Close Menu
Sawit Kita

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Banyak yang Nyinyir, Prabowo: Kelapa Sawit adalah Tanaman Ajaib!

    4 Februari 2026

    Konversi Lahan Sudah Terjadi Sejak Masa Kolonial

    30 Januari 2026

    Indonesia-China Kerja Sama Industri Sawit Rendah Karbon

    30 Januari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    Sawit KitaSawit Kita
    • Home
    • Sawit

      Banyak yang Nyinyir, Prabowo: Kelapa Sawit adalah Tanaman Ajaib!

      4 Februari 2026

      Konversi Lahan Sudah Terjadi Sejak Masa Kolonial

      30 Januari 2026

      Indonesia-China Kerja Sama Industri Sawit Rendah Karbon

      30 Januari 2026

      Sumsel Ekspor 95.400 Benih Sawit ke Peru

      26 Januari 2026

      Agrinas Bukukan Laba Rp 1,6 Triliun di Tahun Pertama Operasi

      26 Januari 2026
    • Klinik

      Grant Riset Sawit 2025: 55 Proposal Lolos Seleksi Presentasi

      11 November 2025

      Mengenal Tandan Partenokarpi dan Cara Pengendaliannya

      27 Februari 2025

      Apakah Pupuk Hayati Cocok untuk Sawit?

      30 November 2024

      Ini Manfaat Asam Humat untuk Tingkatkan Produksi Sawit

      25 November 2024

      Sekat Kanal di Lahan Gambut Tekan Emisi Gas Karbondioksida

      13 September 2024
    • Pertanian

      Prabowo Bakal Sita 4-5 Juta Ha Kebun Sawit Ilegal di 2026

      8 Januari 2026

      Ikuti Perintah KDM, Kebun Sawit di Cirebon Diganti Mangga Gincu

      8 Januari 2026

      Produsen Pupuk Bisa Ekspor Pupuk Nonsubsidi Lagi

      21 Desember 2025

      Pejabat Eselon 1 Kementan Dirombak, Suwandi Jadi Sekjen

      28 November 2025

      Catatan Produksi Beras 2025

      24 November 2025
    • Indepth

      ‘Bom Waktu’ Stok Jumbo Beras Bulog

      11 November 2025

      Melihat Bekantan dan Tanaman Endemik di Hutan Konservasi Astra Agro

      3 November 2025

      Digitalisasi Astra Agro Jadi Kunci Ketelusuran Sawit

      2 November 2025

      39% Lahan Sitaan Satgas PKH Tak Ada Tanaman Sawit

      27 Oktober 2025

      B50 Gerus Neraca Perdagangan Rp18,15 Triliun

      21 Oktober 2025
    • Inovasi

      Tim BiFlow ITS Surabaya Juara Kompetisi Inovasi Digital Sawit

      13 November 2025

      Grant Riset Sawit 2025: 55 Proposal Lolos Seleksi Presentasi

      11 November 2025

      Astra Agro Kenalkan Digitalisasi Perkebunan Sawit ke Mahasiswa Agribisnis IPB

      6 November 2025

      Astra Agro Bangun 10 Methan Capture hingga 2030

      3 November 2025

      Digitalisasi Astra Agro Jadi Kunci Ketelusuran Sawit

      2 November 2025
    • Nasional

      Tragedi DAS Garoga Sumatera Utara Akibat Fenomena Alam Ekstrem

      14 Januari 2026

      Prabowo Bakal Sita 4-5 Juta Ha Kebun Sawit Ilegal di 2026

      8 Januari 2026

      Ikuti Perintah KDM, Kebun Sawit di Cirebon Diganti Mangga Gincu

      8 Januari 2026

      Kemendagri: Sawit Bukan Satu-Satunya Pilihan yang Harus Ditanam di Papua

      6 Januari 2026

      Presiden Ingin Papua Ditanami Sawit hingga Tebu

      6 Januari 2026
    • Kisah
    • Korporasi

      PTPN, Aspek-PIR dan KUD Binaan Salurkan Bantuan Korban Banjir di Aceh

      20 Desember 2025

      Aturan Kemitraan Kebun Sawit Bakal Diubah: Plasma 80%, Inti 20%

      12 Desember 2025

      Astra Agro Bukukan Capaian Pengurangan Emisi GRK

      28 November 2025

      Sawit Sumbermas Akuisisi Saham SML Rp1,6 Triliun

      27 November 2025

      POSCO Akuisisi Sampoerna Agro Senilai Rp9,44 Triliun

      24 November 2025
    • Hilir

      Realisasi B40 Sepanjang 2025 Capai 14,2 Juta KL

      13 Januari 2026

      Program Biodiesel Ciptakan 2 Juta Lapangan Kerja

      14 November 2025

      UKM dan Koperasi Jadi Pemicu Kemajuan Sawit

      24 Oktober 2025

      Jadikan Harga CPO dan Minyak Bumi sebagai Acuan dalam Penerapan Mandatori Biodiesel

