Close Menu
Sawit Kita

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Perang Dagang hingga Standar Keberlanjutan Jadi Bahasan di IPOC 2026 

    14 Oktober 2026

    Gawat, Stok Minyak Sawit Menipis

    14 Oktober 2026

    Agrinas Putus Semua KSO Pengelolaan Perkebunan

    8 Oktober 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    Sawit KitaSawit Kita
    • Home
    • Sawit

      Perang Dagang hingga Standar Keberlanjutan Jadi Bahasan di IPOC 2026 

      14 Oktober 2026

      Gawat, Stok Minyak Sawit Menipis

      14 Oktober 2026

      Agrinas Putus Semua KSO Pengelolaan Perkebunan

      8 Oktober 2026

      Industri Sawit Dorong Transformasi Ekonomi Berkelanjutan

      8 Oktober 2026

      Penanganan Karhutla Jangan Gunakan Pendekatan Strict Liability

      3 Oktober 2026
    • Klinik

      PTPN IV PalmCo Jadi Lokasi Implementasi Inovasi Serangga Penyerbuk Asal Tanzania

      15 April 2026

      Grant Riset Sawit 2025: 55 Proposal Lolos Seleksi Presentasi

      11 November 2025

      Mengenal Tandan Partenokarpi dan Cara Pengendaliannya

      27 Februari 2025

      Apakah Pupuk Hayati Cocok untuk Sawit?

      30 November 2024

      Ini Manfaat Asam Humat untuk Tingkatkan Produksi Sawit

      25 November 2024
    • Pertanian

      Urgensi Cadangan Beras Pemerintah Multikualitas

      9 Juli 2026

      Pertaruhan Tugas BULOG Saat Stok Beras Jumbo

      7 Juli 2026

      Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?

      24 Juni 2026

      Tata Kelola Impor Bahan Baku Pakan Picu Jatuhnya Harga Ayam

      24 Juni 2026

      Potensi Gula Merah Sawit yang Dianak-tirikan

      23 Juni 2026
    • Indepth

      Penanganan Karhutla Jangan Gunakan Pendekatan Strict Liability

      3 Oktober 2026

      GAPKI: PKS Tanpa Kebun Ancam Ekosistem Rantai Pasok Sawit

      14 September 2026

      Sejarah Biodiesel di Indonesia:  Dimulai B5, Kini Telah B50

      9 Juli 2026

      Urgensi Cadangan Beras Pemerintah Multikualitas

      9 Juli 2026

      Pertaruhan Tugas BULOG Saat Stok Beras Jumbo

      7 Juli 2026
    • Inovasi

      BPDP Dorong Riset Sawit Tembus Pasar

      21 Juli 2026

      Potensi Gula Merah Sawit yang Dianak-tirikan

      23 Juni 2026

      Dukung B50, Kementan Ciptakan Bioreaktor Biodiesel

      24 April 2026

      PTPN IV PalmCo Jadi Lokasi Implementasi Inovasi Serangga Penyerbuk Asal Tanzania

      15 April 2026

      China Tertarik Beli Kredit Karbon Sawit

      27 Februari 2026
    • Nasional

      Penanganan Karhutla Jangan Gunakan Pendekatan Strict Liability

      3 Oktober 2026

      Prabowo Minta Daftar 8 Korporasi Penyebab Karhutla

      8 September 2026

      GAPKI Dorong Gotong Royong dan Kesiapsiagaan Cegah Karhutla

      8 September 2026

      Kasus Hukum Febrie Dinilai Jadi Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara

      16 Juli 2026

      Dominasi Batu Bara Belum Berbuah Harga Optimal, Ada Indikasi Underpricing

      16 Juli 2026
    • Korporasi

      Agrinas Putus Semua KSO Pengelolaan Perkebunan

      8 Oktober 2026

      Astra Agro Raih Disway Awards 2026

      1 Oktober 2026

      Prabowo Minta Daftar 8 Korporasi Penyebab Karhutla

      8 September 2026

      Astra Agro Raih Dua Penghargaan pada Investor Gathering Kabupaten Lamandau 2026

      28 Juli 2026

      Agrinas Palma Bangun Ekosistem Agribisnis Perkebunan Melalui Koperasi

      14 Juli 2026
    Button
    Sawit Kita
    Home » Ribuan Pramuka Peserta Jamnas 2026 Pelajari Sawit dan Energi Terbarukan
    Berita Terbaru

    Ribuan Pramuka Peserta Jamnas 2026 Pelajari Sawit dan Energi Terbarukan

    Ajang lima tahunan ini diikuti oleh 25.000 peserta Pramuka Penggalang berusia 11–15 tahun dari seluruh pelosok tanah air.
    By Redaksi31 Agustus 20266 Views
    Facebook Twitter LinkedIn Telegram Email WhatsApp
    Peserta Jamnas Belajar Sawit
    Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp Copy Link

    JAKARTA – Asosiasi Produsen Biofuel Indonesia (APROBI) kembali menyapa 5.000 Pramuka di Jambore Nasional (Jamnas) XII Tahun 2026 untuk memperkenalkan pengembangan dan implementasi program mandatori biodiesel di Indonesia. Kegiatan ini berlangsung di Balai Sahabat Biodiesel, Zona Teknologi Energi Terbarukan, Kampung Teknologi Seni Budaya (TSB), Buperta Cibubur, Jakarta Timur, antara 15-20 Agustus 2026.

    “Kegiatan mempromosikan biodiesel dan sawit telah menjadi agenda rutin APROBI di Kegiatan Kepramukaan Nasional yang kali ini Kembali berpartisipasi di Jambore Nasional XII Tahun 2026. Dalam kegiatan ini, APROBI memperkenalkan pemanfaatan energi terbarukan/bahan bakar nabati, di mana saat ini Indonesia telah mengimplementasikan program mandatori biodiesel hingga B50,” ujar Catra de Thouars, Wakil Ketua Umum Aprobi dalam keterangan tertulis.

    Kegiatan ini mendapatkan dukungan pendanaan dari Badan Pengelola Dana Perkebunan (BPDP) yang melibatkan Pramuka Kwarda DKI sebagai tutor serta narasumber pendamping juga melibatkan asosiasi – asosiasi sawit lainnya seperti GAPKI dan APOLIN.

    Catra de Thouars menjelaskan bahwa sosialisasi ini membawa empat pesan penting untuk disampaikan kepada generasi muda Pramuka di Jamnas XII 2026. Pertama, Program Mandatori Biodiesel Hingga B50 yang menjelaskan capaian Indonesia dalam memanfaatkan bahan bakar nabati berbasis minyak sawit. Kedua, peranan sawit sebagai bahan baku utama biodiesel di Indonesia.

    Ketiga, pemanfaatan minyak sawit dalam 24 Jam agar geneasi muda Pramuka memahami bahwa penggunanaan sawit tidak sebatas untuk minyak goreng. Tetapi, mereka menyadari bahwa produk olahan sawit digunakan dalam kehidupan sehari-hari selama 24 jam penuh.

    Keempat, kontribusi sawit sebagai penyelamat Ekonomi dan devisa yang bersifat strategis dan penyumbang devisa terbesar bagi negara.

    Catra mengatakan bahwa APROBI mulai aktif mengikuti kegiatan Kepramukaan Nasional dimulai pada Jambore Nasional X tahun 2016, dilanjutkan Raimuna Nasional XI 2017 kemudian menjadi rutin di setiap kegiatan kepramukaan Nasional berikutnya.

    Menurutnya, Pramuka memiliki peranan penting sebagai agen literasi sawit untuk menjawab isu negatif dan memberikan informasi positif sawit kepada masyarakat dalam hal pengembangan energi terbarukan khususnya program biodiesel.

