Close Menu
Sawit Kita

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Prabowo Bakal Sita 4-5 Juta Ha Kebun Sawit Ilegal di 2026

    8 Januari 2026

    Ikuti Perintah KDM, Kebun Sawit di Cirebon Diganti Mangga Gincu

    8 Januari 2026

    Kemendagri: Sawit Bukan Satu-Satunya Pilihan yang Harus Ditanam di Papua

    6 Januari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    Sawit KitaSawit Kita
    • Home
    • Sawit

      Prabowo Bakal Sita 4-5 Juta Ha Kebun Sawit Ilegal di 2026

      8 Januari 2026

      Ikuti Perintah KDM, Kebun Sawit di Cirebon Diganti Mangga Gincu

      8 Januari 2026

      Kemendagri: Sawit Bukan Satu-Satunya Pilihan yang Harus Ditanam di Papua

      6 Januari 2026

      Presiden Ingin Papua Ditanami Sawit hingga Tebu

      6 Januari 2026

      KDM Larang Sawit di Jawa Barat, Pakar IPB Nilai Kebijakan Tidak Tepat

      5 Januari 2026
    • Klinik

      Grant Riset Sawit 2025: 55 Proposal Lolos Seleksi Presentasi

      11 November 2025

      Mengenal Tandan Partenokarpi dan Cara Pengendaliannya

      27 Februari 2025

      Apakah Pupuk Hayati Cocok untuk Sawit?

      30 November 2024

      Ini Manfaat Asam Humat untuk Tingkatkan Produksi Sawit

      25 November 2024

      Sekat Kanal di Lahan Gambut Tekan Emisi Gas Karbondioksida

      13 September 2024
    • Pertanian

      Prabowo Bakal Sita 4-5 Juta Ha Kebun Sawit Ilegal di 2026

      8 Januari 2026

      Ikuti Perintah KDM, Kebun Sawit di Cirebon Diganti Mangga Gincu

      8 Januari 2026

      Produsen Pupuk Bisa Ekspor Pupuk Nonsubsidi Lagi

      21 Desember 2025

      Pejabat Eselon 1 Kementan Dirombak, Suwandi Jadi Sekjen

      28 November 2025

      Catatan Produksi Beras 2025

      24 November 2025
    • Indepth

      ‘Bom Waktu’ Stok Jumbo Beras Bulog

      11 November 2025

      Melihat Bekantan dan Tanaman Endemik di Hutan Konservasi Astra Agro

      3 November 2025

      Digitalisasi Astra Agro Jadi Kunci Ketelusuran Sawit

      2 November 2025

      39% Lahan Sitaan Satgas PKH Tak Ada Tanaman Sawit

      27 Oktober 2025

      B50 Gerus Neraca Perdagangan Rp18,15 Triliun

      21 Oktober 2025
    • Inovasi

      Tim BiFlow ITS Surabaya Juara Kompetisi Inovasi Digital Sawit

      13 November 2025

      Grant Riset Sawit 2025: 55 Proposal Lolos Seleksi Presentasi

      11 November 2025

      Astra Agro Kenalkan Digitalisasi Perkebunan Sawit ke Mahasiswa Agribisnis IPB

      6 November 2025

      Astra Agro Bangun 10 Methan Capture hingga 2030

      3 November 2025

      Digitalisasi Astra Agro Jadi Kunci Ketelusuran Sawit

      2 November 2025
    • Nasional

      Prabowo Bakal Sita 4-5 Juta Ha Kebun Sawit Ilegal di 2026

      8 Januari 2026

      Ikuti Perintah KDM, Kebun Sawit di Cirebon Diganti Mangga Gincu

      8 Januari 2026

      Kemendagri: Sawit Bukan Satu-Satunya Pilihan yang Harus Ditanam di Papua

      6 Januari 2026

      Presiden Ingin Papua Ditanami Sawit hingga Tebu

      6 Januari 2026

      KDM Larang Sawit di Jawa Barat, Pakar IPB Nilai Kebijakan Tidak Tepat

      5 Januari 2026
    • Kisah
    • Korporasi

      PTPN, Aspek-PIR dan KUD Binaan Salurkan Bantuan Korban Banjir di Aceh

      20 Desember 2025

      Aturan Kemitraan Kebun Sawit Bakal Diubah: Plasma 80%, Inti 20%

      12 Desember 2025

      Astra Agro Bukukan Capaian Pengurangan Emisi GRK

      28 November 2025

      Sawit Sumbermas Akuisisi Saham SML Rp1,6 Triliun

      27 November 2025

      POSCO Akuisisi Sampoerna Agro Senilai Rp9,44 Triliun

      24 November 2025
    • Hilir

      Program Biodiesel Ciptakan 2 Juta Lapangan Kerja

      14 November 2025

      UKM dan Koperasi Jadi Pemicu Kemajuan Sawit

      24 Oktober 2025

      Jadikan Harga CPO dan Minyak Bumi sebagai Acuan dalam Penerapan Mandatori Biodiesel