      20 Oktober 2025

      Eropa Banding Putusan WTO soal Sengketa Biodiesel, Mendag: Hanya Ulur Waktu

      7 Oktober 2025
    Button
    Sawit Kita
    Home » Astra Agro Rilis Varietas Unggul Baru yang Diklaim Tahan Ganoderma
    Berita Terbaru

    Astra Agro Rilis Varietas Unggul Baru yang Diklaim Tahan Ganoderma

    Keunggulan paling utama dari ketiga varietas teranyar ini adalah moderat resisten atau tahan terhadap penyakit busuk pangkal batang yang disebabkan oleh cendawan ganoderma.
    By Redaksi SawitKita27 Mei 202517 Views
    Facebook Twitter LinkedIn Telegram Email WhatsApp
    benih sawit astra agro
    Tim Nursery Astra Agro melakukan pengujian dan pengamatan infeksi Ganoderma (Penyebab Penyakit Busuk Pangkal Batang) pada bibitan.
    Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp Copy Link

    JAKARTA – PT Astra Agro Lestari Tbk (Astra Agro) merilis tiga varietas bibit unggul sawit terbaru yang diklaim tahan terhadap penyakit Ganoderma. Hal ini menambah bibit yang dimiliki oleh emiten berkode AALI tersebut menjadi 6 jenis.

    Sebelumnya pada 2020 Astra Agro telah berhasil menciptakan tiga varietas andalan untuk mendukung daya saing dan produktivitas kebun sawit yang diberi nama AAL Lestari, AAL Sejahtera, dan AAL Nirmala. Lima tahun berselang Astra Agro kembali melepas bibit-bibit unggul dengan berbagai pembaruan serta keunggulan bernama DxP AAL Nirmala MRG, DxP AAL Lestari MRG, DxP AAL Sejahtera MRG.

    Tiga varietas baru ini dirilis setelah dinyatakan lulus Sidang Pelepasan Varietas Tanaman Perkebunan oleh Direkorat Jenderal Perkebunan di Bogor, Kamis (16/5/2025) lalu. Keunggulan paling utama dari ketiga varietas teranyar ini adalah moderat resisten atau tahan terhadap penyakit busuk pangkal batang yang disebabkan oleh cendawan ganoderma. Penyakit ini merupakan musuh bagi para pelaku industri sawit termasuk para petani karena sulit ditangani bila sudah terinfeksi.

    Baca Juga:
    BRIN dan Astra Agro Kembangkan Kultur Jaringan untuk Ciptakan Klon Unggul Sawit

    Ganoderma menyebabkan pelapukan pada bagian dalam pohon hingga membuat tanaman mati secara perlahan. Hal ini dapat menjadi kendala produktivitas perkebunan sawit secara nasional. Direktur Perbenihan Perkebunan Kementerian Pertanian Ebi Rulianti mengatakan tiga benih baru ini merupakan terobosan dan inovasi yang sangat baik.

    “Varietas kelapa sawit DxP AAL Nirmala MRG, DxP AAL Lestari MRG, DxP AAL Sejahtera MRG, layak untuk dilepas atau lulus karena kami nilai menjadi solusi dalam penanganan penyakit busuk pangkal batang yang disebabkan oleh ganoderma boninense,” ungkap Ebi Rulianti.

    Menurutnya, Astra Agro memiliki tim pengembangan dan penelitian yang mumpuni karena berhasil merilis benih baru dalam waktu yang lebih singkat. Padahal biasanya pelepasan varietas baru kelapa sawit dengan moderat resisten ganoderma membutuhkan waktu sekitar 15 sampai dengan 20 tahun.

