Close Menu
Sawit Kita

    Subscribe to Updates

    Get the latest creative news from FooBar about art, design and business.

    What's Hot

    Klassiker der Tischspiele erleben ihre Renaissance

    27 Mei 2026

    Welcome bonus promises a bright start for new players

    27 Mei 2026

    Die Nacht im Casino leuchtet bei Nine Casino besonders hell

    27 Mei 2026
    Facebook X (Twitter) Instagram
    Facebook X (Twitter) Instagram Pinterest Vimeo
    Sawit KitaSawit Kita
    • Home
    • Sawit

      Beroperasi 1 Juni 2026, Ini Tugas PT Danantara Sumber Daya Indonesia

      22 Mei 2026

      Rosan Tunjuk WNA Australia Jadi Bos Danantara Sumber Daya Indonesia

      22 Mei 2026

      PT Danantara Sumber Daya Indonesia sebagai BUMN Eksporter Sawit

      22 Mei 2026

      Ekspor Sawit Harus Lewat Satu Pintu BUMN Khusus 

      22 Mei 2026

      Purbaya Kantongi 10 Perusahaan Manipulasi Ekspor CPO

      22 Mei 2026
    • Klinik

      PTPN IV PalmCo Jadi Lokasi Implementasi Inovasi Serangga Penyerbuk Asal Tanzania

      15 April 2026

      Grant Riset Sawit 2025: 55 Proposal Lolos Seleksi Presentasi

      11 November 2025

      Mengenal Tandan Partenokarpi dan Cara Pengendaliannya

      27 Februari 2025

      Apakah Pupuk Hayati Cocok untuk Sawit?

      30 November 2024

      Ini Manfaat Asam Humat untuk Tingkatkan Produksi Sawit

      25 November 2024
    • Pertanian

      Pelaku Usaha Industri Perberasan Berdarah-darah, Siapa yang Untung?

      11 Mei 2026

      Sampai Kapan Pelaku Usaha Industri Perberasan Merugi?

      6 Mei 2026

      BULOG dan 100 Infrastruktur Pascapanen: Pembelajaran dari Masa Lalu

      1 Mei 2026

      Pelaku Usaha Industri Daging Sapi Berdarah-darah, Siapa Diuntungkan?

      24 April 2026

      Dukung B50, Kementan Ciptakan Bioreaktor Biodiesel

      24 April 2026
    • Indepth

      B50 dan Neraca Sawit Indonesia

      6 Mei 2026

      BULOG dan 100 Infrastruktur Pascapanen: Pembelajaran dari Masa Lalu

      1 Mei 2026

      Pelaku Usaha Industri Daging Sapi Berdarah-darah, Siapa Diuntungkan?

      24 April 2026

      Perang Israel & AS vs Iran: Harga CPO Meroket!

      30 Maret 2026

      Ada Transaksi Jumbo di Saham FAPA, Dikendalikan Keluarga Fangiono?

      27 Maret 2026
    • Inovasi

      Dukung B50, Kementan Ciptakan Bioreaktor Biodiesel

      24 April 2026

      PTPN IV PalmCo Jadi Lokasi Implementasi Inovasi Serangga Penyerbuk Asal Tanzania

      15 April 2026

      China Tertarik Beli Kredit Karbon Sawit

      27 Februari 2026

      Tim BiFlow ITS Surabaya Juara Kompetisi Inovasi Digital Sawit

      13 November 2025

      Grant Riset Sawit 2025: 55 Proposal Lolos Seleksi Presentasi

      11 November 2025
    • Nasional

      PT Danantara Sumber Daya Indonesia sebagai BUMN Eksporter Sawit

      22 Mei 2026

      Ekspor Sawit Harus Lewat Satu Pintu BUMN Khusus 

      22 Mei 2026

      B50 Berisiko Jadi Beban Fiskal Baru dan Gerus Devisa Ekspor Sawit

      22 Mei 2026

      Prabowo: Harga Sawit Harus Ditentukan Indonesia, Bukan Negara Lain!

