Close Menu
Sawit Kita

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Mandatori B50 Berpotensi Kerek Biaya Penambangan Sekitar 5%

    7 Juli 2026

    B50 Dongkrak Nilai Tukar Rupiah dan Neraca Perdagangan

    7 Juli 2026

    Pertaruhan Tugas BULOG Saat Stok Beras Jumbo

    7 Juli 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    Sawit KitaSawit Kita
    • Home
    • Sawit

      Mandatori B50 Berpotensi Kerek Biaya Penambangan Sekitar 5%

      7 Juli 2026

      B50 Dongkrak Nilai Tukar Rupiah dan Neraca Perdagangan

      7 Juli 2026

      RI Terancam Tekor Rp70,3 Triliun dari Sawit Rakyat

      2 Juli 2026

      GAPKI Ungkap Tiga Modus Under Invoicing, Apa Saja Itu?

      2 Juli 2026

      Mesir Tak Persoalkan Impor CPO Melalui DSI, Dubes: Yang Penting Lancar

      2 Juli 2026
    • Klinik

      PTPN IV PalmCo Jadi Lokasi Implementasi Inovasi Serangga Penyerbuk Asal Tanzania

      15 April 2026

      Grant Riset Sawit 2025: 55 Proposal Lolos Seleksi Presentasi

      11 November 2025

      Mengenal Tandan Partenokarpi dan Cara Pengendaliannya

      27 Februari 2025

      Apakah Pupuk Hayati Cocok untuk Sawit?

      30 November 2024

      Ini Manfaat Asam Humat untuk Tingkatkan Produksi Sawit

      25 November 2024
    • Pertanian

      Pertaruhan Tugas BULOG Saat Stok Beras Jumbo

      7 Juli 2026

      Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?

      24 Juni 2026

      Tata Kelola Impor Bahan Baku Pakan Picu Jatuhnya Harga Ayam

      24 Juni 2026

      Potensi Gula Merah Sawit yang Dianak-tirikan

      23 Juni 2026

      Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan

      23 Juni 2026
    • Indepth

      Pertaruhan Tugas BULOG Saat Stok Beras Jumbo

      7 Juli 2026

      RI Terancam Tekor Rp70,3 Triliun dari Sawit Rakyat

      2 Juli 2026

      Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?

      24 Juni 2026

      Potensi Gula Merah Sawit yang Dianak-tirikan

      23 Juni 2026

      Mengapa Menaikkan HET Minyakita Bukan Solusi?

      11 Juni 2026
    • Inovasi

      Potensi Gula Merah Sawit yang Dianak-tirikan

      23 Juni 2026

      Dukung B50, Kementan Ciptakan Bioreaktor Biodiesel

      24 April 2026

      PTPN IV PalmCo Jadi Lokasi Implementasi Inovasi Serangga Penyerbuk Asal Tanzania

      15 April 2026

      China Tertarik Beli Kredit Karbon Sawit

      27 Februari 2026

      Tim BiFlow ITS Surabaya Juara Kompetisi Inovasi Digital Sawit

      13 November 2025
    • Nasional

      Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?

      24 Juni 2026

      Indonesia Tak Perlu Tambah Kuota Produksi Nikel

      24 Juni 2026

      Penolakan Puluhan Desa Atas Beras Bantuan Bulog: “Bom Waktu” Mulai Menyala?

      11 Juni 2026

      Bareskrim Geledah Kantor Eksporter CPO 

      30 Mei 2026

      Diduga Manipulasi Ekspor CPO, Begini Penjelasan Wilmar 

      29 Mei 2026
    • Kisah

      PTPN IV PalmCo Jadi Lokasi Implementasi Inovasi Serangga Penyerbuk Asal Tanzania

      15 April 2026
    • Korporasi

      Pertaruhan Tugas BULOG Saat Stok Beras Jumbo

      7 Juli 2026

      Astra Agro Dorong Inovasi Benih Unggul

      12 Juni 2026

      Penolakan Puluhan Desa Atas Beras Bantuan Bulog: “Bom Waktu” Mulai Menyala?

      11 Juni 2026

      Diduga Manipulasi Ekspor CPO, Begini Penjelasan Wilmar 

      29 Mei 2026

      Wilmar, Sinar Mas, RGE, dan Musim Mas Diselidiki Kemenkeu 

      29 Mei 2026
    • Hilir

      Mandatori B50 Berpotensi Kerek Biaya Penambangan Sekitar 5%

      7 Juli 2026

      Mesir Tak Persoalkan Impor CPO Melalui DSI, Dubes: Yang Penting Lancar

      2 Juli 2026

      Potensi Gula Merah Sawit yang Dianak-tirikan

      23 Juni 2026

      Semua Minyakita Diguyur ke Pasar, Tak Ada Buat Bansos!

      11 Juni 2026

      Mengapa Menaikkan HET Minyakita Bukan Solusi?