      20 Oktober 2025

      Eropa Banding Putusan WTO soal Sengketa Biodiesel, Mendag: Hanya Ulur Waktu

      7 Oktober 2025

      Harga Biodiesel Oktober Turun Jadi Rp13.921/Liter

      7 Oktober 2025
    Button
    Sawit Kita
    Home » Jhonlin Agro Raya Olah Sawit Jadi Biodiesel B50
    Berita Terbaru

    Jhonlin Agro Raya Olah Sawit Jadi Biodiesel B50

    Pemanfaatan minyak sawit untuk B50 juga sebagai upaya untuk mengurangi ketergantungan terhadap pasar ekspor sawit yang kerap mendapat kampanye negatif yang berdampak pada terganggunya ekspor sawit nasional.
    By Redaksi SawitKita20 Agustus 202420 Views
    Facebook Twitter LinkedIn Telegram Email WhatsApp
    Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman saat uji coba B50 yang diimplementasikan ke salah satu mobil perusahaan PT Jhonlin Agro Raya di Kabupaten Tanah Bumbu, Kalimantan Selatan, Minggu (18/8/2024).
    Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp Copy Link

    BANJARMASIN – PT Jhonlin Agro Raya (JAR) Tbk, perusahaan agroindustri kelapa sawit yang beroperasi di Batulicin, Kabupaten Tanam Bumbu, Kalimantan Selatan (Kalsel) mulai mengolah kelapa sawit menjadi bahan bakar nabati jenis biodiesel dengan kandungan 50% atau B50.

    Program hilirisasi sawit ini diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan petani serta mampu mendongkrak perekonomian daerah. Perusahaan menggelar soft launching atau acara prapeluncuran B50 untuk ketahanan energi nasional di pabrik biodiesel PT Jhonlin Agro Raya Tbk di Batulicin, Kabupaten Tanah Bumbu, Kalsel, Minggu (18/8/2024). Acara ini dihadiri Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman.

    Bahan bakar biodiesel B50 diproduksi PT JAR dan diuji coba langsung ke kendaraan oleh Amran Sulaiman. Di sela acara tersebut, Amran dalam sambutannya mengatakan, biodiesel B50 merupakan bahan bakar alternatif yang kelak akan menggantikan bahan bakar fosil yang semakin terbatas.

    Baca Juga:
    JARR Fokus di Biodiesel, ke Depan Siap Memproduksi Minyak Goreng

    Selain menjadi energi terbarukan, biodiesel B50 juga disebut sebagai bahan bakar ramah lingkungan. “Selain itu, biodiesel B50 dapat menghemat devisa negara untuk impor solar yang membebani keuangan negara rata-rata hingga Rp300-Rp400 triliun per tahun,” ujar Amran.

    Di sisi lain, kata Amran, pemanfaatan minyak sawit untuk B50 juga sebagai upaya untuk mengurangi ketergantungan terhadap pasar ekspor sawit yang kerap mendapat kampanye negatif yang berdampak pada terganggunya ekspor sawit nasional.

    “Untuk itu, saat ini kami ditugaskan mengawal kesiapan pemerintah untuk program implementasi Biodiesel B50 tersebut, tidak hanya dari sisi suplai pada kesiapan bahan baku Crude Palm Oil (CPO) tetapi lebih luas lagi,” terang Amran.

    Amran melanjutkan, dengan potensi pemanfaatan biodiesel B50, selain untuk memenuhi kebutuhan konsumsi dalam negeri, Indonesia juga bisa menjadi negara pengekspor. Dengan demikian, melalui Biodiesel B50, target pemerintah untuk menjadikan Indonesia menuju mandiri energi bisa terealisasi.

    Baca Juga:
    Dongkrak Produksi Biodiesel, Emiten Sawit Haji Isam Merger

    “Launching ini kita maknai bahwa Indonesia itu mampu dan bisa semakin kuat sebagai negara yang memiliki ketahanan, kemandirian dan kedaulatan energi, terutama yang bersumber dari energi terbarukan. Kita harus menjaga ketersediaan energi dan akses masyarakat terhadap energi terbarukan dengan harga yang terjangkau, serta tetap memperhatikan kelestarian lingkungan hidup,” kata Amran.

    PT JAR merupakan anak perusahaan dari PT Eshan Agro Sentosa (EAS) yang bergerak di bidang perkebunan. Direktur PT EAS, Bambang Aria Wisena, mengatakan PT JAR belum menargetkan jumlah produksi Biodiesel B50.