    “Kami ingin menyampaikan manfaat sawit yang sangat besar dalam kehidupan kita sehari-hari serta informasi bahwa sawit merupakan aset sumber daya alam penyumbang devisa terbesar untuk negara kita sehingga harus kita berbangga dan menjaganya dari berbagai informasi negatif,” kata Catra.

    Ahmad Ramasaputra, Pramuka Penggalang Kwarcab Indragiri Hilir Kwarda Riau, sangat antusias mengikuti Sosialisasi Energi Terbarukan dan Sawit yang diselenggarakan APROBI karena telah mengenal manfaat sawit di daerahnya bagi kesejahteraan masyarakat. Melalui kegiatan ini, dirinya lebih mengenal pemanfaatan sawit untuk produk makanan dan energi yang menjadi bagian dari aktivitas sehari-hari.

    “Jadi penggunaan sawit ini tidak hanya untuk minyak goreng melainkan sangat dibutuhkan bagi kebutuhan bahan bakar kendaraan masyarakat melalui biodiesel sawit,” ujarnya.

    Sementara itu, Artan Afrizal Zahran, Pramuka Kwarcab Nganjuk Kwarda Jawa Timur, mengakui pemanfaatan sawit sangat luar biasa perannya untuk menjadi produk bernilai tambah tinggi. Informasi inilah yang perlu disampaikan kepada generasi muda untuk mengimbangi informasi negatif yang menyudutkan kelapa sawit.

    Kegiatan Jamnas XII 2026 secara resmi dibuka pada 14 Agustus 2026 oleh Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Kak Budi Waseso bersama Menteri Pemuda dan Olahraga Bapak Erick Thohir.

    Ajang lima tahunan ini diikuti oleh 25.000 peserta Pramuka Penggalang berusia 11–15 tahun dari seluruh pelosok tanah air, termasuk Pramuka berkebutuhan khusus serta kontingen dari luar negeri. Selama 5 hari pelaksanaan, sebanyak minimal 5.000 peserta secara berotasi dijadwalkan mengikuti sesi edukasi interaktif di booth APROBI.

    Dalam sesi edukasi yang berlangsung selama 90 menit per kelompok yang diikuti 250 peserta , APROBI memberikan pemahaman komprehensif mengenai bahan bakar nabati dan capaian Indonesia yang kini telah menerapkan program mandatori biodiesel hingga B50. Peserta diberikan penjelasan bahwa minyak kelapa sawit merupakan bahan baku utama pembuatan biodiesel nasional. (FYE)

     

    Energi Hijau Indonesia Energi Terbarukan Kelapa Sawit Kemandirian Energi Dengan Sawit sawit
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Redaksi

      Related Posts

      Berita Terbaru

      Perang Dagang hingga Standar Keberlanjutan Jadi Bahasan di IPOC 2026 

      14 Oktober 2026
      Berita Terbaru

      Gawat, Stok Minyak Sawit Menipis

      14 Oktober 2026
      Berita Terbaru

      Agrinas Putus Semua KSO Pengelolaan Perkebunan

      8 Oktober 2026
      Top Posts

      Satgas PKH Sita 47.000 Lahan Sawit DL Sitorus di Sumut

      24 April 202528,422 Views

      Ini Perbedaan Antara Pupuk Phonska dan Phonska Plus

      15 November 202310,292 Views

      Pupuk Dolomit untuk Sawit, Cocokkah?

      13 Juni 20237,665 Views

      Tekan Emisi Global, Program B40 Dipuji Malaysia

      7 Maret 20253,550 Views

      Genggam Aset Rp42,6 Triliun, Sinar Mas Jadi Perusahaan Sawit Terbesar di Indonesia

      31 Oktober 20233,241 Views
      Stay In Touch
      • Facebook
      • YouTube
      • TikTok
      • WhatsApp
      • Twitter
      • Instagram
      • Telegram
      Facebook Instagram X (Twitter) LinkedIn Telegram WhatsApp
      • Tentang Kami
      • Redaksi
      • Pedoman Media Siber
      © 2026 SawitKita. Made by MR.

      Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.