Close Menu
Sawit Kita

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Harga CPO Dunia Kian Melambung

    8 September 2026

    Prabowo Minta Daftar 8 Korporasi Penyebab Karhutla

    8 September 2026

    GAPKI Dorong Gotong Royong dan Kesiapsiagaan Cegah Karhutla

    8 September 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    Sawit KitaSawit Kita
    • Home
    • Sawit

      Harga CPO Dunia Kian Melambung

      8 September 2026

      Prabowo Minta Daftar 8 Korporasi Penyebab Karhutla

      8 September 2026

      GAPKI Dorong Gotong Royong dan Kesiapsiagaan Cegah Karhutla

      8 September 2026

      Posisi Petani Lemah dalam Ekosistem Industri Sawit

      31 Agustus 2026

      Satu Kelola Bentang Alam: Kunci Atasi Tantangan Pangan, Energi, dan Iklim

      31 Agustus 2026
    • Klinik

      PTPN IV PalmCo Jadi Lokasi Implementasi Inovasi Serangga Penyerbuk Asal Tanzania

      15 April 2026

      Grant Riset Sawit 2025: 55 Proposal Lolos Seleksi Presentasi

      11 November 2025

      Mengenal Tandan Partenokarpi dan Cara Pengendaliannya

      27 Februari 2025

      Apakah Pupuk Hayati Cocok untuk Sawit?

      30 November 2024

      Ini Manfaat Asam Humat untuk Tingkatkan Produksi Sawit

      25 November 2024
    • Pertanian

      Urgensi Cadangan Beras Pemerintah Multikualitas

      9 Juli 2026

      Pertaruhan Tugas BULOG Saat Stok Beras Jumbo

      7 Juli 2026

      Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?

      24 Juni 2026

      Tata Kelola Impor Bahan Baku Pakan Picu Jatuhnya Harga Ayam

      24 Juni 2026

      Potensi Gula Merah Sawit yang Dianak-tirikan

      23 Juni 2026
    • Indepth

      Sejarah Biodiesel di Indonesia:  Dimulai B5, Kini Telah B50

      9 Juli 2026

      Urgensi Cadangan Beras Pemerintah Multikualitas

      9 Juli 2026

      Pertaruhan Tugas BULOG Saat Stok Beras Jumbo

      7 Juli 2026

      RI Terancam Tekor Rp70,3 Triliun dari Sawit Rakyat

      2 Juli 2026

      Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?

      24 Juni 2026
    • Inovasi

      BPDP Dorong Riset Sawit Tembus Pasar

      21 Juli 2026

      Potensi Gula Merah Sawit yang Dianak-tirikan

      23 Juni 2026

      Dukung B50, Kementan Ciptakan Bioreaktor Biodiesel

      24 April 2026

      PTPN IV PalmCo Jadi Lokasi Implementasi Inovasi Serangga Penyerbuk Asal Tanzania

      15 April 2026

      China Tertarik Beli Kredit Karbon Sawit

      27 Februari 2026
    • Nasional

      Prabowo Minta Daftar 8 Korporasi Penyebab Karhutla

      8 September 2026

      GAPKI Dorong Gotong Royong dan Kesiapsiagaan Cegah Karhutla

      8 September 2026

      Kasus Hukum Febrie Dinilai Jadi Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara

      16 Juli 2026

      Dominasi Batu Bara Belum Berbuah Harga Optimal, Ada Indikasi Underpricing

      16 Juli 2026

      Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?

      24 Juni 2026
    • Korporasi

      Prabowo Minta Daftar 8 Korporasi Penyebab Karhutla

      8 September 2026

      Astra Agro Raih Dua Penghargaan pada Investor Gathering Kabupaten Lamandau 2026

      28 Juli 2026

      Agrinas Palma Bangun Ekosistem Agribisnis Perkebunan Melalui Koperasi

      14 Juli 2026

      Pertaruhan Tugas BULOG Saat Stok Beras Jumbo

      7 Juli 2026

      Astra Agro Dorong Inovasi Benih Unggul

      12 Juni 2026
    Button
    Sawit Kita
    Home » Dongkrak Produksi, GAPKI Siap Implementasikan PSR Kemitraan
    Berita Terbaru