    Menurutnya, pihaknya lebih dulu fokus untuk menambah bahan baku dengan target produksi dan perluasan lahan sawit. Jika bahan baku selalu tersedia, PT JAR tak lagi berbicara target lokal, melainkan memenuhi kebutuhan Biodiesel B50 secara nasional.

    Baca Juga:
    JARR Diguyur Kredit Rp500 Miliar oleh Bank Mandiri

    “Targetnya ini bicara bukan lagi lokal tapi nasional. Jadi kita harus sama-sama berusaha untuk meningkatkan produksi CPO dulu. Kalau kita mau meningkatkan produksi CPO, artinya lahan-lahan yang sudah ada harus ditingkatkan produktivitasnya,” terang Bambang.

    Bambang menambahkan, saat ini pihaknya bersama kementerian terkait tengah memperhitungkan aspek-aspek teknis dan regulasi untuk memastikan kualitas produksi Biodiesel B50 oleh PT JAR.

    “Kita masih tunggu kepastian dari kementerian dan semua tim masih berhitung karena banyak aspek yang harus diperhitungkan, pabriknya harus kita siapkan, teknisnya, standarnya dan segala macam,” ujar Bambang.

    Ketahanan Energi Nasional

    Sementara itu, dalam kesempatan yang sama Ketua Working Group B50 Andi Nur Alamsyah menyatakan, pemerintah berkomitmen memproduksi energi terbarukan sehingga mempermudah masyarakat untuk mendapatkan energi Biodisel B50 dengan harga terjangkau dan mengedepankan lingkungan hidup.

    Alam mengatakan ketahanan energi merupakan salah satu faktor penting ketahanan nasional termasuk melalui B50 dapat mengurangi emisi karbon dan menekan defisit neraca perdagangan serta meningkatkan kesejahteraan petani.

    Menurut Alam, tantangan pengembangan Biodisel B50 ke depan terkait pemenuhan bahan baku dari CPO dan upaya khusus meningkatkan kapasitas terpasang pabrik pada sisi hilir termasuk meningkatkan efisiensi produksi pabrik hingga 90%.

    Selain itu, Alam menyebutkan perlu inovasi dan teknologi untuk menyesuaikan spesifikasi B50, penyesuaian insentif biodisel dan introduksi teknologi baru, strategi komunikasi, serta memperkuat aspek legalitas. “Kami juga sedang melakukan penyesuaian infrastruktur dan sarana prasarananya untuk program B50 ke depan,” ungkap Alam.

    Oleh karena itu, Alam menegaskan semangat kolaborasi dari semua pemangku kepentingan menjadi kunci pengembangan implementasi B50 yang melibatkan kementerian/lembaga teknis di pusat maupun daerah. “Makna yang penting untuk ditekankan terutama mendorong pendekatan kebersamaan multi stakeholder juga kalangan perusahaan dan industri biodisel,” ucap Alam.

    Alam menambahkan perlu pendekatan kemitraan di dunia usaha dengan asas saling menguntungkan dan bersama-sama meraih visi misi pembangunan perkebunan yang berkelanjutan terutama untuk ketahanan energi nasional. (SDR)

    B50 Biodiesel BPDPKS GAPKI Jhonlin Agro Raya Kementan
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Redaksi SawitKita
    • Facebook

    Related Posts

    Berita Terbaru

    Prabowo Bakal Sita 4-5 Juta Ha Kebun Sawit Ilegal di 2026

    8 Januari 2026
    Berita Terbaru

    Ikuti Perintah KDM, Kebun Sawit di Cirebon Diganti Mangga Gincu

    8 Januari 2026
    Berita Terbaru

    Kemendagri: Sawit Bukan Satu-Satunya Pilihan yang Harus Ditanam di Papua

    6 Januari 2026
    Top Posts

    Satgas PKH Sita 47.000 Lahan Sawit DL Sitorus di Sumut

    24 April 202528,353 Views

    Ini Perbedaan Antara Pupuk Phonska dan Phonska Plus

    15 November 20239,355 Views

    Pupuk Dolomit untuk Sawit, Cocokkah?

    13 Juni 20237,561 Views

    Tekan Emisi Global, Program B40 Dipuji Malaysia

    7 Maret 20253,545 Views

    Genggam Aset Rp42,6 Triliun, Sinar Mas Jadi Perusahaan Sawit Terbesar di Indonesia

    31 Oktober 20233,129 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    • Telegram
    Facebook Instagram X (Twitter) LinkedIn Telegram WhatsApp
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    © 2026 SawitKita. Made by MR.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.