Close Menu
Sawit Kita

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Spinara Casino App: Enkel Guide för Snabb Nedladdning

    22 Agustus 2026

    An educated British No deposit Totally free Revolves Incentives within the July 2026

    22 Agustus 2026

    Casino Joy Registrering: Jämför dina alternativ för spel

    22 Agustus 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    Sawit KitaSawit Kita
    • Home
    • Sawit

      GAPKI Optimistis Inovasi dan Produktivitas Perkuat Masa Depan Sawit Indonesia

      11 Agustus 2026

      Petani-DPRD Tolak Rencana Moratorium Pendirian PKS Baru

      11 Agustus 2026

      Laba Bersih Astra Agro Rp1,10 Triliun, Melonjak 56,5%

      11 Agustus 2026

      POPSI Tagih Bukti di Balik Klaim Sukses DSI Tutup Gap Harga Ekspor Sawit

      31 Juli 2026

      Astra Agro Raih Dua Penghargaan pada Investor Gathering Kabupaten Lamandau 2026

      28 Juli 2026
    • Klinik

      PTPN IV PalmCo Jadi Lokasi Implementasi Inovasi Serangga Penyerbuk Asal Tanzania

      15 April 2026

      Grant Riset Sawit 2025: 55 Proposal Lolos Seleksi Presentasi

      11 November 2025

      Mengenal Tandan Partenokarpi dan Cara Pengendaliannya

      27 Februari 2025

      Apakah Pupuk Hayati Cocok untuk Sawit?

      30 November 2024

      Ini Manfaat Asam Humat untuk Tingkatkan Produksi Sawit

      25 November 2024
    • Pertanian

      Urgensi Cadangan Beras Pemerintah Multikualitas

      9 Juli 2026

      Pertaruhan Tugas BULOG Saat Stok Beras Jumbo

      7 Juli 2026

      Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?

      24 Juni 2026

      Tata Kelola Impor Bahan Baku Pakan Picu Jatuhnya Harga Ayam

      24 Juni 2026

      Potensi Gula Merah Sawit yang Dianak-tirikan

      23 Juni 2026
    • Indepth

      Sejarah Biodiesel di Indonesia:  Dimulai B5, Kini Telah B50

      9 Juli 2026

      Urgensi Cadangan Beras Pemerintah Multikualitas

      9 Juli 2026

      Pertaruhan Tugas BULOG Saat Stok Beras Jumbo

      7 Juli 2026

      RI Terancam Tekor Rp70,3 Triliun dari Sawit Rakyat

      2 Juli 2026

      Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?

      24 Juni 2026
    • Inovasi

      BPDP Dorong Riset Sawit Tembus Pasar

      21 Juli 2026

      Potensi Gula Merah Sawit yang Dianak-tirikan

      23 Juni 2026

      Dukung B50, Kementan Ciptakan Bioreaktor Biodiesel

      24 April 2026

      PTPN IV PalmCo Jadi Lokasi Implementasi Inovasi Serangga Penyerbuk Asal Tanzania

      15 April 2026

      China Tertarik Beli Kredit Karbon Sawit

      27 Februari 2026
    • Nasional

      Economic Frontline 2026 Bahas Arah Baru Ekonomi Indonesia di Tengah Menguatnya Peran Negara

      31 Juli 2026

      Kasus Hukum Febrie Dinilai Jadi Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara

      16 Juli 2026

      Dominasi Batu Bara Belum Berbuah Harga Optimal, Ada Indikasi Underpricing

      16 Juli 2026

      Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?