      22 Mei 2026

      Firman Soebagyo Desak Pemerintah Segera Susun UU Khusus Kelapa Sawit

      13 Mei 2026
    • Kisah

      PTPN IV PalmCo Jadi Lokasi Implementasi Inovasi Serangga Penyerbuk Asal Tanzania

      15 April 2026
    • Korporasi

      Beroperasi 1 Juni 2026, Ini Tugas PT Danantara Sumber Daya Indonesia

      22 Mei 2026

      PT Danantara Sumber Daya Indonesia sebagai BUMN Eksporter Sawit

      22 Mei 2026

      Ekspor Sawit Harus Lewat Satu Pintu BUMN Khusus 

      22 Mei 2026

      Satgas PKH Bakal Serahkan Duit Rp10,2 Triliun ke Pemerintah

      13 Mei 2026

      Agrinas Palma Rekrut Ratusan Warga NTT sebagai Tenaga Pemanen Sawit

      6 Mei 2026
    • Hilir

      Ketinggalan Jauh, Malaysia Baru Akan Terapkan B15

      5 Mei 2026

      Aman, Uji Coba B50 Pada Mesin Diesel Sesuai Spesifikasi

      24 April 2026

      Harga Patokan B50 Bakal Dirilis Tiap Bulan

      24 April 2026

      Pemerintah Terapkan B50 pada 1 Juli 2026, Hemat Subsidi Rp48 Triliun

      31 Maret 2026

      Alokasi B40 Naik Jadi 15,646 Juta Kiloliter

      27 Februari 2026
    Button
    Sawit Kita
    Home » Peluang Pemimpin Mendatang
    Berita Terbaru

    Peluang Pemimpin Mendatang

    Oleh: Wayan Supadno*
    By Redaksi SawitKita12 Januari 202421 Views
    Facebook Twitter LinkedIn Telegram Email WhatsApp
    Praktisi Pertanian Wayan Supadno
    Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp Copy Link

    Bonus demografi Indonesia adalah modal utama pertama bagi pemimpin Indonesia mendatang. Ditambah lagi kekayaan alam berlimpah, pasar sangat besar yaitu jumlah penduduk 273,8 juta jiwa dan banyak hasil riset yang tersimpan di lemari hingga 88% dari total invensi, karena baru 12% yang jadi inovasi membumi.

    Sehingga daya saing Indonesia meningkat dari peringkat ke 44 jadi 34. Karena jor – joran membangun infrastruktur jalan tol, pelabuhan, bandara, pasar dan lainnya. Hingga indeks inovasi global juga naik dari peringkat 85 ke 75 dari 132 negara. Sehingga biaya logistik Indonesia naik peringkat dari 23% ke 14,29% dari BDB.

    Semua di atas adalah bagian dari iklim usaha. Tetapi rohnya adalah pelaku usaha. Terbaik lagi pelaku usahanya bukan impor (PMA), tapi pengusaha putra bangsa sebagai investornya, agar tidak terjadi kapital laba terbang. Dengan begitu rasio gini tertekan, saat pendapatan per kapita naik. Adil, makmur, sejahtera terwujud.

    Agar menyerap pengangguran besar-besaran yang saat ini sekitar 7,99 juta. Lalu kemiskinan 25,9 juta, terkurangi karena yang menganggur produktif. Produk Domestik Bruto (PDB) juga naik paralel yang saat ini sekitar Rp22.000 triliun. Sesungguhnya sangat banyak peluang bisnis agro industri hilir inovatif di Indonesia. Di antaranya:

    1. Tandan Kosong Sawit (Tankos)

    Potensinya 244 juta ton TBS per tahun rendemen 23% setara 56 juta ton tankos. Bisa jadi helm, geomembran dari pada selama ini impor besar-besaran. Jika dihargai Rp3.000 per kg saja barang jadi, maka omzetnya setara Rp160 triliun per tahun. Bisa jadi penampung pengangguran ratusan ribu orang menganggur berubah jadi sejahtera karena produktif, dikaryakan.

    1. Bungkil Sawit

    Potensinya 244 juta ton TBS per tahun rendemen 3%, setara 7,3 juta ton per tahun. Selama ini hanya diekspor jutaan ton jadi pakan ternak ke Selandia Baru, Australia dan lainnya. Padahal cukup ditambah tapioka 5% jadi pellet super. Harga jual Rp4.000 per kg. Setara Rp29 triliun per tahun. Harga pokok produksi (HPP) tidak lebih Rp2.200 per kg. Implikasinya pajak dan devisa ngeri sekali.

