Close Menu
Sawit Kita

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Behind Online Casino Odds: RTP, Volatility and Genuine Value

    16 Juli 2026

    Behind Online Casino Odds: RTP, Volatility and True Value

    16 Juli 2026

    Kasus Hukum Febrie Dinilai Jadi Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara

    16 Juli 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    Sawit KitaSawit Kita
    • Home
    • Sawit

      Kasus Hukum Febrie Dinilai Jadi Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara

      16 Juli 2026

      Agrinas Palma Bangun Ekosistem Agribisnis Perkebunan Melalui Koperasi

      14 Juli 2026

      GAPKI dan Fat and Oil Union of Russia Perkuat Kerja Sama Industri Minyak Nabati

      14 Juli 2026

      Indonesia Negara Pertama di Dunia yang Terapkan Biodiesel B50

      9 Juli 2026

      Rest Area KM 57 Cikampek Jadi Saksi Peluncuran B50

      9 Juli 2026
    • Klinik

      PTPN IV PalmCo Jadi Lokasi Implementasi Inovasi Serangga Penyerbuk Asal Tanzania

      15 April 2026

      Grant Riset Sawit 2025: 55 Proposal Lolos Seleksi Presentasi

      11 November 2025

      Mengenal Tandan Partenokarpi dan Cara Pengendaliannya

      27 Februari 2025

      Apakah Pupuk Hayati Cocok untuk Sawit?

      30 November 2024

      Ini Manfaat Asam Humat untuk Tingkatkan Produksi Sawit

      25 November 2024
    • Pertanian

      Statistikulasi & Cerita Produksi Beras Indonesia yang ‘Wow’

      14 Juli 2026

      Urgensi Cadangan Beras Pemerintah Multikualitas

      9 Juli 2026

      Pertaruhan Tugas BULOG Saat Stok Beras Jumbo

      7 Juli 2026

      Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?

      24 Juni 2026

      Tata Kelola Impor Bahan Baku Pakan Picu Jatuhnya Harga Ayam

      24 Juni 2026
    • Indepth

      Statistikulasi & Cerita Produksi Beras Indonesia yang ‘Wow’

      14 Juli 2026

      Sejarah Biodiesel di Indonesia:  Dimulai B5, Kini Telah B50

      9 Juli 2026

      Urgensi Cadangan Beras Pemerintah Multikualitas

      9 Juli 2026

      Pertaruhan Tugas BULOG Saat Stok Beras Jumbo

      7 Juli 2026

      RI Terancam Tekor Rp70,3 Triliun dari Sawit Rakyat

      2 Juli 2026
    • Inovasi

      Potensi Gula Merah Sawit yang Dianak-tirikan

      23 Juni 2026

      Dukung B50, Kementan Ciptakan Bioreaktor Biodiesel

      24 April 2026

      PTPN IV PalmCo Jadi Lokasi Implementasi Inovasi Serangga Penyerbuk Asal Tanzania

      15 April 2026

      China Tertarik Beli Kredit Karbon Sawit

      27 Februari 2026

      Tim BiFlow ITS Surabaya Juara Kompetisi Inovasi Digital Sawit

      13 November 2025
    • Nasional

      Kasus Hukum Febrie Dinilai Jadi Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara

      16 Juli 2026

      Dominasi Batu Bara Belum Berbuah Harga Optimal, Ada Indikasi Underpricing

      16 Juli 2026

      Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?

      24 Juni 2026

      Indonesia Tak Perlu Tambah Kuota Produksi Nikel

      24 Juni 2026

      Penolakan Puluhan Desa Atas Beras Bantuan Bulog: “Bom Waktu” Mulai Menyala?

      11 Juni 2026
    • Kisah

      PTPN IV PalmCo Jadi Lokasi Implementasi Inovasi Serangga Penyerbuk Asal Tanzania

      15 April 2026
    • Korporasi

      Agrinas Palma Bangun Ekosistem Agribisnis Perkebunan Melalui Koperasi

      14 Juli 2026

      Pertaruhan Tugas BULOG Saat Stok Beras Jumbo

      7 Juli 2026

      Astra Agro Dorong Inovasi Benih Unggul

      12 Juni 2026

      Penolakan Puluhan Desa Atas Beras Bantuan Bulog: “Bom Waktu” Mulai Menyala?

