Close Menu
Sawit Kita

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Validation Check 2026-05-15 15:39:20

    15 Mei 2026

    Firman Soebagyo Desak Pemerintah Segera Susun UU Khusus Kelapa Sawit

    13 Mei 2026

    Satgas PKH Bakal Serahkan Duit Rp10,2 Triliun ke Pemerintah

    13 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    Sawit KitaSawit Kita
    • Home
    • Sawit

      Firman Soebagyo Desak Pemerintah Segera Susun UU Khusus Kelapa Sawit

      13 Mei 2026

      Satgas PKH Bakal Serahkan Duit Rp10,2 Triliun ke Pemerintah

      13 Mei 2026

      RI Optimalkan Sumber Daya Genetik Sawit Asal Tanzania

      6 Mei 2026

      Agrinas Palma Rekrut Ratusan Warga NTT sebagai Tenaga Pemanen Sawit

      6 Mei 2026

      B50 dan Neraca Sawit Indonesia

      6 Mei 2026
    • Klinik

      PTPN IV PalmCo Jadi Lokasi Implementasi Inovasi Serangga Penyerbuk Asal Tanzania

      15 April 2026

      Grant Riset Sawit 2025: 55 Proposal Lolos Seleksi Presentasi

      11 November 2025

      Mengenal Tandan Partenokarpi dan Cara Pengendaliannya

      27 Februari 2025

      Apakah Pupuk Hayati Cocok untuk Sawit?

      30 November 2024

      Ini Manfaat Asam Humat untuk Tingkatkan Produksi Sawit

      25 November 2024
    • Pertanian

      Pelaku Usaha Industri Perberasan Berdarah-darah, Siapa yang Untung?

      11 Mei 2026

      Sampai Kapan Pelaku Usaha Industri Perberasan Merugi?

      6 Mei 2026

      BULOG dan 100 Infrastruktur Pascapanen: Pembelajaran dari Masa Lalu

      1 Mei 2026

      Pelaku Usaha Industri Daging Sapi Berdarah-darah, Siapa Diuntungkan?

      24 April 2026

      Dukung B50, Kementan Ciptakan Bioreaktor Biodiesel

      24 April 2026
    • Indepth

      B50 dan Neraca Sawit Indonesia

      6 Mei 2026

      BULOG dan 100 Infrastruktur Pascapanen: Pembelajaran dari Masa Lalu

      1 Mei 2026

      Pelaku Usaha Industri Daging Sapi Berdarah-darah, Siapa Diuntungkan?

      24 April 2026

      Perang Israel & AS vs Iran: Harga CPO Meroket!

      30 Maret 2026

      Ada Transaksi Jumbo di Saham FAPA, Dikendalikan Keluarga Fangiono?

      27 Maret 2026
    • Inovasi

      RI Optimalkan Sumber Daya Genetik Sawit Asal Tanzania

      6 Mei 2026

      Dukung B50, Kementan Ciptakan Bioreaktor Biodiesel

      24 April 2026

      PTPN IV PalmCo Jadi Lokasi Implementasi Inovasi Serangga Penyerbuk Asal Tanzania

      15 April 2026

      China Tertarik Beli Kredit Karbon Sawit

      27 Februari 2026

      Tim BiFlow ITS Surabaya Juara Kompetisi Inovasi Digital Sawit

      13 November 2025
    • Nasional

      Firman Soebagyo Desak Pemerintah Segera Susun UU Khusus Kelapa Sawit

      13 Mei 2026

      Satgas PKH Bakal Serahkan Duit Rp10,2 Triliun ke Pemerintah

      13 Mei 2026

      B50 dan Neraca Sawit Indonesia

      6 Mei 2026

      Sampai Kapan Pelaku Usaha Industri Perberasan Merugi?