      24 Juni 2026

      Indonesia Tak Perlu Tambah Kuota Produksi Nikel

      24 Juni 2026
    • Kisah

      PTPN IV PalmCo Jadi Lokasi Implementasi Inovasi Serangga Penyerbuk Asal Tanzania

      15 April 2026
    • Korporasi

      Laba Bersih Astra Agro Rp1,10 Triliun, Melonjak 56,5%

      11 Agustus 2026

      Astra Agro Raih Dua Penghargaan pada Investor Gathering Kabupaten Lamandau 2026

      28 Juli 2026

      Agrinas Palma Bangun Ekosistem Agribisnis Perkebunan Melalui Koperasi

      14 Juli 2026

      Pertaruhan Tugas BULOG Saat Stok Beras Jumbo

      7 Juli 2026

      Astra Agro Dorong Inovasi Benih Unggul

      12 Juni 2026
    • Hilir

      Indonesia Negara Pertama di Dunia yang Terapkan Biodiesel B50

      9 Juli 2026

      Rest Area KM 57 Cikampek Jadi Saksi Peluncuran B50

      9 Juli 2026

      Sejarah Biodiesel di Indonesia:  Dimulai B5, Kini Telah B50

      9 Juli 2026

      B50 Diterapkan, Filter Bahan Bakar Fuso Jadi Perhatian

      7 Juli 2026

      Mandatori B50 Berpotensi Kerek Biaya Penambangan Sekitar 5%

      7 Juli 2026
    Button
    Sawit Kita
    Home » Revegetasi Lahan Terdegradasi dengan Mulsa dari Tankos Sawit
    Berita Terbaru

    Revegetasi Lahan Terdegradasi dengan Mulsa dari Tankos Sawit

    Tankos bisa dikembangkan ke tanah sebagai pembenah tanah dan merevegtasi lahan yang sudah terdegradasi.
    By Redaksi SawitKita30 Maret 20252,538 Views
    Facebook Twitter LinkedIn Telegram Email WhatsApp
    tandan kosong kelap sawit dapat diubah jadi mulsa
    Tandan kosong kelapa sawit dapat diubah menjadi mulsa untuk pembenah tanah.
    Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp Copy Link

    JAKARTA – Tidak ada yang tidak berguna dari setiap unsur kelapa sawit itu memang benar adanya. Cangkang sawit punya manfaat berlimpah dan semua mengetahui kalau punya nilai ekonomis yang tinggi. Limbah cair pengolahan sawit sama dan tinggi nilai ekonomisnya. Pun dengan tandan kosong kelapa sawit (TKKS) atau tankos. Selain menjadi salah satu bahan baku rompi antipeluru, limbah tankos bisa dikembangkan ke tanah sebagai pembenah tanah dan merevegtasi lahan yang sudah terdegradasi.

    Selama ini, banyak sekali cara memanfaatkan tankos. Penelitian terbaru menyingkap nilai lebih tankos sebagai mulsa. Ini bukan sembarang mulsa karena memiliki beragam manfaat, jauh lebih besar dibandingkan mulsa dari plastik. Riset tentang tankos untuk bahan mulsa dilakukan oleh Ir. Budi Rahayu dari Pusat Riset Lingkungan dan Teknologi Bersih BRIN yang didanai oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS).

    Baca Juga:
    Tandan Kosong Sawit Membuat Plafon Rumah Makin Kuat

    Hasil penelitian awal ini sudah dituangkan dalam buku Grant Riset Sawit 2024 dengan judul Pemanfaatan Biotexrile Limbah TKKS Sebagai Mulsa Pada Perkebunan Kelapa Sawit dan Revegetasi Lahan Terdegradasi. Penelitian ini berangkat dari melimpahnya tankos dari PKS (pabrik pengolahan sawit) dan lahan kritis di Indonesia yang harus dibenahi. Degradasi lahan ini yang menyebabkan produktivitas lahan, termasuk lahan sawit yang menurun.

    Berdasarkan peta dan data lahan kritis nasional tahun 2022, luas lahan kritis di Indonesia tahun 2022 seluas 12.744.925 Ha, dengan rincian dalam kawasan hutan seluas 7.410.751 Hektar, dan di luar kawasan hutan seluas 5.334.174 Ha. Luasnya lahan kritis ini sebenarnya dapat dibenahi dengan memanfaatkan limbah sawit seperti tankos yang jumlahnya sangat besar. Data Kementerian Perindustrian menyebutkan limbah tankos di Indonesia tahun 2022 saja mencapai 51 juta ton.