    Dongkrak Produksi, GAPKI Siap Implementasikan PSR Kemitraan

    PSR jalur kemitraan strategis agar terjadinya transfer pengetahuan, keahlian dan teknologi dari para pelaku industri.
    By Redaksi20 September 202311 Views
    Facebook Twitter LinkedIn Telegram Email WhatsApp
    Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp Copy Link

    KAMPAR – Saat ini kebun petani baik plasma maupun swadaya telah menjadi bagian penting bagi industri kelapa sawit Indonesia. Besaran kebun petani sawit yang mencapai 42% kini telah memasuki masa peremajaan dengan rata-rata usia tanaman diatas 25 tahun. Terdapat 513 ribu hektar kebun sawit plasma yang tersebar di 15 provinsi dimana sebagian diantaranya adalah petani binaan anggota Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI) yang memerlukan peremajaan.

    Hal tersebut diungkapkan Ketua Umum GAPKI, Eddy Martono dalam acara Kick Off Peremajaan Sawit Rakyat (PSR) kemitraan anggota GAPKI di Kabupaten Kampar Riau, Senin (18/9/23). “Petani mitra GAPKI seharusnya sudah clean and clear memenuhi persayaratan PSR, Namun ternyata masih harus bergelut dengan berbagai permasalahan, terutama terkait dengan legalitas lahan,” kata Eddy.

    “Terkait dengan Hak Guna Usaha (HGU), adanya lahan yang terindikasi masuk dalam kawasan hutan padahal telah memiliki Sertifikat Hak Milik (SHM) padahal sudah pernah menjadi agunan di bank hingga kendala dari petaninya sendiri dimana banyak yang enggan melakukan replanting dengan alasan harga Tandan Buah Segar (TBS) yang masih tinggi,” ungkapnya.

    Menurut Eddy, petani kelapa sawit Indonesia memerlukan pendampingan yang sangat serius dari pemerintah dan juga perusahaan-perusahaan swasta agar percepatan program PSR bisa terimplementasi dengan cepat. “Kami sangat mengapresiasi lahirnya Perpres nomor tiga tahun 2022 yang membuka peluang kami (pengusaha) untuk melakukan pendampingan kepada para petani binaan dalam program PSR kemitraan,” ucap Eddy.

    Sebagaimana kita ketahui, PSR merupakan program pemerintah melalui Kementerian Pertanian untuk meningkatkan produktivitas perkebunan kelapa sawit rakyat, dengan mengganti tanaman tua atau tidak produktif dengan bibit baru yang lebih berkualitas. Eddy mengungkapkan bahwa produksi sawit dalam 5 tahun terakhir mengalami stagnasi, bahkan cenderung menurun. Padahal konsumsi minyak kelapa sawit dalam negeri terus mengalami peningkatan dari 18 juta ton menjadi 21 juta ton pada tahun 2022.

    Bisa dikatakan, permasalahan-permasalahan tersebut merupakan faktor paling critical yang menyebabkan lemahnya Implementasi Program PSR. Program yang dimotori oleh Kementerian Pertanian dan Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDKS) ini telah berjalan dari tahun 2017. Sebagaimana diketahui, para petani kelapa sawit mendapatkan bantuan sebesar 30 juta rupiah per hektar untuk melakukan PSR.

    “Hingga saat ini kami telah mengucurkan 8,8 juta triliun untuk program PSR,” ungkap Direktur Utama BPDPKS, Eddy Abdurrachman dalam kesempatan yang sama. Menurut Eddy sejak keluarnya kebijakan PSR jalur kemitraan, implementasi program ini menjadi semakin menjanjikan. Saat ini BPDPKS tengah menelaah 17 proposal PSR kemitraan yang membuatnya yakin untuk mencapai target pemerintah yakni 500 ribu dalam kurun tiga tahun kedepan. “Sepanjang tahun 2023 ini kami telah mengimplementasikan PSR kemitraan seluas lebih dari 1700 hektar yang terdiri dari tujuh proposal saja,” tegas Eddy.

