Close Menu
Sawit Kita

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Apical Hadirkan “Medanlicious” untuk Kenalkan Keunggulan Produk melalui Kuliner Interaktif

    1 April 2026

    BULOG Siap Bangun 100 Infrastruktur Pascapanen Senilai Rp5 Triliun

    1 April 2026

    Agrinas Palma Raih Peringkat idA dari Pefindo

    1 April 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    Sawit KitaSawit Kita
    • Home
    • Sawit

      Apical Hadirkan “Medanlicious” untuk Kenalkan Keunggulan Produk melalui Kuliner Interaktif

      1 April 2026

      Agrinas Palma Raih Peringkat idA dari Pefindo

      1 April 2026

      Pemerintah Terapkan B50 pada 1 Juli 2026, Hemat Subsidi Rp48 Triliun

      31 Maret 2026

      DSNG Kantongi Laba Rp1,8 Triliun di 2025, Melonjak 60%

      31 Maret 2026

      Prabowo: B50 Diberlakukan Tahun Ini

      30 Maret 2026
    • Klinik

      Grant Riset Sawit 2025: 55 Proposal Lolos Seleksi Presentasi

      11 November 2025

      Mengenal Tandan Partenokarpi dan Cara Pengendaliannya

      27 Februari 2025

      Apakah Pupuk Hayati Cocok untuk Sawit?

      30 November 2024

      Ini Manfaat Asam Humat untuk Tingkatkan Produksi Sawit

      25 November 2024

      Sekat Kanal di Lahan Gambut Tekan Emisi Gas Karbondioksida

      13 September 2024
    • Pertanian

      BULOG Siap Bangun 100 Infrastruktur Pascapanen Senilai Rp5 Triliun

      1 April 2026

      Prabowo Bakal Sita 4-5 Juta Ha Kebun Sawit Ilegal di 2026

      8 Januari 2026

      Ikuti Perintah KDM, Kebun Sawit di Cirebon Diganti Mangga Gincu

      8 Januari 2026

      Produsen Pupuk Bisa Ekspor Pupuk Nonsubsidi Lagi

      21 Desember 2025

      Pejabat Eselon 1 Kementan Dirombak, Suwandi Jadi Sekjen

      28 November 2025
    • Indepth

      Perang Israel & AS vs Iran: Harga CPO Meroket!

      30 Maret 2026

      Ada Transaksi Jumbo di Saham FAPA, Dikendalikan Keluarga Fangiono?

      27 Maret 2026

      ‘Bom Waktu’ Stok Jumbo Beras Bulog

      11 November 2025

      Melihat Bekantan dan Tanaman Endemik di Hutan Konservasi Astra Agro

      3 November 2025

      Digitalisasi Astra Agro Jadi Kunci Ketelusuran Sawit

      2 November 2025
    • Inovasi

      China Tertarik Beli Kredit Karbon Sawit

      27 Februari 2026

      Tim BiFlow ITS Surabaya Juara Kompetisi Inovasi Digital Sawit

      13 November 2025

      Grant Riset Sawit 2025: 55 Proposal Lolos Seleksi Presentasi

      11 November 2025

      Astra Agro Kenalkan Digitalisasi Perkebunan Sawit ke Mahasiswa Agribisnis IPB

      6 November 2025

      Astra Agro Bangun 10 Methan Capture hingga 2030

      3 November 2025
    • Nasional

      Pemerintah Terapkan B50 pada 1 Juli 2026, Hemat Subsidi Rp48 Triliun

      31 Maret 2026

      Prabowo: B50 Diberlakukan Tahun Ini

      30 Maret 2026

      Satgas PKH Raup Rp7 Triliun Denda Sawit, Ini Daftarnya

      27 Maret 2026

      Bantuan Beras-Minyak Goreng Disalurkan Minggu Depan

      22 Februari 2026

      Sawit Kunci Pemulihan Ekonomi Pasca Bencana

      11 Februari 2026
    • Kisah
    • Korporasi

      Apical Hadirkan “Medanlicious” untuk Kenalkan Keunggulan Produk melalui Kuliner Interaktif

