Close Menu
Sawit Kita

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Apakah Pencabutan Izin Dapat Menyelesaikan Masalah?

    6 Desember 2025

    Mentan Apresiasi Kepedulian GAPKI pada Gerakan Donasi Bencana Sumatera

    6 Desember 2025

    Pakar Sayangkan Dugaan Kebun Sawit Picu Banjir di Sumatera

    4 Desember 2025
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    Sawit KitaSawit Kita
    • Home
    • Sawit

      Apakah Pencabutan Izin Dapat Menyelesaikan Masalah?

      6 Desember 2025

      Mentan Apresiasi Kepedulian GAPKI pada Gerakan Donasi Bencana Sumatera

      6 Desember 2025

      Pakar Sayangkan Dugaan Kebun Sawit Picu Banjir di Sumatera

      4 Desember 2025

      GAPKI Bantu Korban Siklon Tropis Senyar melalui Kementan

      4 Desember 2025

      Industri Sawit Berkomitmen terhadap Hak Anak dan Pekerja Perempuan

      2 Desember 2025
    • Klinik

      Grant Riset Sawit 2025: 55 Proposal Lolos Seleksi Presentasi

      11 November 2025

      Mengenal Tandan Partenokarpi dan Cara Pengendaliannya

      27 Februari 2025

      Apakah Pupuk Hayati Cocok untuk Sawit?

      30 November 2024

      Ini Manfaat Asam Humat untuk Tingkatkan Produksi Sawit

      25 November 2024

      Sekat Kanal di Lahan Gambut Tekan Emisi Gas Karbondioksida

      13 September 2024
    • Pertanian

      Pejabat Eselon 1 Kementan Dirombak, Suwandi Jadi Sekjen

      28 November 2025

      Catatan Produksi Beras 2025

      24 November 2025

      ‘Bom Waktu’ Stok Jumbo Beras Bulog

      11 November 2025

      Catatan Setahun Prabowo-Gibran di Bidang Pangan

      20 Oktober 2025

      Harapan untuk Pemerintah 

      6 Oktober 2025
    • Indepth

      ‘Bom Waktu’ Stok Jumbo Beras Bulog

      11 November 2025

      Melihat Bekantan dan Tanaman Endemik di Hutan Konservasi Astra Agro

      3 November 2025

      Digitalisasi Astra Agro Jadi Kunci Ketelusuran Sawit

      2 November 2025

      39% Lahan Sitaan Satgas PKH Tak Ada Tanaman Sawit

      27 Oktober 2025

      B50 Gerus Neraca Perdagangan Rp18,15 Triliun

      21 Oktober 2025
    • Inovasi

      Tim BiFlow ITS Surabaya Juara Kompetisi Inovasi Digital Sawit

      13 November 2025

      Grant Riset Sawit 2025: 55 Proposal Lolos Seleksi Presentasi

      11 November 2025

      Astra Agro Kenalkan Digitalisasi Perkebunan Sawit ke Mahasiswa Agribisnis IPB

      6 November 2025

      Astra Agro Bangun 10 Methan Capture hingga 2030

      3 November 2025

      Digitalisasi Astra Agro Jadi Kunci Ketelusuran Sawit

      2 November 2025
    • Nasional

      Apakah Pencabutan Izin Dapat Menyelesaikan Masalah?

      6 Desember 2025

      Pakar Sayangkan Dugaan Kebun Sawit Picu Banjir di Sumatera

      4 Desember 2025

      GAPKI Bantu Korban Siklon Tropis Senyar melalui Kementan

      4 Desember 2025

      Nila Riana Perempuan Pertama Pimpin APINDO Riau

      1 Desember 2025

      Minyak Goreng Impor Ilegal Masuk Lewat Batam

      26 November 2025
    • Kisah
    • Korporasi

      Astra Agro Bukukan Capaian Pengurangan Emisi GRK

      28 November 2025

      Sawit Sumbermas Akuisisi Saham SML Rp1,6 Triliun

      27 November 2025

      POSCO Akuisisi Sampoerna Agro Senilai Rp9,44 Triliun

      24 November 2025

      Dukung Transisi Hijau Industri Sawit, BNI Rilis ESG Advisory

      20 November 2025

      Sawit Sumbermas Sarana Dapat Kredit Rp5,2 Triliun 

      20 November 2025
    • Hilir

      Program Biodiesel Ciptakan 2 Juta Lapangan Kerja

      14 November 2025

      UKM dan Koperasi Jadi Pemicu Kemajuan Sawit

      24 Oktober 2025

      Jadikan Harga CPO dan Minyak Bumi sebagai Acuan dalam Penerapan Mandatori Biodiesel

