Close Menu
Sawit Kita

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Olymp Review: Player Reputation, Pros, Cons and What UK Beginners Should Know

    8 Juni 2026

    1XBet лучшие игры и слоты в KZ: сравнительный разбор для опытного игрока

    8 Juni 2026

    B bonos y promociones en MX: análisis práctico para decidir con criterio

    8 Juni 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    Sawit KitaSawit Kita
    • Home
    • Sawit

      Daerah Penghasil Sawit Topang Kemandirian Energi Nasional

      3 Juni 2026

      BPDP Tingkatkan Kuota Beasiswa SDM Sawit Jadi 5.000 Orang

      3 Juni 2026

      Bareskrim Geledah Kantor Eksporter CPO 

      30 Mei 2026

      Diduga Manipulasi Ekspor CPO, Begini Penjelasan Wilmar 

      29 Mei 2026

      Wilmar, Sinar Mas, RGE, dan Musim Mas Diselidiki Kemenkeu 

      29 Mei 2026
    • Klinik

      PTPN IV PalmCo Jadi Lokasi Implementasi Inovasi Serangga Penyerbuk Asal Tanzania

      15 April 2026

      Grant Riset Sawit 2025: 55 Proposal Lolos Seleksi Presentasi

      11 November 2025

      Mengenal Tandan Partenokarpi dan Cara Pengendaliannya

      27 Februari 2025

      Apakah Pupuk Hayati Cocok untuk Sawit?

      30 November 2024

      Ini Manfaat Asam Humat untuk Tingkatkan Produksi Sawit

      25 November 2024
    • Pertanian

      Pelaku Usaha Industri Perberasan Berdarah-darah, Siapa yang Untung?

      11 Mei 2026

      Sampai Kapan Pelaku Usaha Industri Perberasan Merugi?

      6 Mei 2026

      BULOG dan 100 Infrastruktur Pascapanen: Pembelajaran dari Masa Lalu

      1 Mei 2026

      Pelaku Usaha Industri Daging Sapi Berdarah-darah, Siapa Diuntungkan?

      24 April 2026

      Dukung B50, Kementan Ciptakan Bioreaktor Biodiesel

      24 April 2026
    • Indepth

      B50 dan Neraca Sawit Indonesia

      6 Mei 2026

      BULOG dan 100 Infrastruktur Pascapanen: Pembelajaran dari Masa Lalu

      1 Mei 2026

      Pelaku Usaha Industri Daging Sapi Berdarah-darah, Siapa Diuntungkan?

      24 April 2026

      Perang Israel & AS vs Iran: Harga CPO Meroket!

      30 Maret 2026

      Ada Transaksi Jumbo di Saham FAPA, Dikendalikan Keluarga Fangiono?