    1. Kelapa

    Kita ekspor kelapa bahan baku industri kelapa di China, Vietnam, Singapura, Malaysia dan Thailand. Setara belasan miliar butir per tahun. Jika pengusaha terangsang nol pajak setahun pertama agar ada proses industrialisasi. Air kelapa jadi nata de coco. Sisanya laba Rp10.000 per butir saja, nilai tambahnya di atas Rp100 triliun per tahun. Para peneliti happy karena hasil penelitiannya membumi di industri.

    1. Sapi

    Selama ini di Nusat Tenggara Timur (NTT), Nusa Tenggara Barat (NTB) dan Jawa Timur (Jatim) volume produksi melampaui kebutuhan. Dampaknya banyak sapi betina dipotong karena jenuh pasar. Kalimantan sapi teramat mahal karena kekurangan indukan 243.000 ekor lagi. Dampaknya daging mahal. Kalimantan jadikan sentra sapi cipta lapangan kerja ribuan kepala keluarga. Permudah masuknya sapi betina. Impor indukan 5 juta ekor, 3 tahun lagi swasembada, tanpa menguras devisa Rp63 triliun per tahun rutin.

    1. Ikan Tawar

    Banyak pabrik pengalengan ikan di Muncar, Banyuwangi yang tutup akibat kurang bahan baku, hingga banyak impor. Begitu juga pabrik fillet ikan kurang bahan baku. Lahan yang agroklimatnya pas buat ikan sangat luas. Jika 1 hektare (ha) lahan dijadikan kolam budidaya ikan, modal maksimal Rp800 juta, mininal omzet bisa Rp4 miliar per tahun. Bisa mendongkrak kesejahteraan rakyat. Solusinya alokasi APBN, pemberdayaan masyarakat.

    Tentu masih sangat banyak sekali peluang usaha industrialisasi agro nuansa hilirisasi inovasi membumi. Agar dapat nilai tambah berkali lipatnya dibanding ekspor bahan baku seperti selama ini. Begitu juga impor pangan di atas Rp330 triliun per tahun sesungguhnya peluang emas bagi masyarakat perdesaan asal politik berpihak kepada masyarakat desa.

    Caranya replikasikan pebisnis yang ada, bangun iklim usaha dan iklim hilirisasi inovasinya. Banyak kisah negara tandus di sub tropis tanpa punya banyak bahan baku industri tapi jadi negara maju. Sebaliknya banyak negara tropis bahan baku berlimpah, tapi pendapatan per kapita rendah karena SDM-nya minim yang jadi pebisnis industri hilir inovatif.

    * Penulis adalah Praktisi Pertanian

     

    Agribusiness Opini Perkebunan Peternakan Wayan Supadno
    Share. Facebook Twitter LinkedIn Email Telegram WhatsApp
    Redaksi SawitKita
    • Facebook

    Related Posts

    Berita Terbaru

    Beroperasi 1 Juni 2026, Ini Tugas PT Danantara Sumber Daya Indonesia

    22 Mei 2026
    Berita Terbaru

    Rosan Tunjuk WNA Australia Jadi Bos Danantara Sumber Daya Indonesia

    22 Mei 2026
    Berita Terbaru

    PT Danantara Sumber Daya Indonesia sebagai BUMN Eksporter Sawit

    22 Mei 2026
    Top Posts

    Satgas PKH Sita 47.000 Lahan Sawit DL Sitorus di Sumut

    24 April 202528,387 Views

    Ini Perbedaan Antara Pupuk Phonska dan Phonska Plus

    15 November 20239,745 Views

    Pupuk Dolomit untuk Sawit, Cocokkah?

    13 Juni 20237,614 Views

    Tekan Emisi Global, Program B40 Dipuji Malaysia

    7 Maret 20253,547 Views

    Genggam Aset Rp42,6 Triliun, Sinar Mas Jadi Perusahaan Sawit Terbesar di Indonesia

    31 Oktober 20233,174 Views
    Stay In Touch
    • Facebook
    • YouTube
    • TikTok
    • WhatsApp
    • Twitter
    • Instagram
    • Telegram
    Facebook Instagram X (Twitter) LinkedIn Telegram WhatsApp
    • Tentang Kami
    • Redaksi
    • Pedoman Media Siber
    © 2026 SawitKita. Made by MR.

    Type above and press Enter to search. Press Esc to cancel.