Close Menu
Sawit Kita

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Pin Up Casino Onlayn Azərbaycan

    24 Mei 2026

    Beroperasi 1 Juni 2026, Ini Tugas PT Danantara Sumber Daya Indonesia

    22 Mei 2026

    Rosan Tunjuk WNA Australia Jadi Bos Danantara Sumber Daya Indonesia

    22 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    Sawit KitaSawit Kita
    • Home
    • Sawit

      Beroperasi 1 Juni 2026, Ini Tugas PT Danantara Sumber Daya Indonesia

      22 Mei 2026

      Rosan Tunjuk WNA Australia Jadi Bos Danantara Sumber Daya Indonesia

      22 Mei 2026

      PT Danantara Sumber Daya Indonesia sebagai BUMN Eksporter Sawit

      22 Mei 2026

      Ekspor Sawit Harus Lewat Satu Pintu BUMN Khusus 

      22 Mei 2026

      Purbaya Kantongi 10 Perusahaan Manipulasi Ekspor CPO

      22 Mei 2026
    • Klinik

      PTPN IV PalmCo Jadi Lokasi Implementasi Inovasi Serangga Penyerbuk Asal Tanzania

      15 April 2026

      Grant Riset Sawit 2025: 55 Proposal Lolos Seleksi Presentasi

      11 November 2025

      Mengenal Tandan Partenokarpi dan Cara Pengendaliannya

      27 Februari 2025

      Apakah Pupuk Hayati Cocok untuk Sawit?

      30 November 2024

      Ini Manfaat Asam Humat untuk Tingkatkan Produksi Sawit

      25 November 2024
    • Pertanian

      Pelaku Usaha Industri Perberasan Berdarah-darah, Siapa yang Untung?

      11 Mei 2026

      Sampai Kapan Pelaku Usaha Industri Perberasan Merugi?

      6 Mei 2026

      BULOG dan 100 Infrastruktur Pascapanen: Pembelajaran dari Masa Lalu

      1 Mei 2026

      Pelaku Usaha Industri Daging Sapi Berdarah-darah, Siapa Diuntungkan?

      24 April 2026

      Dukung B50, Kementan Ciptakan Bioreaktor Biodiesel

      24 April 2026
    • Indepth

      B50 dan Neraca Sawit Indonesia

      6 Mei 2026

      BULOG dan 100 Infrastruktur Pascapanen: Pembelajaran dari Masa Lalu

      1 Mei 2026

      Pelaku Usaha Industri Daging Sapi Berdarah-darah, Siapa Diuntungkan?

      24 April 2026

      Perang Israel & AS vs Iran: Harga CPO Meroket!

      30 Maret 2026

      Ada Transaksi Jumbo di Saham FAPA, Dikendalikan Keluarga Fangiono?

      27 Maret 2026
    • Inovasi

      RI Optimalkan Sumber Daya Genetik Sawit Asal Tanzania

      6 Mei 2026

      Dukung B50, Kementan Ciptakan Bioreaktor Biodiesel

      24 April 2026

      PTPN IV PalmCo Jadi Lokasi Implementasi Inovasi Serangga Penyerbuk Asal Tanzania

      15 April 2026

      China Tertarik Beli Kredit Karbon Sawit

      27 Februari 2026

      Tim BiFlow ITS Surabaya Juara Kompetisi Inovasi Digital Sawit

      13 November 2025
    • Nasional

      PT Danantara Sumber Daya Indonesia sebagai BUMN Eksporter Sawit

      22 Mei 2026

      Ekspor Sawit Harus Lewat Satu Pintu BUMN Khusus 

      22 Mei 2026

      B50 Berisiko Jadi Beban Fiskal Baru dan Gerus Devisa Ekspor Sawit

      22 Mei 2026

      Prabowo: Harga Sawit Harus Ditentukan Indonesia, Bukan Negara Lain!