    Sementara itu, Direktur Jenderal Perkebunan, Andi Nur Alam Syah, dalam sambutannya mewakili Menteri Pertanian menyampaikan apresiasi dan terima kasih yang setinggi-tingginya kepada GAPKI beserta Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit yang telah mengupayakan dan mendorong akselerasi program Peremajaan Sawit Rakyat melalui jalur kemitraan.

    PSR jalur kemitraan strategis agar terjadinya transfer pengetahuan, keahlian dan teknologi dari para pelaku industri. “Kolaborasi dalam program ini diyakini dapat mengakselerasi program serta meningkatkan produktivitas dan keuntungan bagi para petani,” tegas Andi.

    Salah satu Koperasi Petani yang kini tengah mempersiapkan program kemitraan adalah Koperasi Berkat Ridho. Koperasi yang memiliki 350 anggota Dengan total luas lahan 700 ha ini merupakan petani plasma PT Buana Wiralestari Mas. Koperasi tersebut kini telah mendapatkan dana BPDPKS untuk 138 hektar milik anggotanya dan selebihnya masih dalam proses pengumpulan dokumen.

    “Saat ini kami (Koperasi Berkat Ridho) juga tengah menunggu dana sarana dan prasarana dari BPDPKS untuk pembelian pupuk senilai 1,7 Miliar rupiah,” ucap ketua koperasi Berkat Ridho, Muhammad Misdan.

    “Kendala kami dalam program PSR ini adalah permasalahan dokumen administrasi yang disyaratkan. Banyak petani kami telah memiliki SHM namun tidak memiliki dokumen asli karena sebagian diagunkan dan atau alasan lainnya,” ungkap Misdan.

    “Melalui pola kemitraan, selain kami mendapatkan pendampingan dalam hal kelengkapan dokumen, kami juga mendapatkan solusi atas kendala pembiayaan, mendapatkan bibit unggul, pengelolaan kebun yang baik serta mekanisasi,” tambah Misdan.

    Koperasi dengan tahun tanam 1997 ini, telah menjalin kemitraan dengan perusahaan dan berkatnya telah berhasil meningkatkan produktivitas kebun. Hasil panen tandan buah segar (TBS) yang semula 10 ton per hektar per tahun, meningkat dua kali lipat menjadi 23,43 ton per hektar per tahun pada usia rata-rata tanaman 6 tahun. “Kami optimis, di usia 10-20 tahun, potensi produksi kami dapat mencapai 30 ton per hektar per tahun,” tutur Misdan.

    “Kemitraan petani serta program PSR kemitraan tidak bisa berjalan sendiri, namun seluruh stakeholder sawit harus bersinergi. Kami mengapresiasi kementrian pertanian dan BPDPKS yang begitu konsisten memberikan dukungan, lembaga perbankan dan terutama dukungan kebijakan pemerintah daerah,” ucap Direktur Utama PT Buana Wiralestari Mas, Feredy. (NYT)

     

    Bibit Sawit Petani Sawit PSR
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Redaksi

      Related Posts

      Berita Terbaru

      Harga CPO Dunia Kian Melambung

      8 September 2026
      Berita Terbaru

      Prabowo Minta Daftar 8 Korporasi Penyebab Karhutla

      8 September 2026
      Berita

      GAPKI Dorong Gotong Royong dan Kesiapsiagaan Cegah Karhutla

      8 September 2026
      Top Posts

      Satgas PKH Sita 47.000 Lahan Sawit DL Sitorus di Sumut

      24 April 202528,416 Views

      Ini Perbedaan Antara Pupuk Phonska dan Phonska Plus

      15 November 202310,086 Views

      Pupuk Dolomit untuk Sawit, Cocokkah?

      13 Juni 20237,650 Views

      Tekan Emisi Global, Program B40 Dipuji Malaysia

      7 Maret 20253,550 Views

      Genggam Aset Rp42,6 Triliun, Sinar Mas Jadi Perusahaan Sawit Terbesar di Indonesia

      31 Oktober 20233,225 Views
      Stay In Touch
      • Facebook
      • YouTube
      • TikTok
      • WhatsApp
      • Twitter
      • Instagram
      • Telegram
      Facebook Instagram X (Twitter) LinkedIn Telegram WhatsApp
      • Tentang Kami
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      © 2026 SawitKita. Made by MR.

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.