      11 Juni 2026
    Button
    Sawit Kita
    Home » B50 Dongkrak Nilai Tukar Rupiah dan Neraca Perdagangan
    Berita Terbaru

    B50 Dongkrak Nilai Tukar Rupiah dan Neraca Perdagangan

    By Redaksi SawitKita7 Juli 20261 Views
    Facebook Twitter LinkedIn Telegram Email WhatsApp
    B50
    Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp Copy Link

    JAKARTA – Penerapan mandatori biodiesel B50 bisa membantu pergerakan nilai tukar rupiah dan neraca perdagangan tanpa membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Namun, kata dia, syarat utama agar skema itu terwujud adalah tata kelola kebijakan yang baik.

    “Jika tata kelolanya baik, B50 dapat membantu rupiah dan neraca perdagangan tanpa membebani APBN secara berlebihan,” kata Kepala Ekonom Permata Bank Josua Pardede seperti dikutip ANTARA di Jakarta, Minggu (6/7/2026).

    Josua menjelaskan secara makro penerapan B50 berpotensi memberi manfaat besar karena langsung mengurangi kebutuhan impor solar, terutama saat rupiah masih lemah dan harga minyak global rentan naik.

    Baca Juga:
    B50 Berisiko Jadi Beban Fiskal Baru dan Gerus Devisa Ekspor Sawit

    Potensi penghematan devisa dari kebijakan ini kemungkinan lebih besar daripada tambahan biaya langsung pemerintah, terutama bila harga minyak dunia tinggi, rupiah lemah, dan harga minyak sawit mentah (CPO) tidak melonjak terlalu tajam.

    Namun, kata Josua, perhitungannya akan berubah bila harga CPO naik tajam sementara harga minyak dunia menurun. “Dalam kondisi seperti itu, biaya campuran biodiesel dapat menjadi lebih mahal daripada solar impor, sehingga pemerintah atau badan pengelola dana sawit harus menanggung selisih lebih besar,” ujarnya.

    Risiko lain adalah kenaikan kebutuhan sawit untuk energi dapat menekan pasokan minyak goreng atau bahan pangan berbasis sawit jika tata kelola pasokan tidak kuat.

    Josua menyebut implementasi B50 akan menguntungkan jika dijalankan dengan disiplin pasokan, harga, dan pendanaan; tetapi bisa menjadi mahal jika hanya mengejar target campuran tanpa memastikan biaya ekonominya terkendali.

    Baca Juga:
    B50 Gerus Neraca Perdagangan Rp18,15 Triliun

    Pada sisi fiskal, implikasi terhadap APBN bersifat campuran. Di satu sisi, B50 dapat membantu mengurangi tekanan impor migas, menahan kebutuhan devisa, dan mendukung rupiah.

    “Ini penting karena neraca perdagangan Indonesia pada Mei 2026 berbalik defisit USD1,16 miliar setelah lebih dari enam tahun surplus, terutama karena impor tumbuh tinggi dan impor migas meningkat akibat harga energi global. Dengan demikian, B50 bisa menjadi bantalan bagi neraca eksternal dan mengurangi tekanan tidak langsung ke subsidi energi,” jelas dia.

    Di sisi lain, B50 juga membawa risiko fiskal. Jika harga jual BBM tidak dinaikkan mengikuti biaya produksi, maka selisih biaya harus ditanggung oleh badan usaha, dana sawit, atau pada akhirnya pemerintah melalui kompensasi dan subsidi, yang berpotensi mempersempit ruang APBN.

    Oleh sebab itu, Josua berpendapat B50 layak dilanjutkan sebagai strategi ketahanan energi dan pengurangan impor, tetapi jangan dinilai hanya dari angka penghematan devisa.

    Ukuran yang dianggap lebih tepat adalah manfaat bersih, yakni mengenai jumlah impor solar yang turun, penghematan devisa, tambahan biaya selisih harga biodiesel yang harus ditanggung, dan dampaknya terhadap harga pangan.

    “Rekomendasinya, pemerintah perlu membuat perhitungan terbuka antara penghematan devisa, biaya insentif biodiesel, dampak ke harga minyak goreng, dan potensi beban subsidi,” tuturnya. (REL)

    Aprobi B50 BPDP GAPKI Mandatori biodiesel Pertamina
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Redaksi SawitKita
    • Facebook

    Related Posts

    Berita Terbaru

    Mandatori B50 Berpotensi Kerek Biaya Penambangan Sekitar 5%

    7 Juli 2026
    Berita Terbaru

    Pertaruhan Tugas BULOG Saat Stok Beras Jumbo

    7 Juli 2026
    Berita Terbaru

    RI Terancam Tekor Rp70,3 Triliun dari Sawit Rakyat

    2 Juli 2026
    Top Posts

    Satgas PKH Sita 47.000 Lahan Sawit DL Sitorus di Sumut

    24 April 202528,401 Views

    Ini Perbedaan Antara Pupuk Phonska dan Phonska Plus

    15 November 20239,878 Views

    Pupuk Dolomit untuk Sawit, Cocokkah?

    13 Juni 20237,627 Views

    Tekan Emisi Global, Program B40 Dipuji Malaysia

    7 Maret 20253,550 Views

    Genggam Aset Rp42,6 Triliun, Sinar Mas Jadi Perusahaan Sawit Terbesar di Indonesia

    31 Oktober 20233,195 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    • Telegram
    Facebook Instagram X (Twitter) LinkedIn Telegram WhatsApp
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    © 2026 SawitKita. Made by MR.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.