      27 Maret 2026
    • Inovasi

      Dukung B50, Kementan Ciptakan Bioreaktor Biodiesel

      24 April 2026

      PTPN IV PalmCo Jadi Lokasi Implementasi Inovasi Serangga Penyerbuk Asal Tanzania

      15 April 2026

      China Tertarik Beli Kredit Karbon Sawit

      27 Februari 2026

      Tim BiFlow ITS Surabaya Juara Kompetisi Inovasi Digital Sawit

      13 November 2025

      Grant Riset Sawit 2025: 55 Proposal Lolos Seleksi Presentasi

      11 November 2025
    • Nasional

      Bareskrim Geledah Kantor Eksporter CPO 

      30 Mei 2026

      Diduga Manipulasi Ekspor CPO, Begini Penjelasan Wilmar 

      29 Mei 2026

      Wilmar, Sinar Mas, RGE, dan Musim Mas Diselidiki Kemenkeu 

      29 Mei 2026

      Kejagung Segera Ungkap Identitas 10 Eksportir CPO

      29 Mei 2026

      PT Danantara Sumber Daya Indonesia sebagai BUMN Eksporter Sawit

      22 Mei 2026
    • Kisah

      PTPN IV PalmCo Jadi Lokasi Implementasi Inovasi Serangga Penyerbuk Asal Tanzania

      15 April 2026
    • Korporasi

      Diduga Manipulasi Ekspor CPO, Begini Penjelasan Wilmar 

      29 Mei 2026

      Wilmar, Sinar Mas, RGE, dan Musim Mas Diselidiki Kemenkeu 

      29 Mei 2026

      Kejagung Segera Ungkap Identitas 10 Eksportir CPO

      29 Mei 2026

      Beroperasi 1 Juni 2026, Ini Tugas PT Danantara Sumber Daya Indonesia

      22 Mei 2026

      PT Danantara Sumber Daya Indonesia sebagai BUMN Eksporter Sawit

      22 Mei 2026
    • Hilir

      Ketinggalan Jauh, Malaysia Baru Akan Terapkan B15

      5 Mei 2026

      Aman, Uji Coba B50 Pada Mesin Diesel Sesuai Spesifikasi

      24 April 2026

      Harga Patokan B50 Bakal Dirilis Tiap Bulan

      24 April 2026

      Pemerintah Terapkan B50 pada 1 Juli 2026, Hemat Subsidi Rp48 Triliun

      31 Maret 2026

      Alokasi B40 Naik Jadi 15,646 Juta Kiloliter

      27 Februari 2026
    Button
    Sawit Kita
    Home » Problematika Sawit Kita
    Berita Terbaru

    Problematika Sawit Kita

    Sawit salah satu tulang punggung ekonomi Indonesia. Tanpa itu Indonesia bisa lumpuh.
    By Redaksi SawitKita6 Februari 202514 Views
    Facebook Twitter LinkedIn Telegram Email WhatsApp
    Anggota Dewan Pakar Sawit, Wayan Supadno
    Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp Copy Link
    JAKARTA – Sawit kita sampai detik ini datanya belum ada yang valid, satu sumber dengan sumber lainnya banyak yang berbeda. Ada pula dari waktu ke waktu kalau saya ikut kongres perihal sawit itu saja datanya, tidak tambah dan tidak kurang. Aneh tapi nyata. Sehingga tidak bisa jadi pedoman terfiksasi. Begitu juga artikel ini.
    Indonesia pemilik kebun sawit terluas di dunia 16,38 juta hektare (ha), sawit petani 6,9 juta ha milik 1,8 juta keluarga. Produsen minyak mentah sawit (CPO) terbanyak di dunia 54 juta ton/tahun dan minyak mentah inti sawit (PKO) 6 juta ton/tahun. Sekaligus konsumen sawit terbanyak di dunia 27 juta ton/tahun untuk pangan, energi dan oleokimia.
    Baca Juga:
    DAYA UNGKIT INOVASI
    Riwayat sawit berawal 4 butir di Kebun Raya Bogor sekarang mendunia dan komersil walaupun asalnya sawit adalah tanaman hutan Nigeria. Indonesia dulu kalah luas dengan Malaysia. Tapi sekarang luas sawit Indonesia hampir 3 kali sawit Malaysia. Sawit komoditas paling inovatif dan punya 189 produk turunan serta dipakai oleh 178 negara.
    Sawit salah satu tulang punggung ekonomi Indonesia. Tanpa itu Indonesia bisa lumpuh. Karena setara 6% dari produk domestik bruto (PDB) Indonesia saat ini sekitar Rp23.000 triliun. Lapangan kerja 18 jutaan keluarga, hulu hingga hilir. Devisa sawit pernah tembus Rp633 triliun/tahun dan dominan ekspor wujud RPO, CPO hanya 7%, PKO dan produk lainnya.
    Pesatnya sawit Indonesia tidak lepas dari kebijakan Pak Harto perluasan sawit dengan pola 20% milik perusahaan Inti dan 80% milik Plasma Masyarakat Transmigrasi. Termasuk Orang Tua saya dulu di Kandis, Riau tahun 1996, sekarang kawasan tersebut pada makmur sejahtera. Multi profesi ada di dalamnya. Luar biasa membanggakan.
    Problematika sawit dalam data dan fakta lapangan, sebagai berikut :
    1). Regulasi Tidak Konsisten
    Jaman Orde Baru kebijakannya agar tiada melahirkan rasio gini kesenjangan sosial ekonomi proporsi antara perusahaan sebagai inti hanya 20% dan 80% dari luas untuk plasma masyarakat. Lalu berubah jadi terbalik saat reformasi 20% plasma dan 80% inti. Belasan tahun terakhir justru tanpa plasma 100% inti perusahaan, boleh juga.
