Close Menu
Sawit Kita

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Tragedi DAS Garoga Sumatera Utara Akibat Fenomena Alam Ekstrem

    14 Januari 2026

    GAPKI-PPKS Gelar Pelatihan Manajemen Perkebunan Sawit bersama Delegasi Tanzania

    14 Januari 2026

    Pemerintah Bakal Naikkan Pungutan Ekspor CPO

    13 Januari 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    Sawit KitaSawit Kita
    • Home
    • Sawit

      Tragedi DAS Garoga Sumatera Utara Akibat Fenomena Alam Ekstrem

      14 Januari 2026

      GAPKI-PPKS Gelar Pelatihan Manajemen Perkebunan Sawit bersama Delegasi Tanzania

      14 Januari 2026

      Pemerintah Bakal Naikkan Pungutan Ekspor CPO

      13 Januari 2026

      Realisasi B40 Sepanjang 2025 Capai 14,2 Juta KL

      13 Januari 2026

      RI-Pakistan Perkuat Kemitraan Strategis melalui Indonesia Palm Oil Networking Reception

      12 Januari 2026
    • Klinik

      Grant Riset Sawit 2025: 55 Proposal Lolos Seleksi Presentasi

      11 November 2025

      Mengenal Tandan Partenokarpi dan Cara Pengendaliannya

      27 Februari 2025

      Apakah Pupuk Hayati Cocok untuk Sawit?

