Close Menu
Sawit Kita

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Posisi Petani Lemah dalam Ekosistem Industri Sawit

    31 Agustus 2026

    Satu Kelola Bentang Alam: Kunci Atasi Tantangan Pangan, Energi, dan Iklim

    31 Agustus 2026

    Legalitas Lahan Kunci Percepatan PSR dan Keberlanjutan Sawit

    31 Agustus 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    Sawit KitaSawit Kita
    • Home
    • Sawit

      Posisi Petani Lemah dalam Ekosistem Industri Sawit

      31 Agustus 2026

      Satu Kelola Bentang Alam: Kunci Atasi Tantangan Pangan, Energi, dan Iklim

      31 Agustus 2026

      Legalitas Lahan Kunci Percepatan PSR dan Keberlanjutan Sawit

      31 Agustus 2026

      Eksplorasi Konsep Nexus Baru (7 TAS+): Solusi Holistik Tata Kelola Sawit Berkelanjutan

      31 Agustus 2026

      RSI Tegaskan Peran Strategis Sawit dalam Kemandirian Pangan dan Energi

      31 Agustus 2026
    • Klinik

      PTPN IV PalmCo Jadi Lokasi Implementasi Inovasi Serangga Penyerbuk Asal Tanzania

      15 April 2026

      Grant Riset Sawit 2025: 55 Proposal Lolos Seleksi Presentasi

      11 November 2025

      Mengenal Tandan Partenokarpi dan Cara Pengendaliannya

      27 Februari 2025

      Apakah Pupuk Hayati Cocok untuk Sawit?

      30 November 2024

      Ini Manfaat Asam Humat untuk Tingkatkan Produksi Sawit

      25 November 2024
    • Pertanian

      Urgensi Cadangan Beras Pemerintah Multikualitas

      9 Juli 2026

      Pertaruhan Tugas BULOG Saat Stok Beras Jumbo

      7 Juli 2026

      Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?

      24 Juni 2026

      Tata Kelola Impor Bahan Baku Pakan Picu Jatuhnya Harga Ayam

      24 Juni 2026

      Potensi Gula Merah Sawit yang Dianak-tirikan

      23 Juni 2026
    • Indepth

      Sejarah Biodiesel di Indonesia:  Dimulai B5, Kini Telah B50

      9 Juli 2026

      Urgensi Cadangan Beras Pemerintah Multikualitas

      9 Juli 2026

      Pertaruhan Tugas BULOG Saat Stok Beras Jumbo

      7 Juli 2026

      RI Terancam Tekor Rp70,3 Triliun dari Sawit Rakyat

      2 Juli 2026

      Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?

      24 Juni 2026
    • Inovasi

      BPDP Dorong Riset Sawit Tembus Pasar

      21 Juli 2026

      Potensi Gula Merah Sawit yang Dianak-tirikan

      23 Juni 2026

      Dukung B50, Kementan Ciptakan Bioreaktor Biodiesel

      24 April 2026

      PTPN IV PalmCo Jadi Lokasi Implementasi Inovasi Serangga Penyerbuk Asal Tanzania

      15 April 2026

      China Tertarik Beli Kredit Karbon Sawit

      27 Februari 2026
    • Nasional

      Kasus Hukum Febrie Dinilai Jadi Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara

      16 Juli 2026

      Dominasi Batu Bara Belum Berbuah Harga Optimal, Ada Indikasi Underpricing

      16 Juli 2026

      Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?

      24 Juni 2026

      Indonesia Tak Perlu Tambah Kuota Produksi Nikel

      24 Juni 2026

      Penolakan Puluhan Desa Atas Beras Bantuan Bulog: “Bom Waktu” Mulai Menyala?

      11 Juni 2026
    • Korporasi

      Astra Agro Raih Dua Penghargaan pada Investor Gathering Kabupaten Lamandau 2026

      28 Juli 2026

      Agrinas Palma Bangun Ekosistem Agribisnis Perkebunan Melalui Koperasi

      14 Juli 2026

      Pertaruhan Tugas BULOG Saat Stok Beras Jumbo

      7 Juli 2026

      Astra Agro Dorong Inovasi Benih Unggul

      12 Juni 2026

      Penolakan Puluhan Desa Atas Beras Bantuan Bulog: “Bom Waktu” Mulai Menyala?

      11 Juni 2026
    Button
    Sawit Kita
    Home » Indonesia Terus Lobi Uni Eropa untuk Perlonggar Syarat EUDR
    Berita Terbaru

    Indonesia Terus Lobi Uni Eropa untuk Perlonggar Syarat EUDR

    Indonesia mencoba mencari solusi atas dampak EUDR dengan membentuk AHJTF on EUDR bersama Malaysia dan UE.
    By Redaksi16 Januari 202421 Views
    Facebook Twitter LinkedIn Telegram Email WhatsApp
    Ketua Forum Pejabat Senior Council of Palm Oil Producing Countries (CPOPC) Musdhalifah Machmud.
    Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp Copy Link

    JAKARTA – Pemerintah Indonesia melalui Gugus Tugas Ad Hoc (Ad Hoc Joint Task Force/AHJTF) terus berkomunikasi dengan Uni Eropa (UE) agar syarat dan ketentuan dalam European Union Deforestation-Free Regulation (EUDR) lebih diperlonggar.