      22 Mei 2026

      Firman Soebagyo Desak Pemerintah Segera Susun UU Khusus Kelapa Sawit

      13 Mei 2026
    • Kisah

      PTPN IV PalmCo Jadi Lokasi Implementasi Inovasi Serangga Penyerbuk Asal Tanzania

      15 April 2026
    • Korporasi

      Beroperasi 1 Juni 2026, Ini Tugas PT Danantara Sumber Daya Indonesia

      22 Mei 2026

      PT Danantara Sumber Daya Indonesia sebagai BUMN Eksporter Sawit

      22 Mei 2026

      Ekspor Sawit Harus Lewat Satu Pintu BUMN Khusus 

      22 Mei 2026

      Satgas PKH Bakal Serahkan Duit Rp10,2 Triliun ke Pemerintah

      13 Mei 2026

      Agrinas Palma Rekrut Ratusan Warga NTT sebagai Tenaga Pemanen Sawit

      6 Mei 2026
    • Hilir

      Ketinggalan Jauh, Malaysia Baru Akan Terapkan B15

      5 Mei 2026

      Aman, Uji Coba B50 Pada Mesin Diesel Sesuai Spesifikasi

      24 April 2026

      Harga Patokan B50 Bakal Dirilis Tiap Bulan

      24 April 2026

      Pemerintah Terapkan B50 pada 1 Juli 2026, Hemat Subsidi Rp48 Triliun

      31 Maret 2026

      Alokasi B40 Naik Jadi 15,646 Juta Kiloliter

      27 Februari 2026
    Button
    Sawit Kita
    Home » Gawat, Tiga Juta Petani Sawit Terancam Kebijakan EUDR
    Berita

    Gawat, Tiga Juta Petani Sawit Terancam Kebijakan EUDR

    Tantangan terberat bagi petani sawit Indonesia terletak pada ketelusuran atau traceability karena sebagian besar dari mereka bergantung pada pihak perantara dalam melakukan bisnis, sehingga melacak buah kelapa sawit hingga ke asalnya akan sulit dilakukan.
    By Redaksi SawitKita6 November 202311 Views
    Facebook Twitter LinkedIn Telegram Email WhatsApp
    Sekretaris Jenderal Council of Palm oil Producing Countries (CPOPC) pada sesi konferensi pers di acara Indonesian Palm Oil Conference (IPOC) 2023 di Nusa Dua, Bali, Jumat (2/11/2023). (Foto: Humas GAPKI)
    Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp Copy Link

    NUSA DUA – Sebanyak tiga juga petani sawit di seluruh dunia paling terancam dengan penerapan kebijakan European Union Deforestasion-Free Regulation (EUDR) yang diberlakukan oleh UE (Uni Eropa) di tanggal 16 Mei 2023 lalu. Pasalnya, ada kesenjangan antara regulasi EUDR dan kondisi di lapangan yang dihadapi petani sawit sehari-hari.

    Hal ini diungkapkan oleh Rizal Afandi Lukman selaku Sekretaris Jendral CPOPC (Council of Palm oil Producing Countries) di IPOC (Indonesian Palm Oil Conference) 2023 di Nusa Dua, Bali, Jumat (2/11/2023).

    Menurut Rizal, tantangan terberat bagi petani sawit Indonesia terletak pada ketelusuran atau traceability karena sebagian besar dari mereka bergantung pada pihak perantara dalam melakukan bisnis, sehingga melacak buah kelapa sawit hingga ke asalnya akan sulit dilakukan.

    Tanpa kehadiran EUDR, dia menilai petani sawit Indonesia sudah mengalami tantangan dan masih membutuhkan bimbingan dalam memenuhi kriteria keberlanjutan industri sawit karena manajemen kelompok tani yang belum terorganisir, kurangnya akses pada alat pertanian yang berkualitas dan pendanaan. “Tidak hanya di Indonesia, namun kebijakan EUDR akan berdampak kepada lebih dari 3 juta petani sawit di seluruh dunia,” ujar Rizal.