      11 Juni 2026

      Diduga Manipulasi Ekspor CPO, Begini Penjelasan Wilmar 

      29 Mei 2026
    • Hilir

      Indonesia Negara Pertama di Dunia yang Terapkan Biodiesel B50

      9 Juli 2026

      Rest Area KM 57 Cikampek Jadi Saksi Peluncuran B50

      9 Juli 2026

      Sejarah Biodiesel di Indonesia:  Dimulai B5, Kini Telah B50

      9 Juli 2026

      B50 Diterapkan, Filter Bahan Bakar Fuso Jadi Perhatian

      7 Juli 2026

      Mandatori B50 Berpotensi Kerek Biaya Penambangan Sekitar 5%

      7 Juli 2026
    Button
    Sawit Kita
    Home » Menghukum Bukan untuk Melampiaskan Emosi
    Berita Terbaru

    Menghukum Bukan untuk Melampiaskan Emosi

    By Redaksi SawitKita9 Desember 20255 Views
    Facebook Twitter LinkedIn Telegram Email WhatsApp
    Banjir Sumatera
    Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp Copy Link
    BANYUWANGI – Setiap bencana besar selalu meninggalkan dua jejak: kerusakan fisik dan kegaduhan sosial. Yang pertama menuntut pemulihan, yang kedua menuntut kewarasan. Sayangnya, dalam banyak peristiwa bencana—terutama banjir bandang dan kebakaran lahan—kita sering tergelincir pada kesimpulan moral yang terlalu cepat: siapa yang harus disalahkan, dan siapa yang pantas dihukum.
    Ambil contoh kayu gelondongan yang terbawa banjir bandang. Secara visual, kayu-kayu itu tampak memperparah dampak banjir—menyumbat jembatan, menghantam rumah, merusak infrastruktur. Namun pertanyaan yang jarang diajukan adalah: apakah pemilik kayu tersebut pelaku kejahatan, atau justru juga korban bencana cuaca ekstrem?
    Boleh jadi, kayu itu berasal dari kegiatan legal yang terdampak hujan ekstrem di luar kendali manusia. Boleh jadi pula, kayu itu memang memperbesar daya rusak banjir. Dua hal ini tidak saling meniadakan. Seseorang dapat sekaligus menjadi korban bencana dan aktor yang tidak disengaja dalam eskalasi dampaknya. Menyederhanakan situasi menjadi hitam-putih hanya akan menyesatkan upaya penegakan hukum.
    Baca Juga:
    Pakar Sayangkan Dugaan Kebun Sawit Picu Banjir di Sumatera
    Hal serupa terjadi dalam bencana kebakaran. Cuaca ekstrem juga menghasilkan gelombang kebakaran besar, terutama di wilayah dengan biomassa tinggi. Sudah banyak kasus di mana kebun—termasuk kebun sawit—terbakar akibat api yang merembet dari luar arealnya. Namun dalam praktik, pemilik kebun sering langsung diposisikan sebagai tersangka, tanpa penyelidikan menyeluruh tentang asal api, arah rambat, dan kondisi meteorologis.\
    Di titik inilah risiko salah hukum muncul. Ketika korban justru dihukum, keadilan tidak ditegakkan—yang terjadi hanyalah pelampiasan emosi kolektif. Fenomena ini diperberat oleh satu kecenderungan lain: sentimen negatif yang sangat mudah diarahkan kepada korporasi ketika terjadi bencana.
    Korporasi kerap dipersonifikasikan sebagai entitas jahat, seolah-olah dibaliknya selalu ada niat, kesengajaan, dan keserakahan. Padahal, korporasi terdiri dari manusia, sistem, dan kontrak—sebagian taat aturan, sebagian mungkin melanggar, dan sebagian lain justru terdampak oleh kegagalan sistem yang lebih besar.
    Baca Juga:
    GAPKI Bantu Korban Siklon Tropis Senyar melalui Kementan
    Keadilan tidak lahir dari prasangka, melainkan dari pemeriksaan fakta. Karena itu, pengusutan secara tuntas dan fair menjadi keharusan mutlak. Bukan untuk membebaskan siapa pun dari tanggung jawab, tetapi untuk memastikan bahwa yang dihukum memang pelaku, bukan korban yang kebetulan berada di posisi paling mudah diserang.
    Menghukum tidak pernah sekadar soal memuaskan emosi publik. Menghukum adalah tindakan paling serius dalam suatu peradaban hukum, karena menyangkut hak, reputasi, dan masa depan seseorang. Jika hukum kehilangan ketenangan dan ketelitian, maka kebenaranlah yang pertama kali menjadi korban.
    Dalam menghadapi bencana, kita memang membutuhkan empati. Namun empati yang sejati justru menuntut kewarasan: keberanian untuk menunda amarah, memeriksa fakta, dan membedakan antara kesalahan, kelalaian, dan musibah. Tanpa itu, bencana alam akan selalu diikuti oleh bencana lain yang lebih sunyi—yakni runtuhnya keadilan.
    Prof. Sudarsono Soedomo (Guru Besar Kebijakan Kehutanan IPB University) 
    Banjir Banjir Sumatera Bencana kebun sawit kebanjiran korban banjir
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Redaksi SawitKita
    • Facebook

    Related Posts

    Berita Terbaru

    Kasus Hukum Febrie Dinilai Jadi Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara

    16 Juli 2026
    Berita Terbaru

    Dominasi Batu Bara Belum Berbuah Harga Optimal, Ada Indikasi Underpricing

    16 Juli 2026
    Berita Terbaru

    Agrinas Palma Bangun Ekosistem Agribisnis Perkebunan Melalui Koperasi

    14 Juli 2026
    Top Posts

    Satgas PKH Sita 47.000 Lahan Sawit DL Sitorus di Sumut

    24 April 202528,402 Views

    Ini Perbedaan Antara Pupuk Phonska dan Phonska Plus

    15 November 20239,908 Views

    Pupuk Dolomit untuk Sawit, Cocokkah?

    13 Juni 20237,630 Views

    Tekan Emisi Global, Program B40 Dipuji Malaysia

    7 Maret 20253,550 Views

    Genggam Aset Rp42,6 Triliun, Sinar Mas Jadi Perusahaan Sawit Terbesar di Indonesia

    31 Oktober 20233,197 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    • Telegram
    Facebook Instagram X (Twitter) LinkedIn Telegram WhatsApp
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    © 2026 SawitKita. Made by MR.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.