      6 Mei 2026

      Pemimpin Harus Beri Sinyal Jika Sedang Krisis

      6 Mei 2026
    • Kisah

      PTPN IV PalmCo Jadi Lokasi Implementasi Inovasi Serangga Penyerbuk Asal Tanzania

      15 April 2026
    • Korporasi

      Satgas PKH Bakal Serahkan Duit Rp10,2 Triliun ke Pemerintah

      13 Mei 2026

      Agrinas Palma Rekrut Ratusan Warga NTT sebagai Tenaga Pemanen Sawit

      6 Mei 2026

      BULOG dan 100 Infrastruktur Pascapanen: Pembelajaran dari Masa Lalu

      1 Mei 2026

      Rayakan 45 Tahun, GAPKI Tegaskan Peran sebagai Mitra Strategis Pemerintah

      29 April 2026

      Astra Agro Kantongi Laba Bersih Rp373 Miliar di Kuartal I/2026

      29 April 2026
    • Hilir

      Ketinggalan Jauh, Malaysia Baru Akan Terapkan B15

      5 Mei 2026

      Aman, Uji Coba B50 Pada Mesin Diesel Sesuai Spesifikasi

      24 April 2026

      Harga Patokan B50 Bakal Dirilis Tiap Bulan

      24 April 2026

      Pemerintah Terapkan B50 pada 1 Juli 2026, Hemat Subsidi Rp48 Triliun

      31 Maret 2026

      Alokasi B40 Naik Jadi 15,646 Juta Kiloliter

      27 Februari 2026
    Button
    Sawit Kita
    Home » Membaca Kegundahan Joko Supriyono terhadap Keberlanjutan Sawit di Indonesia
    Berita Terbaru

    Membaca Kegundahan Joko Supriyono terhadap Keberlanjutan Sawit di Indonesia

    Kejayaan sawit mulai terkikis, terus ditekan, dan digerogoti terutama oleh tuntutan keberlanjutan (sustainability) global.
    By Redaksi SawitKita5 September 202450 Views
    Facebook Twitter LinkedIn Telegram Email WhatsApp
    Buku Masih Berjayakah Sawit Indonesia?
    Dewan Pembina GAPKI Joko Supriyono yang merupakan penulis Buku Masih Berjayakah Sawit Indonesia?
    Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp Copy Link

    JAKARTA – Kelapa sawit telah memberikan kontribusi ekonomi yang sangat besar bagi Indonesia. Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat, ekspor minyak kelapa sawit mentah (crude palm oil/CPO) Indonesia ke lebih dari 160 negara pada 2022 mencapai nilai USD39,07 miliar atau setara Rp600 triliun.

    Angka tersebut jelas menggambarkan bahwa tanaman asal Afrika ini telah mencapai masa keemasan di Indonesia. Namun, jauh sebelum kelapa sawit menjadi komoditas andalan Indonesia, dulu kita telah berjaya dengan tebu sebagai bahan baku pembuatan gula.

    Selama bertahun-tahun sebelum Perang Dunia II, industri gula merupakan salah satu industri terpenting di Indonesia. Pada 1928, industri gula menghasilkan tiga perempat dari ekspor Jawa secara keseluruhan dan industri tersebut telah menyumbang seperempat dari seluruh penerimaan pemerintahan Hindia Belanda. Pada masa itu, terdapat 178 pabrik gula yang menyebabkan Jawa menjadi eksportir gula terbesar di dunia.

    Baca Juga:
    Biar Riset Sawit Aplikatif, Ini yang Dilakukan BPDPKS

    Soal kejayaan industri gula di Nusantara itu tinggal cerita. Kini kejayaan itu bergeser ke tanaman kelapa sawit. Namun lambat laun kejayaan sawit ini mulai terkikis, kejayaan itu terus ditekan, terus digerogoti, terutama oleh tuntutan keberlanjutan (sustainability) global.

    Isu soal keberlanjutan inilah yang menjadi kegundahan dan keprihatinan Joko Supriyono yang kini sebagai Dewan Pembina Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia (GAPKI). “Apakah cerita soal kejayaan kelapa sawit ini akan bernasib sama dengan gula? Tentu saja kita tidak mau,” ujar Joko Supriyono dalam sebuah kesempatan.

    Kegundahan-kegundahan pria yang lebih dari 20 tahun aktif berkecimpung dalam industri sawit nasional ini dituangkan dalam sebuah buku berjudul “Masih Berjayakah Sawit Indonesia? Menghadapi Tuntutan Sustainability Global”. Buku yang terdiri dari 8 Bab dan 340 halaman ini diluncurkan di Jakarta, Rabu (4/9/2024).

    Baca Juga:
    Gawat, CPO Tak Kompetitif Lagi

    “Industri sawit di Indonesia sejatinya sudah berjaya sebagai produsen, konsumen, dan eksportir. Tetapi buku ini mengingatkan kita supaya jangan terlena. Apakah kejayaan sawit yang berperan besar terhadap perekonomian masyarakat dan bangsa Indonesia akan terus berlanjut di masa mendatang,” kata Joko dalam sambutannya.

    Joko Supriyono menjelaskan dalam dua dekade terakhir tantangan terberat adalah isu negatif. Hampir semua aspek kehidupan dijadikan senjata untuk menyerang industri sawit antara lain kesehatan, lahan gambut, kebakaran lahan, masyarakat adat, dan persoalan lingkungan.