      30 November 2024

      Ini Manfaat Asam Humat untuk Tingkatkan Produksi Sawit

      25 November 2024

      Sekat Kanal di Lahan Gambut Tekan Emisi Gas Karbondioksida

      13 September 2024
    • Pertanian

      Prabowo Bakal Sita 4-5 Juta Ha Kebun Sawit Ilegal di 2026

      8 Januari 2026

      Ikuti Perintah KDM, Kebun Sawit di Cirebon Diganti Mangga Gincu

      8 Januari 2026

      Produsen Pupuk Bisa Ekspor Pupuk Nonsubsidi Lagi

      21 Desember 2025

      Pejabat Eselon 1 Kementan Dirombak, Suwandi Jadi Sekjen

      28 November 2025

      Catatan Produksi Beras 2025

      24 November 2025
    • Indepth

      ‘Bom Waktu’ Stok Jumbo Beras Bulog

      11 November 2025

      Melihat Bekantan dan Tanaman Endemik di Hutan Konservasi Astra Agro

      3 November 2025

      Digitalisasi Astra Agro Jadi Kunci Ketelusuran Sawit

      2 November 2025

      39% Lahan Sitaan Satgas PKH Tak Ada Tanaman Sawit

      27 Oktober 2025

      B50 Gerus Neraca Perdagangan Rp18,15 Triliun

      21 Oktober 2025
    • Inovasi

      Tim BiFlow ITS Surabaya Juara Kompetisi Inovasi Digital Sawit

      13 November 2025

      Grant Riset Sawit 2025: 55 Proposal Lolos Seleksi Presentasi

      11 November 2025

      Astra Agro Kenalkan Digitalisasi Perkebunan Sawit ke Mahasiswa Agribisnis IPB

      6 November 2025

      Astra Agro Bangun 10 Methan Capture hingga 2030

      3 November 2025

      Digitalisasi Astra Agro Jadi Kunci Ketelusuran Sawit

      2 November 2025
    • Nasional

      Tragedi DAS Garoga Sumatera Utara Akibat Fenomena Alam Ekstrem

      14 Januari 2026

      Prabowo Bakal Sita 4-5 Juta Ha Kebun Sawit Ilegal di 2026

      8 Januari 2026

      Ikuti Perintah KDM, Kebun Sawit di Cirebon Diganti Mangga Gincu

      8 Januari 2026

      Kemendagri: Sawit Bukan Satu-Satunya Pilihan yang Harus Ditanam di Papua

      6 Januari 2026

      Presiden Ingin Papua Ditanami Sawit hingga Tebu

      6 Januari 2026
    • Kisah
    • Korporasi

      PTPN, Aspek-PIR dan KUD Binaan Salurkan Bantuan Korban Banjir di Aceh

      20 Desember 2025

      Aturan Kemitraan Kebun Sawit Bakal Diubah: Plasma 80%, Inti 20%

      12 Desember 2025

      Astra Agro Bukukan Capaian Pengurangan Emisi GRK

      28 November 2025

      Sawit Sumbermas Akuisisi Saham SML Rp1,6 Triliun

      27 November 2025

      POSCO Akuisisi Sampoerna Agro Senilai Rp9,44 Triliun

      24 November 2025
    • Hilir

      Realisasi B40 Sepanjang 2025 Capai 14,2 Juta KL

      13 Januari 2026

      Program Biodiesel Ciptakan 2 Juta Lapangan Kerja

      14 November 2025

      UKM dan Koperasi Jadi Pemicu Kemajuan Sawit

      24 Oktober 2025

      Jadikan Harga CPO dan Minyak Bumi sebagai Acuan dalam Penerapan Mandatori Biodiesel

      20 Oktober 2025

      Eropa Banding Putusan WTO soal Sengketa Biodiesel, Mendag: Hanya Ulur Waktu

      7 Oktober 2025
    Button
    Sawit Kita
    Home » BPDP Dukung Pengembangan Bioenergi Berbasis Minyak Sawit
    Berita Terbaru

    BPDP Dukung Pengembangan Bioenergi Berbasis Minyak Sawit

    Banyak riset yang dilakukan para peneliti baik yang berasal dari lembaga penelitian maupun perguruan tinggi yang mendapatkan dukungan pendanaan dari BPDP melalui Program Grant Riset Sawit.
    By Redaksi SawitKita17 April 20252,433 Views
    Facebook Twitter LinkedIn Telegram Email WhatsApp
    Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp Copy Link

    JAKARTA – Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) mendukung pengembangan produk hilir sawit melalui beragam penelitian dan pengembangan inovasi produk hilir sawit. Salah satu di antaranya yakni memberikan dukungan penelitian di sektor bioenergi berbasis minyak sawit.

    Kepala Divisi Program Pelayanan BPDP Arfie Thahar menyebutkan terdapat 402 penelitian yang sudah didanai di berbagai bidang mulai dari pangan, oleokimia/biomaterial bioenergi, lingkungan, budidaya, pasca panen hingga sosial ekonomi.

    “Hal ini merupakan salah satu upaya BPDP untuk melakukan penguatan, pengembangan dan peningkatan pemberdayaan perkebunan dan industri sawit yang saling bersinergi di sektor hulu dan hilir, demi terwujudnya industri sawit nasional yang tangguh dan berkelanjutan,” ujar Arfie sebagai narasumber dalam Seminar ‘Peranan Kawasan Ekonomi Khusus Terhadap Pertumbuhan Ekonomi dan Investasi Industri Hilir Sawit Bernilai Tambah Tinggi’ di Jakarta.

    Baca Juga:
    Program PSR Dukung Kebijakan Mandatori Energi

    Banyak riset yang dilakukan para peneliti baik yang berasal dari lembaga penelitian maupun perguruan tinggi yang mendapatkan dukungan pendanaan dari BPDP melalui Program Grant Riset Sawit.

    Di antara penelitian tersebut antara lain berjudul: ‘Inovasi Lanjut Katalis & Teknologi Bensin Sawit dan Pengembangan Teknologi Produksi Percontohan Mix Industrial Vegetable Oil (MIVO) dan Minyak Makan Sehat dari Sawit’, yang dilakukan oleh peneliti dari ITB, yaitu Dr. CB Rasrendra, Prof Subagjo, Prof Harri Makertiharta, Prof Meliana dan lain-lain.