    Terdapat lima klausul yang dibahas dalam AHJTF yang dibentuk oleh RI, Malaysia, dan UE tersebut. Kelima klausul tersebut yakni inklusivitas petani kecil, keberlanjutan (sustainability), benchmarking, ketertelusuran (traceability), dan kerahasiaan data. AHJTF akan melakukan pertemuan pada 2 Februari 2024 mendatang.

    Menurut Ketua Forum Pejabat Senior Council of Palm Oil Producing Countries (CPOPC) Musdhalifah Machmud, Indonesia mencoba mencari solusi atas dampak EUDR dengan membentuk AHJTF on EUDR bersama Malaysia dan UE. Adapun sekretariatnya ada di CPOPC.

    “Untuk EUDR, kami punya AHJTF on EUDR dan saya PIC (person in charge) Indonesia. Kita bersama Malaysia. Yang kita kupas itu isi EUDR untuk mendapatkan solusi apa yang bisa kita usulkan (ke UE). Ada lima pekerjaan yang kita bahas dan tindak lanjuti. Nanti 2 Februari 2024, kita akan lakukan pertemuan. Kalau ada masukan soal solusi EUDR silahkan,” ungkap Musdhalifah saat Refleksi Industri Sawit 2023 dan Tantangan Masa Depan: Mau Dibawa ke Mana Sawit Kita? yang digelar Rumah Sawit Indonesia (RSI), Rabu (10/01/2024).

    Musdhalifah merinci lima hal yang dibahas dalam AHJTF on EUDR tersebut, pertama, inklusivitas petani kecil (smallholder). Indonesia dan Malaysia, termasuk negara produsen sawit lainnya, tidak ingin petani kecil terpinggirkan karena adanya EUDR dan akan berupaya melawan apabila itu terjadi.

    Kedua, keberlanjutan (sustainability). Hal itu mengingat UE melalui EUDR tidak mengakui semua sertifikasi keberlanjutan di negara-negara produsen sawit. Untuk uji tuntas (due diligence) sendiri, mereka mau mengakui sertifikat sustainability yang sudah diakui peraturan di negara tersebut sebagai sustainability yang diakomodir.

    “Ketiga, benchmarking. UE akan membagi negara menjadi kelompok high risk, low risk, dan standard risk dari sisi deforestasi,” papar Musdhalifah.

    Pembahasan keempat menyangkut ketertelusuran (traceability), rantai pasok (supply chain) dari minyak sawit. Pelaku industri menyebutkan, untuk satu kontainer minyak sawit butuh 1,2 juta dokumen agar petani kecil bisa memenuhi aspek traceability.

    “Itu adalah sesuatu yang impossible kalau kita kerjakan. Hal inilah yang perlu kita komunikasikan dengan UE melalui AHJTF,” jelas Musdhalifah.

    Sedangkan klausul kelima menyangkut kerahasiaan data. “Untuk aspek traceability mungkin (data) kita bisa penuhi, tapi data sumber daya alam itu rahasia negara. Ini yang akan kita komunikasikan dan tindak lanjuti,” jelas dia.

    Kick-off meeting AHJTF on EUDR pertama kali digelar di Jakarta pada 4 Agustus 2023 setelah RI dan Malaysia melakukan joint mission bersama ke Brussels pada 30-31 Mei 2023. (SDR)

    CPO CPOPC EUDR Kelapa Sawit Uni Eropa
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Redaksi

      Related Posts

      Berita Terbaru

      Posisi Petani Lemah dalam Ekosistem Industri Sawit

      31 Agustus 2026
      Berita Terbaru

      Satu Kelola Bentang Alam: Kunci Atasi Tantangan Pangan, Energi, dan Iklim

      31 Agustus 2026
      Berita Terbaru

      Legalitas Lahan Kunci Percepatan PSR dan Keberlanjutan Sawit

      31 Agustus 2026
      Top Posts

      Satgas PKH Sita 47.000 Lahan Sawit DL Sitorus di Sumut

      24 April 202528,415 Views

      Ini Perbedaan Antara Pupuk Phonska dan Phonska Plus

      15 November 202310,081 Views

      Pupuk Dolomit untuk Sawit, Cocokkah?

      13 Juni 20237,650 Views

      Tekan Emisi Global, Program B40 Dipuji Malaysia

      7 Maret 20253,550 Views

      Genggam Aset Rp42,6 Triliun, Sinar Mas Jadi Perusahaan Sawit Terbesar di Indonesia

      31 Oktober 20233,221 Views
      Stay In Touch
      • Facebook
      • YouTube
      • TikTok
      • WhatsApp
      • Twitter
      • Instagram
      • Telegram
      Facebook Instagram X (Twitter) LinkedIn Telegram WhatsApp
      • Tentang Kami
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      © 2026 SawitKita. Made by MR.

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.