    Jaman Orde Baru maksimal 100.000 ha tiap grup perusahaan sawit dan maksimal 20.000 ha/provinsi/grup perusahaan guna menghindari proses terjadinya kapitalisasi/konglomerasi berlebihan. Fakta lapangan terjadi perluasan tanpa kendali. Ada jutaan ha sawit perusahaan tanpa HGU.
    Sesuai arahan Presiden Prabowo 3 hari lalu di Hambalang agar ditertibkan. Jika dilakukan audit lapangan diukur dengan GPS dicocokkan dengan tertulis di Surat HGU saya yakin 99% tidak cocok. Lebih luas di lapangan. Berbagai pihak memperkirakan minimal 2,5 juta ha selisihnya. Ini merugikan negara.
    Baca Juga:
    Meneropong Prospek Sawit di Era Pemerintahan Prabowo-Gibran
    Perluasan sawit sebelum 2014 dan saat itu tiada batas antara milik kehutanan atau bukan. Sehingga bebas menanam sawit di manapun juga. Termasuk di kawasan hutan konservasi, hutan produksi dan hutan lindung yang gundul karena pembalakan liar. Tahun 2014 ditertibkan dasar data satelit jaman Belanda, maka banyak yang timpang tindih.
    Termasuk banyak kawasan transmigrasi ribuan penduduk dibangun tahun 1970an hingga tahun 2000an. Sudah ada Sertifikat Hak Milik (SHM). Rumah permanen penduduk, sekolah, kantor desa hingga kantor gubernur dan fasilitas lain. Ternyata masuk kawasan kehutanan. Bahkan rumah dibangun sebelum merdeka juga masuk kawasan kehutanan.
    2). Kapital Terbang
    Karena sawit banyak milik PMA, termasuk peninggalan Salim Group saat krisis moneter (krismon) 1998 dibeli oleh BUMN Malaysia Guthrie luas ratusan ribu ha. Milik orang Singapura dan orang Inggris. Jika ditotal dengan saham di perusahaan Tbk, juga jutaan ha. Artinya selain milik PTPN sekitar 638.000 ha dan petani 6,9 juta ha. Sisanya 9 jutaan ha milik perusahaan PMDN dan PMA.
    Sisi lain lagi minimal ada 4 perusahaan besar milik konglomerat memiliki pabrik ruas hilir di luar negeri selain sawit milik PMA tersebut yang bahan bakunya dari sawit Indonesia. Sehingga berpotensi terjadi kapital terbang yaitu DHE (Devisa Hasil Ekspor) minimal Rp300 triliun/tahun tidak kembali ke Indonesia. Ini juga dianggap merugikan likuiditas negara. Ini mau ditertibkan.
    Catatan penting, negara harus memahami situasi lapangan utamanya para petani sawit 1,8 juta kepala keluarga. Bahwa kebun sawitnya adalah sumber hidupnya termasuk untuk biaya sekolah. Bahwa selama ini tiada yang tahu kalau masuk kawasan kehutanan dan selama ini tetap kena pajak saat menjual ke pabrik dan kena pungutan ekspor oleh Badan Pengelola Dana Perkebunan Kelapa Sawit (BPDPKS) saat ekspor.
    Dana pungutan ekspor oleh BPDPKS dari sawit petani yang selama ini untuk riset, peremajaan sawit rakyat (PSR), beasiswa anak petani dan subsidi B40 hingga puluhan triliun/tahun. Kontribusi besar para petani sawit puluhan tahun selama ini dalam membangun negeri ini tidak boleh dipungkiri harus dihargai, tanpa lagi jadi beban negara karena mandiri dan produktif.
    Harus ditertibkan secepatnya agar sawit jadi lokomotif kemakmuran yang berkeadilan di negeri tercinta ini. Ruas hilir rejekinya terbanyak, petani sawit harus dapat hak juga, karena selama ini hanya jadi supplier dan penonton saja. Misal tiap pabrik harus ada saham milik para petani wujud koperasi misalnya. Jutaan ton bungkil sawit harus distop ekspornya untuk pakan ternak agar swasembada daging agar nol stunting. (Wayan Supadno/Anggota Dewan Pakar Sawit)
    Kelapa Sawit Kolom Wayan Supadno Petani Sawit Wayan Supadno
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Redaksi SawitKita
    • Facebook

    Related Posts

    Berita Terbaru

    Daerah Penghasil Sawit Topang Kemandirian Energi Nasional

    3 Juni 2026
    Berita Terbaru

    BPDP Tingkatkan Kuota Beasiswa SDM Sawit Jadi 5.000 Orang

    3 Juni 2026
    Berita Terbaru

    Bareskrim Geledah Kantor Eksporter CPO 

    30 Mei 2026
    Top Posts

    Satgas PKH Sita 47.000 Lahan Sawit DL Sitorus di Sumut

    24 April 202528,391 Views

    Ini Perbedaan Antara Pupuk Phonska dan Phonska Plus

    15 November 20239,788 Views

    Pupuk Dolomit untuk Sawit, Cocokkah?

    13 Juni 20237,618 Views

    Tekan Emisi Global, Program B40 Dipuji Malaysia

    7 Maret 20253,547 Views

    Genggam Aset Rp42,6 Triliun, Sinar Mas Jadi Perusahaan Sawit Terbesar di Indonesia

    31 Oktober 20233,186 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    • Telegram
    Facebook Instagram X (Twitter) LinkedIn Telegram WhatsApp
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    © 2026 SawitKita. Made by MR.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.