    Menurut Ir. Budi Rahayu, jumlah tankos yang sangat besar ini sudah cukup sebagai alasan konversi limbah biomassa menjadi produk yang lebih bermanfaat perlu diteliti. Apalagi tankos mengandung unsur hara dan bahan organik yang cukup tinggi sehingga TKKS dapat digunakan sebagai pupuk dan bahan ameliorant. Manfaat TKKS antara lain meningkatkan KTK (Kapasitas Tukar Kation) dan pH tanah, mengandung unsur N = 0,74 – 0,98 % P = 0,06 – 0,07%,K = 2,10 – 2,18%,Mg = 0,13 – 0,17.

    Dengan manfaat sebesar ini, mengubah tankos sebagai mulsa tentu sangat menarik karena mulsa ini akan meningkatkan aktivitas mikroba tanah. Mengubah tankos menjadi mulsa diawali dengan pembuatan Biotextile dari tenkos. Mulsa ini berfungsi mengurangi laju evaporasi, menghambat pertumbuhan gulma, menjaga kelembaban tanah, menjaga kestabilan mikroba tanah, mengurangi pencucian unsur hara oleh hujan, mengurangi serangan hama, mengurangi erosi dan meningkatkan C-Organik tanah.

    Baca Juga:
    Deteksi Dini Jamur Ganoderma dengan Teknologi Radar SIL

    Selain itu, pada lahan-lahan yang sudah terdegradasi, penggunaan Biotextile dapat untuk pengurangan laju aliran permukaan, erosi, longsor dan sedimentasi. Hal ini bermanfaat dan sebagai salah satu jalan keluar bagi lahan-lahan dengan potensi erosi dan longsor yang lebih besar dibandingkan lahan lainnya.

    Menurut Ir. Budi Rahayu, pengolahan tankos menjadi Biotextile melalui karakterisasi tankos, pencacahan dan pencetakan beberapa varian prototipe kepingan Biotextile. Keptingan inilah yang menjalani pengujian prototipe, pemilihan prototipe, pencetakan prototipe terpilih dan pengujian prototipe terpilih untuk mulsa kelapa sawit atau penutupan lahan terdegradasi dalam rangka pengurangan laju erosi maupun untuk mempercepat terjadinya suksesi.

    Penelitian ini terus dilakukan untuk menemukan Biotextile dari tankos sebagai mula yang paling cocok untuk perkebunan kelapa sawit maupun revegetasi lahan-lahan terdegradasi yang jumlahnya sangat luas. (NYT)

     

    Inovasi Kesuburan Tanah mulsa Pupuk non kimia tanah gambut tandan kosong sawit
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Redaksi SawitKita
    • Facebook

    Related Posts

    Berita Terbaru

    GAPKI Optimistis Inovasi dan Produktivitas Perkuat Masa Depan Sawit Indonesia

    11 Agustus 2026
    Berita Terbaru

    Petani-DPRD Tolak Rencana Moratorium Pendirian PKS Baru

    11 Agustus 2026
    Berita Terbaru

    Laba Bersih Astra Agro Rp1,10 Triliun, Melonjak 56,5%

    11 Agustus 2026
    Top Posts

    Satgas PKH Sita 47.000 Lahan Sawit DL Sitorus di Sumut

    24 April 202528,414 Views

    Ini Perbedaan Antara Pupuk Phonska dan Phonska Plus

    15 November 202310,036 Views

    Pupuk Dolomit untuk Sawit, Cocokkah?

    13 Juni 20237,644 Views

    Tekan Emisi Global, Program B40 Dipuji Malaysia

    7 Maret 20253,550 Views

    Genggam Aset Rp42,6 Triliun, Sinar Mas Jadi Perusahaan Sawit Terbesar di Indonesia

    31 Oktober 20233,218 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    • Telegram
    Facebook Instagram X (Twitter) LinkedIn Telegram WhatsApp
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    © 2026 SawitKita. Made by MR.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.