inovasi teknologi tersebut merupakan piranti deteksi molekuler dengan teknologi miniaturisasi yang memungkinkan deteksi dini lebih praktis dalam penggunaannya sehingga dapat langsung digunakan di kebun. Hal ini menunjukkan bahwa inovasi teknologi tersebut dapat mendeteksi ganoderma pada perkebunan kelapa sawit secara cepat.
    Adapun, penelitian Arif et.al. (2024) mengembangkan inovasi teknologi deteksi ganoderma berbasis sistem radar self injection locked (SIL). Radar tersebut digunakan untuk mendeteksi tanda-tanda awal infeksi ganoderma dengan memantau karakteristik pada pohon kelapa sawit.
    Seiring dengan perkembangan teknologi berbasis robotik, Shovitri et.al. (2024) juga mengembangkan IFOVIB-G yang merupakan teknologi robot berbasis teknologi foton dan vibrasi untuk deteksi dini infeksi ganoderma pada tanaman kelapa sawit.
    Keempat teknologi tersebut telah dapat digunakan untuk mendeteksi secara dini apakah pada tanaman kelapa sawit telah terinfeksi ganoderma atau tidak. Deteksi lebih dini infeksi ganoderma dapat menjadi upaya yang lebih efektif dalam pengendalian ganoderma yang mengancam perkebunan sawit.
    PASPI (2025) mengatakan, konvergensi keempat teknologi deteksi dini ganoderma tersebut dapat dipadukan sehingga diperoleh teknologi deteksi dini ganoderma yang paling efektif, efisien, dan ekonomis. (REL – sumber: bpdp.or.id)
    BPDP Ganoderma Inovasi Kebun Sawit
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Redaksi SawitKita
    • Facebook

    Related Posts

    Berita Terbaru

    Aspekpir Gelar Praktik Pembuatan Laporan Keuangan dan Perpajakan bagi UMKM

    29 Agustus 2025
    Berita

    Hasil Riset Sawit yang Didanai BPDP Diharapkan Dapat Diaplikasikan Petani

    29 Agustus 2025
    Berita Terbaru

    AS Sepakat Sawit RI Dibebaskan dari Tarif 19%

    28 Agustus 2025
    Top Posts

    Satgas PKH Sita 47.000 Lahan Sawit DL Sitorus di Sumut

    24 April 202528,293 Views

    Ini Perbedaan Antara Pupuk Phonska dan Phonska Plus

    15 November 20239,037 Views

    Pupuk Dolomit untuk Sawit, Cocokkah?

    13 Juni 20237,485 Views

    Tekan Emisi Global, Program B40 Dipuji Malaysia

    7 Maret 20253,534 Views

    Genggam Aset Rp42,6 Triliun, Sinar Mas Jadi Perusahaan Sawit Terbesar di Indonesia

    31 Oktober 20233,044 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    • Telegram
    Facebook Instagram X (Twitter) LinkedIn Telegram WhatsApp
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    © 2025 SawitKita. Made by MR.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.