      1 April 2026

      BULOG Siap Bangun 100 Infrastruktur Pascapanen Senilai Rp5 Triliun

      1 April 2026

      Agrinas Palma Raih Peringkat idA dari Pefindo

      1 April 2026

      DSNG Kantongi Laba Rp1,8 Triliun di 2025, Melonjak 60%

      31 Maret 2026

      Satgas PKH Raup Rp7 Triliun Denda Sawit, Ini Daftarnya

      27 Maret 2026
    • Hilir

      Pemerintah Terapkan B50 pada 1 Juli 2026, Hemat Subsidi Rp48 Triliun

      31 Maret 2026

      Alokasi B40 Naik Jadi 15,646 Juta Kiloliter

      27 Februari 2026

      MinyaKita Dijual di Atas HET, Mentan: Produsen-Distributor Harus Diproses Hukum

      22 Februari 2026

      Bantuan Beras-Minyak Goreng Disalurkan Minggu Depan

      22 Februari 2026

      Realisasi B40 Sepanjang 2025 Capai 14,2 Juta KL

      13 Januari 2026
    Button
    Sawit Kita
    Home » Astra Agro Fokuskan Dekarbonisasi Lintas Sektor
    Berita Terbaru

    Astra Agro Fokuskan Dekarbonisasi Lintas Sektor

    Astra Agro terapkan transformasi digital perkebunan melalui pemanfaatan machine learning dan sensor untuk meningkatkan efisiensi operasional.
    By Redaksi SawitKita19 November 20259 Views
    Facebook Twitter LinkedIn Telegram Email WhatsApp
    Bandung Sahari
    Direktur Sustainability PT Astra Agro Lestari, Dr. Bandung Sahari saat menjadi pemateri mewakili Astra International di acara Conference of the Parties ke-30 (COP30), Belem, Brasil, Kamis (13/11/2025).  
    Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp Copy Link
    BELEM – PT Astra Agro Lestari Tbk (Astra Agro) menegaskan kembali pentingnya penerapan prinsip-prinsip keberlanjutan (sustainability) dalam menjalankan operasional perusahaan.
    “Komitmen yang menjadi bagian penting operasional Astra Agro itu salah satunya melalui program digitalitasi, langkah-langkah solutif berbasis alam serta aplikasi teknologi hijau,” ujar Direktur Sustainability Astra Agro, Dr. Bandung Sahari saat menjadi pemateri mewakili Astra International di acara Conference of the Parties ke-30 (COP30), Belem, Brasil, Kamis (13/11/2025).
    Forum tahunan yang diselenggarakan Konvensi Kerangka Kerja Perubahan Iklim Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNFCCC) itu pada 2025 ini mengusung tema “Accelerating Substantial Actions of Net Zero Achievement through Indonesia High Integrity Carbon”.  
    COP menjadi pertemuan tingkat tinggi bagi anggota PBB dalam menciptakan ruang kolaborasi negara-negara di dunia untuk membahas kebijakan iklim global dan memperkuat aksi kolektif menuju net zero emission. Astra Agro menjadi salah satu narasumber pada sesi CEO Talks mewakili Astra International.
    Baca Juga:
    Melihat Bekantan dan Tanaman Endemik di Hutan Konservasi Astra Agro
    Perusahaan yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit ini menerapkan berbagai inisiatif keberlanjutan yaitu transformasi digital perkebunan melalui pemanfaatan machine learning dan sensor untuk meningkatkan efisiensi operasional, penerapan peatland rewetting untuk menekan emisi karbon sekaligus menjaga ekosistem, serta pengolahan limbah cair pabrik kelapa sawit (Palm Oil Mill Effluent/POME) menjadi biogas sebagai sumber energi terbarukan.
    Tansformasi digital, menurut Bandung, telah menjadi salah satu penggerak utama efisiensi dan akurasi operasional yang terintegrasi dari hulu ke hilir. Selain transformasi digital, Astra Agro juga mengembangkan transformasi hijau melalui berbagai inisiatif penurunan emisi gas rumah kaca.
    Berbagai program diterapkan untuk menjaga lanskap dan ekosistem, termasuk solusi berbasis alam, rewetting lahan gambut, penangkapan gas metana, serta pencegahan bahaya kebakaran lahan dan hutan berbasis komunitas.
    Baca Juga:
    Astra Agro Bangun 10 Methan Capture hingga 2030
