Close Menu
Sawit Kita

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pemerintah Terapkan B50 pada 1 Juli 2026, Hemat Subsidi Rp48 Triliun

    31 Maret 2026

    DSNG Kantongi Laba Rp1,8 Triliun di 2025, Melonjak 60%

    31 Maret 2026

    Prabowo: B50 Diberlakukan Tahun Ini

    30 Maret 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    Sawit KitaSawit Kita
    • Home
    • Sawit

      Pemerintah Terapkan B50 pada 1 Juli 2026, Hemat Subsidi Rp48 Triliun

      31 Maret 2026

      DSNG Kantongi Laba Rp1,8 Triliun di 2025, Melonjak 60%

      31 Maret 2026

      Prabowo: B50 Diberlakukan Tahun Ini

      30 Maret 2026

      Perang Israel & AS vs Iran: Harga CPO Meroket!

      30 Maret 2026

      Satgas PKH Raup Rp7 Triliun Denda Sawit, Ini Daftarnya

      27 Maret 2026
    • Klinik

      Grant Riset Sawit 2025: 55 Proposal Lolos Seleksi Presentasi

      11 November 2025

      Mengenal Tandan Partenokarpi dan Cara Pengendaliannya

      27 Februari 2025

      Apakah Pupuk Hayati Cocok untuk Sawit?

      30 November 2024

      Ini Manfaat Asam Humat untuk Tingkatkan Produksi Sawit

      25 November 2024

      Sekat Kanal di Lahan Gambut Tekan Emisi Gas Karbondioksida

      13 September 2024
    • Pertanian

      Prabowo Bakal Sita 4-5 Juta Ha Kebun Sawit Ilegal di 2026

      8 Januari 2026

      Ikuti Perintah KDM, Kebun Sawit di Cirebon Diganti Mangga Gincu

      8 Januari 2026

      Produsen Pupuk Bisa Ekspor Pupuk Nonsubsidi Lagi

      21 Desember 2025

      Pejabat Eselon 1 Kementan Dirombak, Suwandi Jadi Sekjen

      28 November 2025

      Catatan Produksi Beras 2025

      24 November 2025
    • Indepth

      Perang Israel & AS vs Iran: Harga CPO Meroket!

      30 Maret 2026

      Ada Transaksi Jumbo di Saham FAPA, Dikendalikan Keluarga Fangiono?

      27 Maret 2026

      ‘Bom Waktu’ Stok Jumbo Beras Bulog

      11 November 2025

      Melihat Bekantan dan Tanaman Endemik di Hutan Konservasi Astra Agro

      3 November 2025

      Digitalisasi Astra Agro Jadi Kunci Ketelusuran Sawit

      2 November 2025
    • Inovasi

      China Tertarik Beli Kredit Karbon Sawit

      27 Februari 2026

      Tim BiFlow ITS Surabaya Juara Kompetisi Inovasi Digital Sawit

      13 November 2025

      Grant Riset Sawit 2025: 55 Proposal Lolos Seleksi Presentasi

      11 November 2025

      Astra Agro Kenalkan Digitalisasi Perkebunan Sawit ke Mahasiswa Agribisnis IPB

      6 November 2025

      Astra Agro Bangun 10 Methan Capture hingga 2030

      3 November 2025
    • Nasional

      Pemerintah Terapkan B50 pada 1 Juli 2026, Hemat Subsidi Rp48 Triliun

      31 Maret 2026

      Prabowo: B50 Diberlakukan Tahun Ini

      30 Maret 2026

      Satgas PKH Raup Rp7 Triliun Denda Sawit, Ini Daftarnya

      27 Maret 2026

      Bantuan Beras-Minyak Goreng Disalurkan Minggu Depan

      22 Februari 2026

      Sawit Kunci Pemulihan Ekonomi Pasca Bencana

      11 Februari 2026
    • Kisah
    • Korporasi

      DSNG Kantongi Laba Rp1,8 Triliun di 2025, Melonjak 60%

      31 Maret 2026

      Satgas PKH Raup Rp7 Triliun Denda Sawit, Ini Daftarnya

      27 Maret 2026

      Agrinas Kolaborasi dengan Trimegah, Ini Isi Perjanjiannya

      27 Maret 2026

      Ada Transaksi Jumbo di Saham FAPA, Dikendalikan Keluarga Fangiono?

      27 Maret 2026

      Jajaran Direksi Agrinas Palma Dirombak, Mohammad Abdul Ghani Jabat Dirut

      13 Maret 2026
    • Hilir

      Pemerintah Terapkan B50 pada 1 Juli 2026, Hemat Subsidi Rp48 Triliun

      31 Maret 2026

      Alokasi B40 Naik Jadi 15,646 Juta Kiloliter

      27 Februari 2026

      MinyaKita Dijual di Atas HET, Mentan: Produsen-Distributor Harus Diproses Hukum

      22 Februari 2026

      Bantuan Beras-Minyak Goreng Disalurkan Minggu Depan

      22 Februari 2026

      Realisasi B40 Sepanjang 2025 Capai 14,2 Juta KL

      13 Januari 2026
    Button
    Sawit Kita
    Home » Gapki Keluhkan Aturan Hukum yang Tumpang Tindih
    Berita

    Gapki Keluhkan Aturan Hukum yang Tumpang Tindih

    Persoalan ini dinilai masih menjadi tantangan dan memerlukan perhatian serius.
    By Redaksi SawitKita21 Juni 202410 Views
    Facebook Twitter LinkedIn Telegram Email WhatsApp
    Sekretaris Jenderal Gapki M Hadi Sugeng Wahyudiono memaparkan materi pada Seminar Sawit “Menakar Keseimbangan Produksi CPO untuk Kebutuhan Domestik dan Eskpor: Urgensi dan Tantangan” di Jakarta, Rabu (19/6/2024)
    Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp Copy Link

    JAKARTA – Kelapa sawit merupakan komoditas minyak nabati Indonesia paling strategis dan memiliki pasar yang sangat luas. Potensi serta peluang untuk memanfaatkan industri ini bagi kesejahteraan dan pertumbuhan ekonomi industri sawit membutuhkan beberapa dukungan.

