Close Menu
Sawit Kita

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Prime Casino Review – UK Bonuses, Fast Withdrawals & Mobile App Guide

    11 Agustus 2026

    PrimeCasino casino steps and methods guide for UK players

    11 Agustus 2026

    Prime Casino UK – What You Need to Know (2024)

    11 Agustus 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    Sawit KitaSawit Kita
    • Home
    • Sawit

      POPSI Tagih Bukti di Balik Klaim Sukses DSI Tutup Gap Harga Ekspor Sawit

      31 Juli 2026

      Astra Agro Raih Dua Penghargaan pada Investor Gathering Kabupaten Lamandau 2026

      28 Juli 2026

      BPDP Dorong Riset Sawit Tembus Pasar

      21 Juli 2026

      Kasus Hukum Febrie Dinilai Jadi Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara

      16 Juli 2026

      Agrinas Palma Bangun Ekosistem Agribisnis Perkebunan Melalui Koperasi

      14 Juli 2026
    • Klinik

      PTPN IV PalmCo Jadi Lokasi Implementasi Inovasi Serangga Penyerbuk Asal Tanzania

      15 April 2026

      Grant Riset Sawit 2025: 55 Proposal Lolos Seleksi Presentasi

      11 November 2025

      Mengenal Tandan Partenokarpi dan Cara Pengendaliannya

      27 Februari 2025

      Apakah Pupuk Hayati Cocok untuk Sawit?

      30 November 2024

      Ini Manfaat Asam Humat untuk Tingkatkan Produksi Sawit

      25 November 2024
    • Pertanian

      Urgensi Cadangan Beras Pemerintah Multikualitas

      9 Juli 2026

      Pertaruhan Tugas BULOG Saat Stok Beras Jumbo

      7 Juli 2026

      Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?

      24 Juni 2026

      Tata Kelola Impor Bahan Baku Pakan Picu Jatuhnya Harga Ayam

      24 Juni 2026

      Potensi Gula Merah Sawit yang Dianak-tirikan

      23 Juni 2026
    • Indepth

      Sejarah Biodiesel di Indonesia:  Dimulai B5, Kini Telah B50

      9 Juli 2026

      Urgensi Cadangan Beras Pemerintah Multikualitas

      9 Juli 2026

      Pertaruhan Tugas BULOG Saat Stok Beras Jumbo

      7 Juli 2026

      RI Terancam Tekor Rp70,3 Triliun dari Sawit Rakyat

      2 Juli 2026

      Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?

      24 Juni 2026
    • Inovasi

      BPDP Dorong Riset Sawit Tembus Pasar

      21 Juli 2026

      Potensi Gula Merah Sawit yang Dianak-tirikan

      23 Juni 2026

      Dukung B50, Kementan Ciptakan Bioreaktor Biodiesel

      24 April 2026

      PTPN IV PalmCo Jadi Lokasi Implementasi Inovasi Serangga Penyerbuk Asal Tanzania

      15 April 2026

      China Tertarik Beli Kredit Karbon Sawit

      27 Februari 2026
    • Nasional

      Economic Frontline 2026 Bahas Arah Baru Ekonomi Indonesia di Tengah Menguatnya Peran Negara

      31 Juli 2026

      Kasus Hukum Febrie Dinilai Jadi Momentum Audit Menyeluruh Tata Kelola Sawit Sitaan Negara

      16 Juli 2026

      Dominasi Batu Bara Belum Berbuah Harga Optimal, Ada Indikasi Underpricing

      16 Juli 2026

      Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?

      24 Juni 2026

      Indonesia Tak Perlu Tambah Kuota Produksi Nikel

      24 Juni 2026
    • Kisah

      PTPN IV PalmCo Jadi Lokasi Implementasi Inovasi Serangga Penyerbuk Asal Tanzania

      15 April 2026
    • Korporasi

      Astra Agro Raih Dua Penghargaan pada Investor Gathering Kabupaten Lamandau 2026

      28 Juli 2026

      Agrinas Palma Bangun Ekosistem Agribisnis Perkebunan Melalui Koperasi

      14 Juli 2026

      Pertaruhan Tugas BULOG Saat Stok Beras Jumbo

      7 Juli 2026

      Astra Agro Dorong Inovasi Benih Unggul

      12 Juni 2026

      Penolakan Puluhan Desa Atas Beras Bantuan Bulog: “Bom Waktu” Mulai Menyala?

      11 Juni 2026
    • Hilir

      Indonesia Negara Pertama di Dunia yang Terapkan Biodiesel B50

      9 Juli 2026

      Rest Area KM 57 Cikampek Jadi Saksi Peluncuran B50

      9 Juli 2026

      Sejarah Biodiesel di Indonesia:  Dimulai B5, Kini Telah B50

      9 Juli 2026

      B50 Diterapkan, Filter Bahan Bakar Fuso Jadi Perhatian

      7 Juli 2026

      Mandatori B50 Berpotensi Kerek Biaya Penambangan Sekitar 5%

      7 Juli 2026
    Button
    Sawit Kita
    Home » Kementan Perlihatkan Praktik Tata Kelola Perkebunan Sawit Berkelanjutan ke FAO
    Berita Terbaru

    Kementan Perlihatkan Praktik Tata Kelola Perkebunan Sawit Berkelanjutan ke FAO

    Tata kelola perkebunan kelapa sawit berkelanjutan menjadi komitmen pemerintah dalam meningkatkan daya saing kelapa sawit di pasar dunia.
    By Redaksi SawitKita1 September 20245 Views
    Facebook Twitter LinkedIn Telegram Email WhatsApp
    Dirjen FAO ke Perkebunan Sawit di Riau
    Rombongan FAO dan Kementerian Pertanian saat berkunjung ke perkebunan kelapa sawit di Riau, Jumat (30/8/2024).
    Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp Copy Link

    PEKANBARU – Direktur Jenderal Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO) Qu Dongyu melakukan kunjungan ke perkebunan kelapa sawit di Riau, Jumat (30/8/2024). Kunjungan ini dilakukan setelah menyerahkan penghargaan Agricola Medal kepada Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Jakarta.