      20 Oktober 2025

      Eropa Banding Putusan WTO soal Sengketa Biodiesel, Mendag: Hanya Ulur Waktu

      7 Oktober 2025

      Harga Biodiesel Oktober Turun Jadi Rp13.921/Liter

      7 Oktober 2025
    Button
    Sawit Kita
    Home » Musim Mas Latih Petani Perempuan dan Istri Petani tentang Nutrisi dan Kesehatan
    Berita Terbaru

    Musim Mas Latih Petani Perempuan dan Istri Petani tentang Nutrisi dan Kesehatan

    Dipilihnya tema tersebut mengingat perempuan memiliki peranan penting bagi keluarga dan keberlanjutan industri kelapa sawit.
    By Redaksi SawitKita13 Desember 202311 Views
    Facebook Twitter LinkedIn Telegram Email WhatsApp
    (Dari kiri ke kanan) General Manager of Programs & Projects, Musim Mas Rob Nicholls; Women Smallholders Program-Project Leader, Musim Mas Linda Wati; Dosen Prodi Pendidikan Dokter, Fakultas Kedokteran Universitas Sumatera Utara (USU) Putri C. Eyanoer; dan Dosen di Program Studi Antropologi Sosial di FISIP USU Fotarisman Zaluchu.
    Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp Copy Link

    JAKARTA – Musim Mas Group, salah satu perusahaan kelapa sawit terintegrasi terbesar di dunia, memberdayakan petani perempuan dan istri petani melalui pelatihan nutrisi dan kesehatan, literasi keuangan, dan peluang bisnis rumahan.

    Tiga tema tersebut muncul dari survei terhadap calon peserta yang dilakukan sebelum program ini dimulai. Untuk memulai program ini, Musim Mas melakukan pelatihan terkait nutrisi dan kesehatan keluarga.

    Linda Wati, Women Smallholders Program-Project Leader, Musim Mas mengatakan dipilihnya tema tersebut mengingat perempuan memiliki peranan penting bagi keluarga dan keberlanjutan industri kelapa sawit.

    “Karena itu, Women Smallholders Program dihadirkan untuk memberdayakan petani perempuan dan istri petani melalui berbagai pelatihan yang menekankan aspek sosial-ekonomi agar dapat memaksimalkan potensi yang dimiliki, sehingga mereka mendapatkan kesempatan untuk berkontribusi lebih di dalam keluarga,” kata Linda Wati pada acara pemaparan hasil implementasi Women Smallholders Program di Jakarta, Selasa (12/12/2023).

    Dalam melaksanakan program ini, Musim Mas bekerjasama dengan dua akademisi dari Universitas Sumatera Utara (USU), yaitu Dr. Fotarisman Zaluchu, S.K.M, M.P.H dan Dr. Putri C. Eyanoer, MS.Epi, Ph.D.

    Pelatihan perdana ini diikuti 500 perempuan dari Kabupaten Rokan Hilir, Rokan Hulu, dan Kabupaten Pelalawan di Provinsi Riau. Melalui tiga kali tatap muka, dengan materi yang berbeda, pelatihan menggunakan pendekatan participatory, reflective, dan interactive, mengombinasikan modul dengan games, diskusi, dan aktivitas peserta. Tujuannya agar peserta dapat mengingat keseluruhan materi untuk digunakan dalam praktik perilaku secara mandiri setelah pelatihan selesai.

    Sebelum setiap pertemuan dilakukan, para peserta juga menjalani cek kesehatan berupa pencatatan berat dan tinggi badan, tekanan darah, kadar gula darah, asam urat, dan kolesterol. Program pelatihan yang berlangsung selama enam minggu ini juga menggunakan metode pendampingan perilaku menggunakan kalender kesehatan dan grup whatsapp.

    Implementasi program perdana yang dilaksanakan Mei-Oktober 2023 ini, dinilai berhasil, dan akan diteruskan untuk diterapkan di wilayah lain tahun depan. “Musim Mas juga membuka peluang kolaborasi bagi stakeholders yang ingin menjalankan program ini,” kata Linda Wati.