    Ada juga riset berjudul: ‘Teknologi Produksi Biodiesel dari PFAD dengan Bubble Column Reactor Secara Non-Katalitik pada Tekanan Atmosferik Melalui Aplikasi Fine Bubble’ dari IPB dengan ketua peneliti Dr.Ir. Dyah Wulandani, MSi.

    Sementara itu peneliti dari Institut Teknologi Bandung (ITB) lainnya juga telah melaksanakan penelitian berjudul: ‘Pengembangan Teknologi Produksi Bahan Bakar Terbarukan Tipe Drop-in via Dekarboksilasi dan Pirolisis Sabun Logam Berbasis Minyak Sawit’. Adapun para penelitinya adalah Ronny Purwadi, Meiti Pratiwi, Astri N, Istyami, dan Godlief F Neonufa.

    Baca Juga:
    Tekan Emisi Global, Program B40 Dipuji Malaysia

    Ada juga riset berjudul: ‘Kajian Pemakaian Biodiesel pada Engine Heavy Duty dengan Standar Euro 4 dan Pengaruhnya Terhadap Diesel Partikulat Filter dan/atau Catalytic Converter’. Penelitian ini dilakukan oleh lima orang peneliti dari BPPT yang sekarang menjadi BRIN. Mereka yakni Hari Setiapraja, Mokhtar, Rhesa Darojat, Awaluddin Yoga Saputra, dan Andi Tauji.

    Itulah di antara penelitian di bidang bioenergi yang mendapatkan dukungan pendanaan dari BPDP. Dikatakan Arfie, dari penelitian dan pengembangan inovasi produk yang telah didanai BPDP bisa dimanfaatkan oleh para industri/investor karena hasil penelitian tersebut juga sudah lengkap sampai dengan kajian keekonomiannya.

    BPDP, kata Arfie, dalam rangka komersialisasi dari hasil inovasi riset yang telah didanai BPDP sudah melakukan kerja sama dengan Asosiasi Inventor Indonesia (AII). Pihaknya memperkenalkan ragam riset kepada industri (investor) supaya penelitian tersebut tidak hanya selesai menjadi buku saja namun bisa dimanfaatkan/dipakai oleh industri. “Melalui kerja sama ini, AII mempertemukan antara inventor dengan investornya. Ada 15 penelitian yang sudah dipertemukan dengan calon investor,” sambung Arfie.

    Upaya ini, akan terus ditempuh BPDP supaya penelitian (hasil riset) bisa dimanfaatkan dan ada industri yang bisa mengembangkannya di dalam negeri. “Hal ini dalam rangka untuk mencapai tujuan meningkatkan jumlah produk hilir sawit,” ujar Lulusan IPB University ini.

    Baca Juga:
    Hulu Sawit Harus Diperkuat untuk Mendukung Ketahanan Pangan dan Energi

    Pengembangan bioenergi merupakan implementasi dari kebijakan Pemerintah yang tertuang dalam Peraturan Presiden Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2006 tentang Kebijakan Energi Nasional, yaitu untuk menjamin keamanan pasokan energi dalam negeri dan untuk mendukung pembangunan yang berkelanjutan.

    Aqsha, Ph.D, Dosen Peneliti Pusat Penelitian Energi Baru dan Terbarukan ITB. mengatakan diperlukan sumber alternatif untuk energi terbarukan. Salah satunya dari bahan nabati seperti tumbuhan atau yang sering disebut biofuel.

    Dibandingkan dengan bahan bakar yang biasa dipakai seperti minyak bumi, setidaknya biofuel memiliki tiga keunggulan; tidak akan habis dipakai, ramah lingkungan, serta proses pembuatan lebih aman dengan biaya lebih terjangkau.

