PEKANBARU – Sekitar 17.000 personel gabungan disiagakan untuk mengantisipasi terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Riau pada 2024 ini. Personel sebanyak itu disiapkan mengingat saat ini Riau masih dalam kondisi siaga karhutla.
“Langkah antisipasi tetap dilakukan. Saat ini ada sekitar 17.000 personel yang siap siaga dan bisa diturunkan jika terjadi karhutla,” ungkap Kalaksa Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau, Edy Afrizal, Selasa (6/8/2024).
Baca Juga: Lahan Sawit di Kalsel Luput dari Karhutla
Dikatakan, para personel tersebut merupakan gabungan dari seluruh stakeholder terkait. Mulai dari pemerintah provinsi dan kabupaten, TNI-Polri hingga Manggala Agni. Para personel tersebut tersebar di 12 kabupaten dan kota se-Riau.
“Selain itu kita juga menyiapkan 9 helikopter water bombing dan 2 helikopter patroli untuk meminimalisir dampak dari karhutla selain personel kita juga siap dengan peralatan,” terang Edy Afrizal
Ditambahkannya, belajar dari pengalaman sebelumnya, pihaknya terus belajar dan berupaya meminimalisir dampak Karhutla. “Karena kami tidak ingin hal terburuk terulang kembali di Riau. Di mana seluruh masyarakat hidup di tengah-tengah kepungan asap,” kenangnya. (ANG)