    Fotarisman Zaluchu mengatakan, peserta sebagian besar awam dengan istilah-istilah kesehatan. Karena itu, pihaknya memberikan informasi yang mudah dipahami oleh peserta. Dirinya mengembangkan teknik belajar yang edukatif tetapi menyenangkan, di mana penyampaian materi dilakukan secara dialogis, melibatkan indra, dan membangkitkan semangat.

    “Kami menyampaikan materi sesuai dengan konteks keseharian mereka, dan dari awal, menjelaskan juga kesulitan-kesulitan yang akan mereka hadapi. Model pembelajaran seperti ini ternyata menyenangkan bagi mereka,” kata Fotarisman.

    Sementara itu Putri C. Eyanoer mengatakan bahwa program ini memiliki framework yang tepat dengan memilih para ibu sebagai target peserta pelatihan. Pengaruh Ibu pada keluarga terlihat dengan mengajak suami untuk hidup sehat, tentu dengan segala keterbatasannya.

    Efek domino memang hanya bisa didapat melalui komitmen yang kuat untuk mewujudkannya. “Mulai dari mengajak suami untuk ikut menerapkan apa yang didapat dalam pelatihan, sehingga bisa merasakan manfaatnya bersama, dan melalui unggahan di grup whatsapp, dapat memotivasi ibu dan pasangan lain untuk melakukan program bersama,” kata Putri.

    Dari sisi peserta, Roslina Tampubolon, petani perempuan di Kabupaten Rokan Hilir, mengatakan, “Kalau memikirkan masa depan anak saya, saya ingin sehat. Saya merombak habis kebiasaan, dan beralih mengonsumsi makanan sehat, sehingga kini dari bangun tidur, rasanya penuh energi. Saya juga berbagi dan mengajak keluarga dan teman-teman untuk hidup sehat,” ujar Roslina.

    Musim Mas optimistis bahwa program ini bisa terus dikembangkan dan diterapkan di daerah-daerah lainnya, mengingat program ini berkontribusi langsung dalam pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) di Indonesia, khususnya Tanpa Kelaparan, Kesetaraan Gender, serta Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi.

    Perluasan program juga dapat dilakukan dengan memberdayakan para petani perempuan atau istri petani yang sudah mendapatkan pelatihan untuk berbagi dengan anggota keluarga atau komunitasnya.

    “Setelah pelatihan nutrisi dan kesehatan keluarga, selanjutnya kami akan merancang pelatihan terkait literasi keuangan dan peluang bisnis rumahan. Karena itu, Musim Mas menyambut baik seluruh stakeholders yang ingin berkolaborasi, untuk meningkatkan kehidupan keluarga petani swadaya di Indonesia,” kata Linda Wati. (SDR)

    keberlanjutan kelapa sawit Kesehatan Petani Musim Mas Nutrisi Petani Pemberdayaan Petani Perempuan Petani Binaan
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Redaksi SawitKita
    • Facebook

    Related Posts

    Berita Terbaru

    Apakah Pencabutan Izin Dapat Menyelesaikan Masalah?

    6 Desember 2025
    Berita Terbaru

    Mentan Apresiasi Kepedulian GAPKI pada Gerakan Donasi Bencana Sumatera

    6 Desember 2025
    Berita Terbaru

    Pakar Sayangkan Dugaan Kebun Sawit Picu Banjir di Sumatera

    4 Desember 2025
    Top Posts

    Satgas PKH Sita 47.000 Lahan Sawit DL Sitorus di Sumut

    24 April 202528,344 Views

    Ini Perbedaan Antara Pupuk Phonska dan Phonska Plus

    15 November 20239,298 Views

    Pupuk Dolomit untuk Sawit, Cocokkah?

    13 Juni 20237,548 Views

    Tekan Emisi Global, Program B40 Dipuji Malaysia

    7 Maret 20253,542 Views

    Genggam Aset Rp42,6 Triliun, Sinar Mas Jadi Perusahaan Sawit Terbesar di Indonesia

    31 Oktober 20233,113 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    • Telegram
    Facebook Instagram X (Twitter) LinkedIn Telegram WhatsApp
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    © 2025 SawitKita. Made by MR.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.