    Qu Dongyu didampingi Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian (Kementan) Heru Tri Widarto, Direktur Tanaman Kelapa Sawit dan Aneka Palma Kementan, serta Direktur Pengolahan dan Pemasaran Hasil Perkebunan Kementan. Kunjungan ini merupakan upaya mendorong tata kelola perkebunan kelapa sawit berkelanjutan.

    Saat memberikan penghargaan, Qu Dongyu mengatakan bahwa Indonesia menunjukkan perkembangan pesat dalam transformasi sistem pertanian. Hal ini dilakukan dengan mengimplementasikan prinsip pengembangan pertanian berkelanjutan, bahkan di tengah berbagai tantangan global, seperti pandemi Covid-19.

    Baca Juga:
    17 Negara Sehaluan Pelajari Praktik Berkelanjutan Kelapa Sawit di Riau

    Prinsip keberlanjutan juga diterapkan pada pengembangan kelapa sawit di Indonesia. Tata kelola perkebunan kelapa sawit berkelanjutan menjadi komitmen pemerintah dalam meningkatkan daya saing kelapa sawit di pasar dunia.

    Industri kelapa sawit memiliki peran strategis sebagai salah satu penghasil devisa terbesar negara. Selain itu, industri ini juga menyerap tenaga kerja dan menjadi penggerak sektor perekonomian rakyat.

    Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman sebelumnya mengungkapkan bahwa kekuatan pangan dan biodiesel ada di Indonesia. Potensi besar ini harus dikelola dengan baik agar Indonesia menjadi lumbung pangan dan mandiri energi.

    Baca Juga:
    Kenalkan Praktik Sawit Berkelanjutan ke Generasi Muda Melalui APOSA Forum 2024

    Heru sendiri menuturkan, industri kelapa sawit memberikan kontribusi sangat besar. Luas perkebunan kelapa sawit nasional mencapai 16,38 juta hektare (ha) dan mampu menghasilkan 48 juta ton crude palm oil (CPO).

    “Ke depan, tantangan pembangunan kelapa sawit nasional tidak hanya soal produktivitas, tetapi juga bagaimana meningkatkan dan menjaga konsistensi, kuantitas, kualitas, serta kontinuitas,” ujar Heru dalam keterangan tertulisnya, Minggu (1/9/2024).

    Dalam kunjungan ini, rombongan meninjau perkebunan kelapa sawit untuk mengenal proses panen. Mereka juga mengunjungi Andalas Research Center untuk melihat hasil-hasil penelitian produk perkebunan, seperti obat hama dan pupuk.

    Lokasi terakhir yang dikunjungi adalah Area Konservasi. Di sini, mereka diperkenalkan dengan pengelolaan konservasi sebagai upaya melestarikan ekosistem alam dan menjaga keanekaragaman hayati.

    Pelaku usaha perkebunan kelapa sawit saat ini fokus pada pencapaian tujuan dan strategi keberlanjutan 2024 melalui Indonesian Sustainable Palm Oil (ISPO). Hal ini dilakukan untuk menyelaraskan dengan Indikator Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).

    Pemerintah Indonesia berkomitmen menjamin keberlanjutan perkebunan kelapa sawit dengan mengembangkan National Dashboard (ND), yaitu sistem informasi berbasis blockchain guna menelusuri setiap rantai kelapa sawit dari hulu ke hilir.

    Sistem itu nantinya akan berfungsi sebagai database utama dalam mengintegrasikan informasi geolokasi dari e-STDB untuk petani kecil dan Siperibun untuk perusahaan. “Saya berharap, pemangku kepentingan yang memahami kondisi perkebunan kelapa sawit Indonesia dapat bersinergi dan berperan aktif mendukung program-program pemerintah demi mendorong tata kelola perkebunan sawit yang berkelanjutan,” ucap Heru. (ANG)

    Ditjen Perkebunan FAO Kementan Sawit Berkelanjutan
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Redaksi SawitKita
    • Facebook

    Related Posts

    Berita Terbaru

    POPSI Tagih Bukti di Balik Klaim Sukses DSI Tutup Gap Harga Ekspor Sawit

    31 Juli 2026
    Berita Terbaru

    Economic Frontline 2026 Bahas Arah Baru Ekonomi Indonesia di Tengah Menguatnya Peran Negara

    31 Juli 2026
    Berita Terbaru

    Astra Agro Raih Dua Penghargaan pada Investor Gathering Kabupaten Lamandau 2026

    28 Juli 2026
    Top Posts

    Satgas PKH Sita 47.000 Lahan Sawit DL Sitorus di Sumut

    24 April 202528,412 Views

    Ini Perbedaan Antara Pupuk Phonska dan Phonska Plus

    15 November 20239,994 Views

    Pupuk Dolomit untuk Sawit, Cocokkah?

    13 Juni 20237,638 Views

    Tekan Emisi Global, Program B40 Dipuji Malaysia

    7 Maret 20253,550 Views

    Genggam Aset Rp42,6 Triliun, Sinar Mas Jadi Perusahaan Sawit Terbesar di Indonesia

    31 Oktober 20233,210 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    • Telegram
    Facebook Instagram X (Twitter) LinkedIn Telegram WhatsApp
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    © 2026 SawitKita. Made by MR.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.