    “Contohnya biodiesel dan bioavtur yang berasal dari minyak nabati seperti minyak sawit dan tumbuhan tropis lainnya, bioenergi tersebut tidak mengandung logam berat dan memiliki sulfur rendah sehingga ramah lingkungan. Selain itu, bahan bakar tersebut dapat dibuat dengan lebih aman dalam skala kecil maupun besar dan murah karena tanaman penghasil minyak nabati dapat tumbuh dengan mudah di seluruh Indonesia,” ujar Aqsha

    Menurut Aqsha, Indonesia punya produksi minyak nabati hampir yang terbesar di dunia. Hal itu didukung dengan angka produksi minyak sawit sebesar 52 juta ton di 2024. Untuk kebutuhan dalam negeri, minyak sawit banyak digunakan untuk keperluan minyak goreng, bahan oleokimia, dan bahan baku biodiesel yang mencapai 35% dari total produksi.

    Aqsha menyampaikan bahwa pengembangan teknologi bioenergi hingga tahap komersialisasi perlu didukung banyak pihak, misalnya dari segi dana riset, industri, dan konsumen untuk mencapai target bauran energi terbarukan.

    Jika kita berhasil membudidayakan minyak sawit sebagai salah satu energi alternatif, kata Aqsha, tentu kita akan meningkatkan daya tahan energi nasional, meningkatkan devisa, menciptakan lapangan kerja bagi masyarakat lokal, dan menaikkan nilai tambah berbagai bahan mentah untuk produksi biofuel.

    “Hal tersebut dapat menjadikan Indonesia sebagai epicentrum perkembangan teknologi biofuel dunia,” ujar Dosen Teknik Kimia, Teknik Bioenergi dan Kemurgi, Fakultas Teknik Industri (FTI) ITB seperti dikutip dari laman itb.ac.id ini.

    Direktur Utama BPDP, Eddy Abdurrachman mengatakan bahwa Industri sawit berperan sangat penting bagi Indonesia karena melibatkan lebih dari 16 juta pekerja dengan banyak kontribusi yang signifikan terhadap ekonomi Indonesia antara lain nilai ekspor sebesar USD21,4 miliar dengan perkiraan kontribusi pendapatan dari industri sawit sebesar Rp14-20 triliun per tahun.

    Sebagai negara penghasil sawit terbesar di dunia, Indonesia berharap tidak hanya menjadi penyedia bahan baku minyak nabati, tapi juga berbagai produk hilir sawit. Oleh karena itu, pemerintah mengeluarkan berbagai kebijakan yang mendukung produk hilir dengan nilai tambah dan ramah lingkungan termasuk bioenergi yang mendukung pencapaian net zero emission (NZE). Namun, perbaikan terus-menerus diperlukan untuk mencapai keberlanjutan industri sawit di Indonesia. (SDR)

    Bioenergi BPDP Kementerian ESDM Pekan Riset Sawit Indonesia Riset Sawit
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Redaksi SawitKita
    • Facebook

    Related Posts

    Berita Terbaru

    Tragedi DAS Garoga Sumatera Utara Akibat Fenomena Alam Ekstrem

    14 Januari 2026
    Berita Terbaru

    GAPKI-PPKS Gelar Pelatihan Manajemen Perkebunan Sawit bersama Delegasi Tanzania

    14 Januari 2026
    Berita Terbaru

    Pemerintah Bakal Naikkan Pungutan Ekspor CPO

    13 Januari 2026
    Top Posts

    Satgas PKH Sita 47.000 Lahan Sawit DL Sitorus di Sumut

    24 April 202528,357 Views

    Ini Perbedaan Antara Pupuk Phonska dan Phonska Plus

    15 November 20239,365 Views

    Pupuk Dolomit untuk Sawit, Cocokkah?

    13 Juni 20237,565 Views

    Tekan Emisi Global, Program B40 Dipuji Malaysia

    7 Maret 20253,545 Views

    Genggam Aset Rp42,6 Triliun, Sinar Mas Jadi Perusahaan Sawit Terbesar di Indonesia

    31 Oktober 20233,134 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    • Telegram
    Facebook Instagram X (Twitter) LinkedIn Telegram WhatsApp
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    © 2026 SawitKita. Made by MR.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.