    “Perlu kepastian hukum dan pengambil kebijakan perlu menghindari peraturan yang cepat berubah serta tumpang tindih,” kata Sekretaris Jenderal Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (Gapki) M. Hadi Sugeng Wahyudiono di seminar Menakar Keseimbangan Produksi CPO untuk Kebutuhan Domestik Dan Ekspor: Urgensi dan Tantangan, di Jakarta, Rabu (19/6/2024).

    Persoalan ini dinilai masih menjadi tantangan dan memerlukan perhatian serius. Seharusnya, menurut Hadi, perusahaan-perusahaan yang sudah berjalan dan dilengkapi perizinan serta memiliki hak atas tanah yang dikeluarkan pemerintah dapat memfokuskan diri pada produksi dan peningkatan produktivitas.

    Apalagi, menyongsong Indonesia Emas 2045, kebutuhan minyak sawit untuk konsumsi dalam negeri maupun ekspor akan terus meningkat. Peningkatan ini harus diiringi dengan produksi dan produktivitas.

    “Dari proyeksi Kemenko Perekonomian yang dikutip Gapki, produksi minyak sawit menyongsong Indonesia Emas 2045 mencapai 92,44 juta ton,” lanjut Hadi. Angka ini lebih besar hampir dua kali lipat dari produksi di tahun 2024 yang mencapai 59,78 juta ton.

    Sayangnya, menurut Hadi, produksi dan peningkatan produktivitas sawit masih menjadi pekerjaan rumah yang harus dituntaskan. “Dari sisi yield, turun sejak 2010,” katanya. Situasi ini terjadi karena komposisi umur sebanyak 40% termasuk tanaman tua, yang luasnya mencapai 6,57 juta hektare (ha).

    Volume ekspor cenderung menurun juga terjadi karena pertumbuhan ekonomi negara pengimpor yang kurang baik dan pasokan minyak nabati lain juga meningkat.

    Di sisi lain, menurut Hadi, peningkatan produksi harus semakin diperhatikan mengingat rencana pemerintah baru untuk meningkatkan penggunaan minyak sawit sebagai energi melalui program biodiesel. Ada indikasi bauran minyak sawit akan mencapai 50%. Rencana ini pasti akan meningkatkan konsumsi domestik.

    “Berdasarkan hasil analisa, apabila supply dalam negeri stagnan dan demand terus bertumbuh dan volume ekspor dipertahankan di atas 30 juta ton per tahun, dalam kurun 5 tahun ke depan akan terjadi kekurangan pasokan untuk memenuhi demand baik dalam maupun luar negeri,” ujar Sekjen Gapki yang sekaligus menjabat sebagai Chief Agronomy dan Sustainability Astra Agro ini.

    Sejauh ini, menurut Hadi, dunia usaha dan pemerintah menjadikan program peremajaan sawit rakyat (PSR) sebagai solusi. Perlu terobosan lebih jauh. Dengan bibit yang lebih baik dan bantuan dana dari pemerintah, program tersebut diharapkan bisa meningkatkan produktivitas industri sawit.

    Terkait dengan tumpang tindih kebijakan, Hadi mengingatkan kembali perlunya Indonesia memiliki lembaga atau badan khusus yang menangani industri kelapa sawit. Badan ini harus terintegrasi dari hulu sampai hilir. Dengan demikian, tidak akan ada lagi tumpang tindih pengaturan, kebijakan maupun implementasi di lapangan.

    Sejumlah langkah ini sangat perlu dilakukan. Menurut Hadi Sugeng, banyak yang bisa dikontribusikan industri sawit dalam menyonsong Indonesia Emas 2045. “Industri sawit nasional perlu terus kita kawal bersama,” ujar Hadi. (SDR)

    GAPKI Perkebunan Sawit Prospek Industri Sawit 2024 Tumpang tindih aturan
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Redaksi SawitKita
    • Facebook

    Related Posts

    Berita Terbaru

    Pemerintah Terapkan B50 pada 1 Juli 2026, Hemat Subsidi Rp48 Triliun

    31 Maret 2026
    Berita Terbaru

    DSNG Kantongi Laba Rp1,8 Triliun di 2025, Melonjak 60%

    31 Maret 2026
    Berita Terbaru

    Prabowo: B50 Diberlakukan Tahun Ini

    30 Maret 2026
    Top Posts

    Satgas PKH Sita 47.000 Lahan Sawit DL Sitorus di Sumut

    24 April 202528,369 Views

    Ini Perbedaan Antara Pupuk Phonska dan Phonska Plus

    15 November 20239,540 Views

    Pupuk Dolomit untuk Sawit, Cocokkah?

    13 Juni 20237,599 Views

    Tekan Emisi Global, Program B40 Dipuji Malaysia

    7 Maret 20253,546 Views

    Genggam Aset Rp42,6 Triliun, Sinar Mas Jadi Perusahaan Sawit Terbesar di Indonesia

    31 Oktober 20233,154 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    • Telegram
    Facebook Instagram X (Twitter) LinkedIn Telegram WhatsApp
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    © 2026 SawitKita. Made by MR.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.