    Teknologi drone dimanfaatkan untuk mendukung proses replanting, sementara machine learning, sensor berbasis IoT, dan citra satelit membantu memantau kesehatan tanaman, kondisi tanah, serta kebutuhan pemupukan secara lebih presisi. Sistem control room memungkinkan pengawasan operasional secara menyeluruh dan real-time, termasuk deteksi dini potensi titik panas melalui platform fire spot monitoring.
    Salah satu program yang menjadi fokus adalah rewetting lahan gambut. Bandung menjelaskan bahwa lahan gambut yang kering memiliki potensi emisi karbon yang besar, sehingga pengairan kembali melalui penyekatan kanal menjadi langkah penting untuk mitigasi iklim.
    Pemanfaatan limbah industri menjadi energi bersih juga menjadi pilar penting transformasi hijau Astra Agro. Limbah cair pabrik kelapa sawit (POME) diolah menggunakan teknologi methane capture menjadi biometana (biogas).
    Baca Juga:
    Digitalisasi Astra Agro Jadi Kunci Ketelusuran Sawit
    Energi terbarukan ini dapat digunakan untuk kebutuhan memasak, pembangkit listrik, aplikasi industri, hingga berpotensi menjadi bahan baku green hydrogen, salah satu energi masa depan rendah karbon. Selain itu, residu POME dapat dijadikan pupuk organik yang membantu mengurangi penggunaan pupuk kimia.
    Melalui transformasi digital dan hijau yang berjalan simultan, Astra Agro meyakini bahwa keberlanjutan bukan hanya sekadar program lingkungan, tetapi strategi perusahaan untuk memastikan produktivitas jangka panjang, efisiensi operasional, dan pertumbuhan agribisnis yang bertanggung jawab.
    “Kehadiran Astra Agro pada COP30 menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk berkontribusi aktif dalam aksi iklim global serta mendukung cita-cita Indonesia menuju masa depan rendah emisi,” ujar Bandung.
    Komitmen Astra Agro atas penerapan prinsip-prinsip keberlanjutan, menurut Bandung, sudah ditegaskan sejak 2022 melalui Astra Agro Sustainability Aspirations yang berisi 12 inisiatif untuk mencapai target-target yang akan dicapai pada 2030.
    Dari seluruh target yang disusun sesuai dengan kerangka Sustainable Development Goals (SDGs) maupun strategi jangka panjang penurunan karbon dan ketahanan iklim itu, pencapaian tahun 2024 memberi optimisme yang menggembirakan.
    Beberapa contoh, misalnya catatan mengenai penurunan emisi, peningkatan bauran energi terbarukan, program daur ulang dan recovery limbah.
    Program-program keberlanjutan yang diterapkan Astra Agro tercatat menurunkan emisi gas rumah kaca scope 1 dan 2 Grup Astra dari baseline 2019 sebesar 15,14%, meningkatkan bauran energi terbarukan sebesar 92,17%, melakukan daur ulang dan recovery limbah padat hingga 100%. (SDR)
    astra agro Digitalisasi POME Sustainability
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Redaksi SawitKita
    • Facebook

    Related Posts

    Berita Terbaru

    Apical Hadirkan “Medanlicious” untuk Kenalkan Keunggulan Produk melalui Kuliner Interaktif

    1 April 2026
    Berita Terbaru

    BULOG Siap Bangun 100 Infrastruktur Pascapanen Senilai Rp5 Triliun

    1 April 2026
    Berita Terbaru

    Agrinas Palma Raih Peringkat idA dari Pefindo

    1 April 2026
    Top Posts

    Satgas PKH Sita 47.000 Lahan Sawit DL Sitorus di Sumut

    24 April 202528,371 Views

    Ini Perbedaan Antara Pupuk Phonska dan Phonska Plus

    15 November 20239,548 Views

    Pupuk Dolomit untuk Sawit, Cocokkah?

    13 Juni 20237,599 Views

    Tekan Emisi Global, Program B40 Dipuji Malaysia

    7 Maret 20253,546 Views

    Genggam Aset Rp42,6 Triliun, Sinar Mas Jadi Perusahaan Sawit Terbesar di Indonesia

    31 Oktober 20233,159 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    • Telegram
    Facebook Instagram X (Twitter) LinkedIn Telegram WhatsApp
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    © 2026 SawitKita. Made by MR.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.