    “Di sinilah muncul pertanyaan, kenapa beragam isu negatif ini tidak dihadapi komoditas non sawit. Ada upaya-upaya menghambat perdagangan minyak sawit dan menimbulkan persepsi negatif terhadap produk sawit,” ujar lulusan Universitas Gajah Mada (UGM) Fakultas Pertanian ini.

    Baca Juga:
    Gawat! Importer Utama Kurangi Pembelian CPO Indonesia

    Berbagai tuduhan dan bahkan fitnah terhadap industri sawit selalu dikaitkan dengan label bahwa produk sawit tidak sustainable. Berbagai kelompok kepentingan global selalu menuntut dengan keras agar industri sawit mematuhi prinsip-prinsip sustainability.

    Prinsip-prinsip tersebut secara kaku dipersyaratkan agar perusahaan-perusahaan sawit tetap bisa eksis di pasar minyak nabati global. “Pertanyaan kritisnya adalah, apakah tuntutan sustainability tersebut jujur demi menjaga eksistensi industri sawit atau sebaliknya, justru bertujuan melemahkan bahkan mematikannya?,” kata Joko Supriyono dalam kata pengantar buku tersebut.

    Ironisnya, tuntutan sustainability tersebut secara konsekuen tidak diajukan kepada industri minyak nabati non sawit yang secara faktual sesungguhnya juga menghasilkan dampak-dampak lingkungan dan keberlanjutan yang dari beberapa segi bisa jadi lebih buruk dibandingkan dengan industri sawit.

    Buku ini dibedah secara langsung oleh lima narasumber antara lain Dr. Musdhalifah Machmud (Staf Ahli Kemenko Perekonomian RI), Prof. Rachmat Pambudy (Guru Besar IPB University), Firman Subagyo, (Anggota DPR RI), Eddy Martono (Ketua Umum GAPKI), dan Prof. Dr. Bustanul Arifin (Guru Besar Universitas Lampung) yang dimoderatori Dr. Purwadi (Ketua Yayasan Pendidikan Kader Perkebunan Yogyakarta/YKPY).

    Musdhalifah Machmud mengapresiasi buku yang diterbitkan oleh Joko Supriyono sebagai upaya kontemplasi atas permasalahan yang terjadi di industri sawit. Selain itu, rekomendasi penyelesaian masalah dapat dijadikan pertimbangan pemerintah dan stakeholder sawit untuk melangkah di masa depan.

    Rachmat Pambudy juga mengapresiasi buku ini sebagai bagian membangun pengelolaan sawit yang tepat dan membangun koneksi antara hulu hilir sawit. “Saya belum di pemerintahan, tapi saya sampaikan bahwa pemerintah yang akan datang akan mendengarkan persoalan bangsa, tentu saja di antaranya persoalan-persoalan di sektor kelapa sawit ini,” ujar Rachmat Pambudy yang juga politikus Partai Gerindra ini.

    Menurut pria yang dikenal dekat dengan Presiden terpilih Prabowo Subianto ini, komoditas sawit telah terbukti memberikan kontribusi sangat besar bagi Indonesia. Karena itu, pemerintahan Prabowo Subianto dipastikan akan memberikan perhatian yang besar terhadap komoditas kelapa sawit. “Kenapa demikian? Karena kalau sawit kolaps, Republik ini juga akan kolaps,” katanya. (SDR)

    GAPKI Joko Supriyono Kejayaan sawit Sustainability
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Redaksi SawitKita
    • Facebook

    Related Posts

    Berita Terbaru

    Firman Soebagyo Desak Pemerintah Segera Susun UU Khusus Kelapa Sawit

    13 Mei 2026
    Berita Terbaru

    Satgas PKH Bakal Serahkan Duit Rp10,2 Triliun ke Pemerintah

    13 Mei 2026
    Berita Terbaru

    Pelaku Usaha Industri Perberasan Berdarah-darah, Siapa yang Untung?

    11 Mei 2026
    Top Posts

    Satgas PKH Sita 47.000 Lahan Sawit DL Sitorus di Sumut

    24 April 202528,384 Views

    Ini Perbedaan Antara Pupuk Phonska dan Phonska Plus

    15 November 20239,687 Views

    Pupuk Dolomit untuk Sawit, Cocokkah?

    13 Juni 20237,611 Views

    Tekan Emisi Global, Program B40 Dipuji Malaysia

    7 Maret 20253,547 Views

    Genggam Aset Rp42,6 Triliun, Sinar Mas Jadi Perusahaan Sawit Terbesar di Indonesia

    31 Oktober 20233,169 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    • Telegram
    Facebook Instagram X (Twitter) LinkedIn Telegram WhatsApp
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    © 2026 SawitKita. Made by MR.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.