    Baca Juga:
    Benih Sawit dari Masa ke Masa: Awalnya Diteliti oleh Asosiasi Karet

    Astra Agro yang masuk dalam Konsorsium Genom Sawit Indonesia (KGSI) telah ikut berkontribusi dalam melawan penyakit tanaman tersebut. Ebi menambahkan selain resisten terhadap ganoderma, ketiga varietas yang sudah dilepas ini memiliki keunggulan produksi tinggi dan tidak menghasilkan buah kempet.

    “Di Indonesia sudah dapat dipastikan tidak ada lahan atau tanah yang bebas dari ganoderma, sehingga adanya varietas baru yang dirilis oleh Astra Agro, harapannya perusahaan dan petani mampu memperoleh produksi yang optimal, selamat dan sukses untuk Astra Agro,” jelas Ebi.

    Sementara itu, Senior Vice President Research and Development Astra Agro Lestari Cahyo Wibowo menyebutkan bahwa penyakit busuk pangkal batang ini telah berkembang cukup pesat di Indonesia seperti di Sulawesi Barat dan Sumatera.

    “Salah satu upaya kami dalam menangani penyakit ini yaitu dengan meneliti dan mengembangkan bibit unggul moderat tahan Ganoderma serta kultur teknis yang baik dan mampu menghasilkan produksi yang tinggi,” ujarnya.

    Baca Juga:
    Benih Sawit Asalan Banyak Dijual Online, Wamentan: Jangan Tergiur Harga Murah!

    Sebagai pemegang gelar Doktoral, Cahyo mengungkapkan bila penyakit ini mampu membunuh tanaman kelapa sawit dengan relatif cepat sehingga total populasi tanaman per hektare (SPH) akan turun drastis dan mengakibatkan penurunan produksi TBS yang signifikan. Hal tersebut yang mendasari tim Research and Development (R&D) Astra Agro menganggap perlu memperbaharui varietas unggul sebelumnya dengan menambahkan keunggulan yakni tahan terhadap ganoderma.

    Keunggulan lainnya yang tidak kalah penting adalah mencegah masalah partenokarpi atau kerap disebut dengan buah kempet. Cahyo menyebutkan bahwa tiga varietas terbaru ini tidak akan menghasilkan buah kempet, sehingga berpengaruh positif terhadap produktivitas yang dihasilkan.

    Demikian pula dengan sex ratio atau perbandingan bunga betina dengan total bunga yang ada. Sex ratio pada varietas terbaru ini cukup seimbang yakni sekitar 75% – 88% hal ini mampu mendukung penyerbukan secara alamiah di lapangan tanpa bantuan secara manual.

    Meskipun memiliki keunggulan yang baru, tiga varietas ini tetap memiliki keunggulan-keunggulan pada varietas sebelumnya seperti produksi tandan buah segar (TBS) dan kandungan minyak yang lebih banyak.

    Cahyo mengungkapkan dengan dirilisnya tiga varietas baru ini, Astra Agro berharap dapat segera mengaplikasikan bibit-bibit ini di kebun operasional Astra Agro khususnya di wilayah endemik busuk pangkal batang sehingga potensi kehilangan produksi akibat serangan penyakit ini dapat diminimalisir. (SDR)

    astra agro Benih sawit Bibit Sawit Ditjen Perkebunan Ganoderma
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Redaksi SawitKita
    • Facebook

    Related Posts

    Berita Terbaru

    Banyak yang Nyinyir, Prabowo: Kelapa Sawit adalah Tanaman Ajaib!

    4 Februari 2026
    Berita Terbaru

    Konversi Lahan Sudah Terjadi Sejak Masa Kolonial

    30 Januari 2026
    Berita Terbaru

    Indonesia-China Kerja Sama Industri Sawit Rendah Karbon

    30 Januari 2026
    Top Posts

    Satgas PKH Sita 47.000 Lahan Sawit DL Sitorus di Sumut

    24 April 202528,360 Views

    Ini Perbedaan Antara Pupuk Phonska dan Phonska Plus

    15 November 20239,421 Views

    Pupuk Dolomit untuk Sawit, Cocokkah?

    13 Juni 20237,575 Views

    Tekan Emisi Global, Program B40 Dipuji Malaysia

    7 Maret 20253,545 Views

    Genggam Aset Rp42,6 Triliun, Sinar Mas Jadi Perusahaan Sawit Terbesar di Indonesia

    31 Oktober 20233,142 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    • Telegram
    Facebook Instagram X (Twitter) LinkedIn Telegram WhatsApp
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    © 2026 SawitKita. Made by MR.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.