    Ditambahkannya, berdasarkan standard UE, Indonesia dinilai sebagai negara dengan penghasil komoditas yang memiliki resiko deforestasi tinggi, salah satunya melalui ekspor minyak kelapa sawit. Meskipun kebijakan ini bertujuan untuk mengurangi deforestasi di berbagai negara, namun terjadi ketimpangan antara tuntutan UE dan regulasi di lapangan.

    Pada kesempatan yang sama, Duta Besar Indonesia untuk Belgia, Luxembourg dan Uni Eropa Andri Hadi mengatakan jika hal ini terus berlanjut, maka petani sawit dari berbagai belahan dunia akan hilang dari rantai pasok.

    Padahal, petani sawit sendiri merupakan pilar yang penting dalam industri sawit di Indonesia oleh karena kontribusinya yang berkisar di angka 41% (2,6 juta petani sawit Indonesia).

    “Melalui kebijakan ini UE memang akan diuntungkan dengan mendapatkan harga yang stabil dari berbagai komoditas yang masuk ke wilayahnya, namun di sisi lain negara produsen akan dirugikan dengan berbagai kebijakan yang dibebankan,” ujar Andri.

    Di sisi lain, Agus Purnomo, Direktur PT SMART TBK mempertanyakan keputusan UE untuk tidak mempertimbangkan kebijakan negara setempat sebagai tolak ukur penilaian keberlanjutan suatu komoditas.

    Terkait permasalahan antara kebijakan EUDR dan petani sawit, CPOC telah membentuk joint task force atau gugus tugas dengan UE dalam menjembatani regulasi EUDR dengan kondisi petani sawit dunia. Salah satu kegiatannya adalah melalui small holder workshop di Malaka, di mana para petani dapat menyuarakan pendapat mereka terkait EUDR.

    “Benchmarking yang terdapat di dalam EUDR seharusnya memperhitungkan periode dari deforestasi itu sendiri. Jika deforestasi dihitung berdasarkan periode terbaru, maka Indonesia bukanlah negara dengan resiko deforestasi tinggi. Sebab Indonesia telah mengalami penurun sebanyak 74% dalam 4 tahun terakhir,” ujar Agus Purnomo.

    Keberatan Indonesia terkait regulasi EUDR tidak dilandasi oleh penolakan terhadap konsep keberlanjutan, namun justru berhubungan terhadap ketimpangan antara regulasi EUDR dan kondisi di negara eksportir. Indonesia telah melawan deforestasi sejak lama dan dalam 4 tahun terakhir laju deforestasi Indonesia telah mengalami penurunan.

    “Saya percaya tidak ada satu negara pun yang melakukan deforestasi secara sengaja. Oleh karena itu kita sejalan dengan negara lain dalam memerangi deforestasi,” ujar Dubes Andri Hadi. (SDR)

    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Redaksi SawitKita
    • Facebook

    Related Posts

    Berita

    Pin Up Casino Onlayn Azərbaycan

    24 Mei 2026
    Berita Terbaru

    Beroperasi 1 Juni 2026, Ini Tugas PT Danantara Sumber Daya Indonesia

    22 Mei 2026
    Berita Terbaru

    Rosan Tunjuk WNA Australia Jadi Bos Danantara Sumber Daya Indonesia

    22 Mei 2026
    Top Posts

    Satgas PKH Sita 47.000 Lahan Sawit DL Sitorus di Sumut

    24 April 202528,385 Views

    Ini Perbedaan Antara Pupuk Phonska dan Phonska Plus

    15 November 20239,714 Views

    Pupuk Dolomit untuk Sawit, Cocokkah?

    13 Juni 20237,613 Views

    Tekan Emisi Global, Program B40 Dipuji Malaysia

    7 Maret 20253,547 Views

    Genggam Aset Rp42,6 Triliun, Sinar Mas Jadi Perusahaan Sawit Terbesar di Indonesia

    31 Oktober 20233,174 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    • Telegram
    Facebook Instagram X (Twitter) LinkedIn Telegram WhatsApp
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    © 2026 SawitKita. Made by MR.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.